Tool Sumatera dan Ecoduct

Tulisan Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.,M.Si berjudul : ” Menatap Masadepan Tool Laut  telah dimuat pada  Sk. Prestasi Reformasi di Medan, No.517 , tgl. 7 Juni  2017, hal.6, kol.1-7

        Hamzah Lubis, Bsc.,Ir.,SH.,M.Si,Dr
*Dewan Daerah Perubahan Iklim Provsu *Mitra Baharai Provsu *Komisi Amdal Provsu
*Komisi Amdal  Medan *Pusat Kajian  Energi Terbarukan-ITM *Jejaring HAM KOMNAS HAM-RI
                                                                *KSA XLII/1999 LEMHANNAS *aktifis hukum/ham/lingkungan/pendidikan

2 comments:

  1. Nama:sayyid akbar
    Nim :17202168
    M.K :PLI

    menurut saya tool membebantu perekonomian terutama dibagian pengiriman logistik karna dapat memangkas waktu perjalanan
    Tetapi untuk ecoduct diindonesia belum di respon pemerintah karna pemeritah masik fokus terhadap pembangunan infrastuktur.padahal ecodutc sendiri sangat di perlukan kasiaha hewan-hewan tersebut seperti dipenjara karna habitatnya terpotong oleh jalan tool

    ReplyDelete
  2. Nama: Zunedi Marbun
    Nim : 17202181
    Kelas : 4M4
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata Kuliah : PLI

    Menurut saya ,

    Pembangunan infrastruktur jalan Tol Sumatra sangat lah bagus karena mampu meningkatka pertumbuhan ekonomi dan wisata diberbagai kawasan Sumatra, Manfaat jalan tol juga ntuk menciptakan dan menumbuhkan daerah industri, melancarkan pengangkutan sembako, dan beragam hal baik lainnya. Seperti yang kita ketahui , Sumatera adalah memiliki banyak potensi pariwisata yang luar biasa indahnya. Potensi tersebut kurang dapat digarap secara maksimal, karena keterbatasan infrastruktur khususnya jalan . Pulau Sumatera kaya potensi wisata budaya dan wisata alam, Bahkan lebih banyak dan lebih indah dibandingkan potensi wisata luar negara. Selain dari dampak positif pembangunan jalan tol ,, ada juga dampak negatif dari pembangunan jalan Tol Sumatra . Ekonom dari Center Of Reform on Ekonomics (CORE) Indonesia, Akhmad Akbar Susamto, menyebut sejumlah kelemahan dan dampak negatif pembangunan jalan tol
    - Dampak negatif yang pertama adalah berkurang nya lahan pertanian bagi petani karena pergeseran lahan yang dilakukan oleh pemerintah untuk pembangunan infrastruktur jalan tol .
    - Dampak yang kedua adalah berkurangnya jumlah pekerja petani. Berkurangnya lahan berdampak pada berkurangnya jumlah pekerja petani. Pada 2012 jumlah pekerja bertani 172.000 orang, namun pada tahun 2017 berkurang menjadi 169.000 pekerja.
    - Dampak Negatif yang ketiga adalah
    tarif tol dianggap terlalu mahal. Beberapa perusahaan yang berjarak sangat dekat dengan tol belum sepenuhnya menggunakan jalan tol karena harganya dianggap terlalu mahal .

    Oleh karena itu , dalam pembangunan infrastruktur jalan tol pemerintah harus menimalisir kembali apa saja keuntungan dan kerugian dari pembangunan jalan tol ,, jangan hanya melihat fungsi dan manfaat nya saja , tetapi juga melihat dampak bagi masyarakat sekitar .

    ReplyDelete