Koridor Satwa Sumatera Utara


Description: IMG_4050KORIDOR SATWA SUMATERA UTARA

Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.,M.Si 
Ketua Pusat Kajian Energi Terbarukan-ITM
Anggota Dewan Daerah Perubahan Iklim Prov. Sum.Utara

Salahsatu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit. Untuk menggeser Malaysia dari urutan pertama penghasil CPO dunia, Indonesia menggenjot luas perkebunannya menjadi 14 juta hektar pada tahun 2015. Dari luas lahan tersebut, Indonesia memproduksi 300 juta ton CPO pertahun. Perluasan lahan terus berlangsung. Namun   dibalik keberhasilan memproduk CPO, perkebunan sawit dituding  “biang kerok”  perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal.  Tulisan ini menyorot  sisi  kemnusiaan kita terhadap  “ke-binatangan” satwa.
Pelepasan lahan  yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercwerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya serta  manusianya yang siap mengintai untuk menghabisi hidupnya.  Pernahkan anda bayangkan, akibat perkebunan yang membelah hutan, maka kita (manusia) telah membajak wilayah perjalanan binatang.
Monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya yang berada di satu kawasan hutan terpisah  dengan  monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya du hutan seberang kebun. Padahal mereka masih bersaudara. Seekor monyet telah terpisah dengan ibunya, untuk selama-lamanya,  karena ulah manusia, untuk sebuah perkebunan. Bayanagkan, bila ini terjadi pada anda sendiri.

Koridor Satwa
 Pembangunan, khususnya pembangunan jalan, pertambangan dan perkebunan selama ini tidak mempertimbangkan jelajah dan koridor satwa seperti gajah dan harimau. Pembangunan ke depan, harus mempertimbangkan. Prinsip pembebasan lahan bahwa “satwa harus dijaga meski di luar kawasan hutan ". Oleh karena itu, pelepasan lahan harus memberikan koridor bagi satwa.
Harapan dan keniscayaan ini, mulai bergayut. Harapan ini mengemuka pada Pertemuan Ke-2 Perwakilan Pemerintah dari Negara-negara di Asia Pemilik Populasi Gajah Asia (AsERSM), di Jakarta  (18/4/2017) lalu. Bambang Hendroyono, Pelaksana Tugas  Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), mengatakan home range satwa itu akan dikelola di kawasan ekosistem esensial. Area itu berada di luar kawasan hutan, tetapi jadi pendukung kehidupan satwa termasuk sebagai area jelajah.
Penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi atau lindung ataupun hutan produksi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.
Terkait hal itu, pelepasan kawasan hutan bagi TORA seluas 2,1 juta hektar harus diawali kesiapan desain pemakaian lahan dari pemda. KLHK mewajibkan Pemda menyediakan koridor satwa jika lokasinya strategis menghubungkan antarhutan konservasi. Ketika kawasan hutan dilepas dan itu range (area jelajah) atau koridor satwa harus dilihat pemerintah daerah dalam mendesain lahan itu.
Selain itu, KLHK bersama sejumlah kementerian menyiapkan Peraturan Pemerintah Kawasan Ekosistem Esensial dan merevisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Penyediaan koridor satwa di hutan yang dilepas diatur di Peraturan menteri .

Koridor Sumatera
Praturan Presiden Nomor 13 tahun 2012 tentang Tata Ruang Pulau Sumatera menyebutkan terdapat lima (5) koridor ekosistem di Sumatera, yakni koridor Aceh-Sumatera Utara, koridor Riau, Jambi-Sumatera Selatan (Rimba), koridor Jambi-Bengkulu-Sumatera Selatan, Koridor Jambi-Sumatera Selatan dan koridor  Bengkulu-Sumatera Selatan-Lampung.
Koridor Aceh-Sumatera Utara, menghubungkan TN Gunung Leuser-Tahura Bukit Barisan sebagai koridor satwa badak, gajah, orangutan, harimau, dan burung. Koridor Rimba, menghubungkan SM. Bukit Rimbang-Bukit Baling, CA. Bt. Pangean l – CA. Bt. Pengean-II, TN Kerinci Seblat, SM. Bukit Tiga Puluh, TN. Berbak, CA. Maninjau Utara, CA. Bukit Bungkuk, CA. Cempaka, TWA. Sungai Bengkal, dan Tahura Thara Syarifuddin sebagai koridor satwa gajah, harimau dan burung.
Koridor Jambi, Bengkulu-Sumatera Selatan, menghubungkan TN Kerinci Seblat dan CA Bukit Kaba sebagai koridor satwa burung, gajah, dan harimau.  Koridor Bengkulu-Sumatera Selatan, menghubungkan TN Bukit Barisan Selatan-SM Gunung Raya sebagai koridor satwa harimau, badak, dan burung. Koridor Jambi-Sumatera Selatan, menghubungkan TN.Berbak-TN Sembilang sebagai koridor satwa burung dan harimau.
Menurut Direktur Bina Ekosistem Esensial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Antung Deddy Radiansyah,  Kawasan Ekonomi Esensial, yang berisi sebaran satwa di Sumatera mencapai 13 juta hektar, yang berada  di kawasan hutan lindung hutan, produksi, dan area penggunaan lain. Dari jumlah itu, sebanyak 5,1 iuta hektar menjadi habitat harimau sumatera,  gajah sumatera dan orang utan. Di luar area lindung fauna-fauna ikonik ini rentan diburu atau berkonflik dengan warga.

Koridor  Sumatera Utara
Semestinya, tata ruang Pulau Sumatera ini, diperinci lagi dalam tara ruang provinsi. Demikian juga koridor kawasan konservasi lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten  di Provinsi Sumatera Utara. 
Di Sumatera Utara terdapat Taman Nasional Gunung Leuser atau Gunung Leuser National Park, yang secara administratif pemerintahaan terletak di dua provinsi yaitu Aceh dan Sumatera Utara dan  Taman Nasional Batang Gadis yang terletak di Kabupaten Mandailing Natal.  Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) memiliki luas 108.000 ha  ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia pada tanggal 29 April 2004. Taman nasional ini sebelumnya merupakan areal hutan lindung, ditetapkan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1921-1924.
Sumatera Utara, juga memiliki Taman Hutan Raya Bukit Barisan , di Kabupaten Tanah Karo, seluas 51.600 ha. Demikian juga banyak cagar alam dan suaka marga satwa. Cagar alam tersebut adalah:            1. Cagar Alam Batu Gajah, Simalungun, 0,80 ha, 2. Cagar Alam Batu Ginurit, Labuhan Batu, 0,50 ha, 3. Cagar Alam Liang Balik, Labuhan Batu, 0,31 ha, 4. Cagar Alam Lubuk Raya, Tapanuli Selatan,  3.050,00 ha,
5.Cagar Alam Martelu Purba, Langkat, 195,00 ha, 6. Cagar Alam Dolok Saut Surungan, Tapanuli Utara, 39,00 ha, 7. Cagar Alam Sei Ledong, Labuhan Batu, 1.100,00 ha, 8.Cagar Alam Sibolangit, Sibolangit, 9,15 ha, 9. Cagar Alam Dolok Sibual-Buali, Tapanuli Selatan,  5.000,00 ha, 10.Cagar Alam Dolok Sipirok, Tapanuli Selatan, 6.970,00 ha, dan, 12.Cagar Alam Dolok Tinggi Raja, Simalungun, 167,00 ha.
Selain cagar alam, terdapat  suaka margasatwa (perlindungan turunan satwa), yang meliputi:  1. SM. Barumun di Kabupaten Tapanuli Tengah, luas 40.330 ha, 2. SM. Dolok Surungan di Kabupaten Tapanuli Utara, luas 23.800 ha, 3. SM. Karanggading di Kabupaten Langkat dan Deli Serdang, luas 15.765 ha  dan  4. SM. Siranggas di Kabupaten Tapanuli Tengah, luas 5.657 ha

Pembalajaran
Jika koridor tidak ada, atau rusak  maka  koneksi antar kawasan konservasi terputus. Resikonya akan terjadi peningkatan perkawinan sedarah satwa liar yang akan akan menurunkan kualitas satwa dan menurunkan produktivitas perkawinan. Disamping itu, kualitas lingkungan untuk sumber air, penyerapan karbon dan penahanan bencana hidrologi juga hilang.
Pada sisi lain, kerusakan hutan konservasi terus berlangsung. Misalnya, di koridor rimba, satu dari lima koridor eskosistem di Sumatera, kawasan hutan yang masih tertinggal tersisa 54,7 persen. Padahal koridor ini menjadi jalur bagi satwa liar seperti harimau dan gajah dan untuk bermigrasi mengikuti lintasan penjelajahan antar kawasan konservasi.
Oleh karena itu, Direktur Bina Ekosistem Esensial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Antung Deddy Radiansyah mengusulkan pada tingkat provinsi dibangun forum dibawah koordinasi gubernur. Kemudian setiap forum di satu provinsi berkordinasi dengan forum diprovinsi lain atau membentuk sekretariat bersama.
“Kita harus bergerak. jangan menunggu badan atau regulasi. Kalau forum saya kira tidak sulit dan memudahkan koordinasi yang selama ini sulit”, tuturnya. Ia juga mengingatkan agar dunia usaha dilibatkan dalam forum. Langkah ini diperlukan karena terdapat koridor yang telanjur dibebani konsesi di hutan produksi ataupun area penggunaan lain. 

Tulisan Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.MSi berjudul: "Koridor Satwa Sumatera Utara" telah dimuat pada Surat Kabar  Prestasi Reformasi, No.518,  19 Juni   2017,   hal.6 kol.1-7


204 comments:

  1. Nama : Muhammad Dendy Agusdiandy
    Nim : 17 202 061
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut pendapat saya:

    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya. Walaupun tujuan dari kebijakan ini baik yakni meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tapi perlu dipertimbangkan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat. Sebelum itu, marilah kita coba berfikir lebih dalam lagi mengenai kebijakan pemerintah ini. Apa saja sebenarnya dampak-dampak yang ditimbulkan dari perluasan lahan yang sebenarnya. Keberhasilan produktifitas perkebunan di Indonesia tidaklah mampu menutupi banyaknya kerugian yang ditimbulkan olehnya.

    Memperluas lahan juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Terkhususnya ekosistem hutan, dimana banyak bahkan hampir seluruhnya perluasan lahan itu mengambil sebagian wilayah hutan-hutan yang ada di Indonesia. Di hutan banyak sekali terdapat berbagai macam satwa-satwa liar bahkan terdapat satwa yang dilindungi. Seharusnya kita menjaga kelestarian habitatnya bukan malah merenggut kehidupan mereka.

    Saya sangat setuju dengan tulisan Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi dengan pokok bahasan:” KORIDOR SATWA SUMATERA UTARA”. Yang mana dalam tulisannya beliau mengajak kita untuk berfikir lingkungan dan cinta akan lingkungan. Tidak hanya melakukan pembangunan untuk kesejahteraan manusia saja tetapi bagaimana disamping pembangunan yang dilakukan, kelestarian dan ekosistem lingkungan itu sendiri tetap dapat terjaga dengan baik.

    Masalah semacam ini dapat diatasi, disamping melakukan perluasan lahan untuk perkebunan yang tentunya melibatkan sebagian besar lahan hutan, haruslah diantisipasi dengan membuat koridor satwa atau bisa dikatakan jalur penjelajahan bagi satwa. Maksudny agar satwa-satwa liar tetap dapat terkoneksi antar kawasan konsevasi yang telah dibatasi oleh perkebunan ditengah-tengahnya. Sehingga satwa-satwa hutan tetap dapat hidup dan berkembang biak dengan baik juga bejalan semestinya.

    KESIMPULAN: Perluasan lahan untuk perkebunan mengambil sebagian besar kawasan hutan konservasi yang artinya juga akan mengganggu kelangsungan hidup ekosistem didalamnya, maka dari itu jika perluasan lahan dilakukan haruslah dibuat yang namanya koridor satwa agar tetap menjaga kelangsungan hidup ekosistem didalamnya.

    ReplyDelete
  2. Nama:DEDI NIKO PERANGINANGIN
    Nim:17202005
    Jurusan:Teknik Mesin
    Mata Kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya:

    Perluasan lahan perkebunan yang dilakukan pemerintah berdampak buruk bagi satwa-satwa yang hidup didaerah tersebut,karena akibat dari perluasan lahan tersebut hewan-hewan akan merasa terganggu dan kelangsungan kehidupan mereka sangat terancam.

    Memang perluasan lahan sangat perlu bagi Indonesia agar menjadi lebih sejahtera,tapi seharusnya dalam melakukan perluasan lahan,baik itu lahan perkebunan,pembangunan jalan dan sebagainya,pemerintah harus mempertimbangkan dampak yang akan terjadi pada lingkungan sekitar.

    Hal yang harus dilakukan pemerintah untuk menanggulangi dampak perluasan lahan bagi satwa adalah membuat/membangun koridor bagi satwa,agar satwa masih dapat berhubungan dengan hewan di daerah lain.

    Tulisan yang dibuat oleh Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH,MSi tentang koridor satwa sumatera utara ini sangat bagus dan saya setuju dengan tulisan,karena ini memberitahu agar sebelum kita melakukan suatu kita harus memikirkan dampak yg akan terjadi dan harus mencari jalan keluar dari masalah tersebut.

    Pemerintah juga harus membuat koridor di sumatera utara ini agar hewan-hewan di sumatera utara ini dapat saling berhubungan

    ReplyDelete
  3. Nama : Muhammad Hidayah
    Nim : 17 202 060
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri


    Menurut saya :

    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.
    Sebagai negara Tropis dengan luas hutan terbesar ke tiga di dunia, hutan tropis Indonesia mempunyai fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintah Indonesia. Laju Deforestasi (kegiatan penebangan hutan)yang masih terjadi membuat upaya pelestarian hutan di Indonesia menjadi semakin penting. Pada dasarnya, kepunahan satwa liar dapat dicegah dengan memulihkan kembali habitat dan populasi satwa yang terancam tersebut ketingkat sehat melalui tindakan secara simultan dapat mengatasi faktor-faktor penyebab kepunahannya. Seperti mengelola koridor yang menghubungkan kantong habitat satwa.
    Sementara Penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.
    Di sumatera utara kawasan konservasi seharus nya lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, misalnya kota aceh memiliki koridor satwa pertama yang dibangun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), namanya Koridor Alam Trumon. Koridor ini menghubungkan dua blok hutan kaya akan spesies satwa, lembah Bengkung yang merupakan hutan tropis pegunungan di bagian utara dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil di bagian selatan.
    Oleh karena itu saya setuju dengan penulis (Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi) pentingnya membuat koridor satwa agar mencegah kepunahan hewan hewan di hutan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

    ReplyDelete
  4. Nama : Ricky Munandar
    Nim : 17202068
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Assalamualaikum Wr. Wb

    Menurut saya :

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) memilik dampak positif, namun di balik dampak ini di anggap ' biang kerok' perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal. Berarti tidak seutuh nya memiliki dampak yg baik. Perlu adanya pertimbangan, meskipun hal ini bisa mendobrak keberhasilan perkebunan, di sisi lain berdampak negatif bagi satwa-satwa yg ada di dalamnya. Pemerintah perlu mempertimbangkan hal ini, karena ini berdampak pada kelangsungan hidup, baik untuk manusia, hewan serta tumbuhan di dalam nya.

    Jangan hanya mementingkan keuntungannya saja, karena dengan adanya perluasan lahan ini, menyebabkan satwa-satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan hal ini, untuk apa bila berhasil di suatu sisi, namun memiliki masalah yg serius di sisi yg lain. Satwa merasa terpenjara di perkebunan, bila melintasi yg bukan habitnya, satwa tidak berani, bahkan ada manusia yg siap membunuh satwa itu..

    Tanggapan :
    Jika memang harus memperluas lahan untuk produktifitas perkebunan yg baik, maka pemerintah juga perlu membangun koridor satwa yg bertujuan untuk kelangsungan hidup satwa, agar sama-sama memiliki imbas yg baik. Karena diharapkan pengelolaan Koridor Kehidupan Liar dapat memberi manfaat lebih terhadap konservasi keanekaragaman / Keberlangsungan hidup di negeri ini.
    Tulisan yang dibuat oleh Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH,MSi tentang koridor satwa sumatera utara ini sangat bagus dan saya setuju dengan tulisan,karena ini selain memberi ilmu pengetahuan, tulisan ini juga mengajak saya(sebagai kaum muda), serta masyarakat luas umumnya untuk saling menolong, peduli, terhadap kelangsungan hidup yg akan datang, yg berdampak bagi semua makhluk hidup,..

    Wa'alaikum salam Wr. Wb...

    ReplyDelete
  5. Nama : YOGA IMANDA PUTRA
    Nim : 17202071
    Jurusan : TEKNIIK MESIN
    Mata kuliah : PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    Assalamualaikum

    Pendapat saya mengenai KORIDOR SATWA SUMATRA UTARA.
    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya. Walaupun tujuan dari kebijakan ini baik yakni meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tapi perlu dipertimbangkan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat.

    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.

    Sebelum itu, marilah kita coba berfikir lebih dalam lagi mengenai kebijakan pemerintah ini. Apa saja sebenarnya dampak-dampak yang ditimbulkan dari perluasan lahan yang sebenarnya. Keberhasilan produktifitas perkebunan di Indonesia tidaklah mampu menutupi banyaknya kerugian yang ditimbulkan olehnya.


    Saya sangat setuju dengan tulisan Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi dengan pokok bahasan:” KORIDOR SATWA SUMATERA UTARA”. Yang mana dalam tulisannya beliau mengajak kita untuk berfikir lingkungan dan cinta akan lingkungan. Tidak hanya melakukan pembangunan untuk kesejahteraan manusia saja tetapi bagaimana disamping pembangunan yang dilakukan, kelestarian dan ekosistem lingkungan itu sendiri tetap dapat terjaga dengan baik.

    Wasalamualaikum

    ReplyDelete
  6. Nama : Darlin lumban gaol
    Nim :17202148
    Jururan: Teknik Mesin
    Mata kuliah : pengendalian lingkungan industri


    Menurut pendapat saya

    Seperti yang kita ketahui ,memang perluasqn lahan sawit dengan membuka lahan baru sangat lah sering kita dengar.
    Seperti tulisan bapak Dr.Ir.Hamzah lubis,SH,M.Si tentang perluasan lahan.
    Indonesia berambisi menggeser Malaysia di posisi pertama sebagai penghasil CPO Dunia

    Memang hal tersebut sangatlah baik,yang akan membawa dampak baik bagi pertumbuhan ekonimi Indonesia.
    Dimana akan menambah pendapatan Negara dan juga membuka lowongan pekerjaan di dalamnya.
    Namun seperti yang kita ketahui para pengelola perkebunan tersebut,tidak memerhatikan kelangsungan hewan di dalam lahan yang dibuka tersebut,mereka hanya mementingkan bagaimana supaya perkebunan mereka tersebut dapat menghasilkan.
    Saya sangat setuju dengan tulisan bapak Dr.Ir.Hamzah lubis,SH,MSi
    Dimana tulisan itu mengajak para pengelola perkebunan,pemerintah,kita
    Untuk melaksanakan program KORIDOR SATWA ,karena hal tersebut sangatlah bagus dimana program tersebut akan membawa dampak yang sangat baik,yang akan tetap menjaga kelangsungan satwa satwa yang ada di dalamnya,dan juga program perluasan lahan tetap terlaksana tanpa merusak ekosistem hewan

    ReplyDelete
  7. Nama:candra.z.sibarani
    Nim :17202013
    Jurusan :teknik mesin
    Mata kuliah :pengendalian lingkungan industri

    Menurut pendapat saya,

    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercwerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya serta manusianya yang siap mengintai untuk menghabisi hidupnya. Pernahkan anda bayangkan, akibat perkebunan yang membelah hutan, maka kita (manusia) telah membajak wilayah perjalanan binatang.
    Monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya yang berada di satu kawasan hutan terpisah dengan monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya du hutan seberang kebun. Padahal mereka masih bersaudara. Seekor monyet telah terpisah dengan ibunya, untuk selama-lamanya, karena ulah manusia, untuk sebuah perkebunan. Bayanagkan, bila ini terjadi pada anda sendiri.

    ReplyDelete
  8. Nama : Taufiq Ali
    Nim : 17202081
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Di balik upaya pemerintah untuk meningkatkan ptoduktivitas perkebunan dengan memperluas lahan termasuk untuk perkebunan kelapa sawit. Pelepasan lahan yg di lakukan pemerintah menyebabkan satwa-satwa yg ada di dalam hutan kehilangan tempat tinggal nya.

    Hutan merupakan suatu tempat hewan-hewan berlindung dan tempat habitatnya/tempat tinggal. Apakah kita tidak memikirkan makhluk-makhluk lainnya seperti hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan, mereka butuh tempat tinggal juga seperti kita. Maka oleh karena itu, lestarikandan budidayakan hutan-hutan agar makhluk lainnya seperti hewan-hewan tidak punah, kalau sudah punah otomatis bibit-bibitnya tidak ada lagi. Dan salah satu satwa ada yg punah maka rantai makanan di dalam hutan akan mengalami ketidakseimbangan.
    Oleh karena pemerintah harus menerpakan koridor satwa agar satwa dapat terselamat kan.
    Saya setuju dengan tulisan Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi dengan pokok bahasan " Koridor Satwa Sumatera Utara" yg mana mengajak kita untuk menjaga lingkungan dan tidak hanya melakukan pembangunan kesejahteraan manusia saja tapi harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dapat terjaga dengan baik dan menjaga satwa-satwa agar tidak terjadi kepunahan.

    ReplyDelete
  9. Nama:Deby Syahputra
    Nim: 17202018
    Jurusan:teknik mesin
    Mata kuliah: pengendalian lingkungan industri

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut Pendapat saya,

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dengan memperluas lahan(ekstensifikasi)terutama pada perkebunan sawit tidak lah efektif atau berdampak buruk apa lagi jika di lakukan secara besar besaran.

    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya,serta merusak ekosistem hutan dan menghilangkan hak hidup masyarakat lokal.

    Sehingga dalam suatu pembangunan khususnya pembangunan perkebunan, jalan dan pertambangan perlu mempertimbangkan wilayah dan habitat satwa" karena satwa tersebut harus tetap dijaga meski diluar kawasan atau wilayah hutan.oleh karena itu,pelepasan lahan harus membangun koridor koridor bagi satwa satwa tersebut.apabila tidak dibuatnya koridor khusus untuk satwa, resikonya akan terjadi peningkatan perkawinan sedarah satwa liar yang akan akan menurunkan kualitas satwa dan menurunkan produktivitas perkawinan.disamping itu kualitas lingkungan untuk sumber air,penyerapan karbon dan penahanan bencana hidrologi juga hilang.

    Waalaikumussalam wr.wb

    ReplyDelete
  10. Nama : krismanto sihombing
    Nim. : 16 202 283
    M.kul: pengendalian lingkungan industri

    Menurut saya
    Memperluas lahan perkebunan atau pembanguan jalan yang melewati hutan memiliki dampak poaitif bagi masyarakat guna meningkat kan kelangsungan hidup yang lebih baik.
    Tetapi disamping itu dengan memperluas lahan perkebunan terutama pada perkebunan sawit dapatmengganggu hewan yg ada disana dan membatasi kebebasan hewan disana,dan dengan penambahan/memperluas lahan dapat mengakibatkan kepunahan binatang dimana hutan yg biasa nya hidup dengan alam bebas harus sibatasi karena ada nya perusakan hutan.
    Memperluas lahan bisa saja dilakukan tetapi dengan adanya koridor Satwa bagi hewan hewan yg terdapat disana dan pemerintah harus mwmikirkan ini dengan ada nya koridor satwa dapat tetap menjaga kelangsungan hidup hewan. Ayah salah satunya dengan menanam pohon pohon sehingga masih terlihat wajah hutannya walaupun sedikit,dan mari kita jaga dan lestarikan hutan dan lingkungan disekitar

    ReplyDelete
  11. Nama :DHIMAS KURNIAWAN
    Nim :17202196
    Jurusan :Teknik Mesin
    Mata Kuliah :Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut saya
    Untuk meningkatkan produktifitas lahan pertanian memperluas lahan bukan lah satu-satu cara agar produktifitas meningkat,jika kita menjadikan memperluas lahan acuan utama untuk meningkatkan produktifitas maka kita akan berlawanan dengan etika lingkungan,ada logic dibelakang kebijakan tersebut,sampai sekarang perluasan lahan terus dilakukan demi mengenjot produktifitas dan kita juga mengabaikan ekosistem yang ada dihutan,harusnya kita mencari cara lain untuk meningkatkan produktifitas salah satu contoh rehabilitasi pertanian,kita bisa mengurangi perluasan lahan dengan memperbaiki lahan pertanian yang semula tidak produktif atau sudah tidak berproduksi menjadi lahan produktif tanpa harus menggorbankan ekosistem yang ada dihutan,atau kita bisa belajar dari malaysia bagaimana bisa mereka menempati puncak penghasil CPO terbanyak di dunia,meningat mereka bukanlah negara yang mempunyai lahan besar untuk sektor pertanian,jadi pemerintah cenderung mengambil kebijakan baru untuk menghasilkan masalah baru,sudah saatnya kita merubah pola pikir kita untuk menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah lain.

    ReplyDelete
  12. JEPRI J SIMBOLON (17202243)
    TEKNIK MESIN
    PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI (PLI)

    Pendapat saya:

    Akibat adanya konsesi hutan sebagai lahan perkebunan dan pembangunan sering kali mengganggu, memanfaatkan ekosistem atau koridor satwa. Koridor satwa ini sangat penting karena dapat mencegah perkawinan sejenis, kelangkaan dan ketersediaan sumber makanan satwa. Di Sumatera Utara terdapat beberapa koridor satwa diantaranya kawasan leuser dan bukit barisan. Koridor ini sangat penting sebagai jalur bagi satwa liar seperti gajah dan harimau untuk berimigrasi mengikuti lintasan penjelajahan antar kawasan.

    Diharapkan pemerintah atau masyarakat terus menyediakan bahkan menambahi koridor satwa guna melestarikan satwa, agar satwa bisa berimigrasi dan berkembang biak.
    Disamping itu kita (masyarakat) harus didasarkan bahwa Koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan tetapi kita juga dapat memanfaatkan jasa lingkungan.
    Sekian dan trimakasih..

    ReplyDelete
  13. Nama:BOBY MANUFUNG
    NIM:17202215
    Jurusan:Teknik Mesin
    Matakuliah:Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut saya :

    Untuk meningkatkan produksi sawit (CPO) Indonesia banyak hutan yang diperluas. Hal ini berdampak bagi satwa yang mempersempit wilayah perkembangan satwa.Akibatnya satwa tidak dapat bermigrasi yang membuat perkawinan antar satwa itu sesama satwa yg berada di tempat itu. Hal ini tentu mengurangi kualitas satwa.Koridor satwa sangat penting sebagai jalur perlintasan satwa bermigrasi contohnya :gajah dan harimau bermigrasi mengikuti lintasan penjelajah antar kawasan konservasi.
    Pemerintah diharapkan memikirkan kehidupan satwa satwa di sumatra. Untuk menghindari kepunahan.

    ReplyDelete
  14. Nama : ARLIN COPERNIKUS S
    NIM : 17 202 214
    M.kuliah : Pengendalian lingkungan industri

    Tujuan pemerintah guna untuk meningkatkan dan memperluas lahan guna memproduksi CPO yg lebih baik lagi bertujuan sangat baik, akan tetapi jika ada nya kerusakan alam yg diakibatkan oleh perluahasan lahan tersebut yg membuat koridor satwa terganggu dan mengakibatkan interaksi sesama jenis binatang atau yg lainnya kian terganggu. Hal ini membuat satwa liar habitat nya terganggu yg mengakibatkan satwa liar berpindah habitat.
    Jika pemerintah ingin memperluas lahan pemerintah juga sebaiknya tidak merusak koridor satwa yg ada pemerintah mengembangkan koridor satwa agar keseimbangan alam tetap terjaga.
    Pemerintah harus konsisten atas peraturan tentang menjaga dan melestarikan lingkungan alam. Menjaga ekosistem alam membantu menjaga keseimbangan alam yg lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  15. Nama: Bayu Eka Putra
    Nim : 17202248
    Teknik Mesin
    Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya:

    Pemerintah berupaya meningkatkan meningkatkan produksi sawit (CPO) akibatnya banyak hutan yg dimanfaat kan sebagai lahan . Akibatnya bayak tempat tinggal atau koridor satwa yg terganggu. Banyak satwa yg terpisah dengan keluarganya. Dan juga itu yang memaksa satwa atau hewan kawin sedarah/sejenis . Koridor satwa ini berguna sebagai perlintasan satwa untuk berimigrasi mengikuti lintasan kawasan.

    Pemerintah diharapkan menjaga dan melestarikan koridor guna menjaga dan melestarikan satwa. Agar satwa Sumatera Utara tidak punah .
    Terimakasih. .

    ReplyDelete
  16. Nama : BINSAR SITORUS
    Nim : 17 202 217
    Jurusan : Teknik Mesin
    Pengendalian Lingkungan Hidup

    saya rasa untuk koridor itu memang sangat penting untuk dilakukan supaya hewan liar(satwa liar) dapat terjaga kelestariannya serta satwa tersebut dapat melakukan imigrasi dan mampu mengikuti lintasan penjelajahan dari satu kawasan ke kawasan lainnya.akan tetapi jika pemerintah mampu menambahi jumlah koridor tiap satwa maka satwa saya rasa dapat terjaga kelestariannya serta mampu berkembang biak.
    disamping itu juga jika pemerintah ingin melakukan sebuah pembangunan maka pemerintah harus mampu juga mempertimbangan kegiatan tersebut. mempertimbangkan berarti mampu mengendalikan lingkungan hidup dengan baik dan juga mampu mengontrol orang-orang yang terdapat pada koridor tiap satwa tersebut. supaya orang tersebut melakukan pekerjaan mereka dengan seefisien mungkin tidak hanya mengandalkan simbol saja.
    dan pada prinsipnya juga hutan harus dilindungi bukan untuk disakiti karena hutan merupakan dasar kehidupan manusia dan makhluk hidup yang ada didalamnya juga merupakan kebutuhan-kebutuhan pokok manusia. jadi saya harapannya pemerintah dengan sebijak mungkin harus mengurangi pembangunan pada daerah(termasuk jalan tool juga) supaya satwa tetap terjaga dan dampak-dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan tersebut tidak sepenuhnya berdampak negatif bagi masyarakat yang berada dekat dengan daerah hutan tersebut.

    sekian dan terimakasih, syalom

    ReplyDelete
  17. Nama : Josua kobosky purba
    Nim 17 202 242
    M.kuliah : Pengendalian lingkungan industri

    Menurut pendapat saya meningkatkan produktifitas CPO yg merusak ekosistem alam termasuk koridor hewan membuat sejumlah hewan terpecah bela dari kawanan nya merupakan tindakan yg salah yg dilakukan. Hal ini mengakibatkan keberlangsungan hidup hewan dengan sesama jenis nya jadi terganggu nanti nya dan berdampak keberlangsungan hidup hewan dan keturunan jenis mereka akan berkurang dan berdampak punah.
    Harapan saya kedepannya pemerintah lebih baik lagi dalam menjaga kelestarihan lingkungan, alangkah baiknya pemerintah tidak merusak koridor satwa liar meski ingin memperbanyak produktifitad CPO.
    Menjaga keseimbangan alam adalah hal yg utama untuk keberlangsungan makluk hidup seluruhnya.

    ReplyDelete
  18. NAMA : ZEAN SAMUEL SIREGAR
    NIM : 17202226
    JURUSAN: TEKNIK MESIN
    MATA KUlIAH:PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI



    Menurut saya,

    Banyak hutan yg dimanfaatkan sebagai laham perkebunan guna meningkatkan hasil produksi sawit (CPO) Indonesia.Agar mampu bersaing dengan negara Malaysia karna wilayah indonesia lebih luas.
    Akibatnya banyak hutan yg di konsesi yg mengurangi dan membelah ekosistem hewan.
    Banyak satwa yang terpisah dan tempat tinggalnya terganggu.Dan ini yg memaksa satwa kawin sedarah yang mengurangi kualitas satwa/hewan.
    Koridor ini sangat penting agar satwa bebas berimigrasi mengikuti lintasan yg dibuat agar tidak keluar dari kawasan/perkebunan masyarakat.

    Pemerintah Sumut dalam hal ini dinas Lingkungan hidup dan kehutanan agar satwa di sumut ini lestari dan menghindari kepunahan.
    Agar satwa kita masih di lihat oleh anak cucu kita di hari esok.
    Sekian dan Trimakasih...

    ReplyDelete
  19. Nama :Richard sihombing
    Nim :17202208
    Jurusan:Teknik Mesin
    Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya

    Saya rasa dengan adanya penambahan jumlah koridor bagi tiap-tiap satwa itu sangat bagus adanya. Hal itu sangat berdampak positif bagi masyarakat dan juga satwa dan tujuan pemerintah melakukan itu sangat bagus untuk dilakukan. Selain satwa terjAga dengan baik dan terlestari,manusia juga sangat beruntung karena tidak sepenuhnya terganggu oleh makhluk hidup yang ada disatwa liar tersebut.
    Akan tetapi jika pemerintah terus melakukan peningkatan produksi kelapa sawit otomatis satwa akan sangat terganggu keberadaannya bahkan satwa lambat laun akan punah.hal itu disebabkan karena perluasan lahan sawit tersebut yang semata mata merusak satwa tersebut. Untuk itu pemerintah harus mampu mengendalikan lingKungan hidup antara satwa dan manusia.

    Sekian dan terimakasih

    ReplyDelete
  20. Nama :M.Heryanta Tarigan
    Nim : 17202234
    Teknik Mesin
    Pengendalian lingkungan Industri

    Pendapat saya:
    Sehubungan meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit,indonesia menggenjot luas perkebunannya menjadi 14 juta hektar pada tahun 2015. Dari luas lahan tersebut, Indonesia memproduksi 300 juta ton CPO pertahun.
    Sehubungan Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Sebelum bertindak untuk memperluas perkebunan,pemerintah harus memperhatikan satwa satwa yg ada di hutan dan juga dampak yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
    Jadi pemerintah diharapkan menjaga dan melestarikan koridor guna menjaga dan melestarikan satwa dan juga menjaga lingkungan yang ada disekirar agar tidak merusaknya.
    Terimakasih..

    ReplyDelete
  21. Nama: Afrinaldi
    Nim :17202211
    Jurusan: Teknik Mesin
    Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya:

    Koridor satwa ini sangat penting dan diperbanyak agar satwa-satwa di Sumatera Utara agar mampu berimigrasi mengikuti lintasan supaya tidak keluar dari kawasan tersebut.
    Agar satwa bisa terus berkembang biak dan keberadaannya lestasi.

    Disini Pemerintah provinsi Sumut diharapkan menjaga dan memelihara koridor agar satwa kita terjaga dan terlindungi.

    ReplyDelete
  22. Nama: HELMI ANDRE
    nim : 17202205
    Jurusan: TEKNIK MESIN
    mata kuilah: pengendalian lingkungan industri

    Pendapat saya:

    Akibat adanya hutan sebagai lahan perkebunan dan pembangunan sering kali mengganggu dan memanfaatkan ekosistem atau koridor satwa. Koridor satwa ini sangat penting karena dapat mencegah perkawinan sejenis, kelangkaan dan ketersediaan sumber makanan satwa pun berkurang karna adanya di bangun perkebunan, Di Sumatera Utara terdapat beberapa koridor satwa diantaranya kawasan leuser dan bukit barisan. Koridor ini sangat penting sebagai jalur bagi satwa liar seperti gajah dan harimau untuk berimigrasi mengikuti lintasan penjelajahan antar kawasan di sumatera, makany perkebunan dan pembangun harus di kurangi di sumatera utara.

    Diharapkan pemerintah atau masyarakat terus menyediakan bahkan menambahi koridor satwa guna melestarikan satwa, agar satwa bisa berimigrasi dan berkembang biak dengan baik dan pesat, dengan adany penambahan lingkungan bagi satwa agar satwa tidak punah .
    Disamping itu kita (masyarakat) harus didasarkan bahwa Koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan tetapi kita juga dapat memanfaatkan jasa lingkungan di sekitar kita maupun yg tidak dekat lingkungan hidup.
    Sekian dan trimakasih..

    ReplyDelete
  23. Nama : Ferdyawan Subagyo
    NIM : 17202222
    JURUSAN : TEKNIK MESIN
    Mata Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat Saya

    Di bagian utara koridor yang bergunung , hutan mulai pulih. Jenis pohon seperti ficus dan dipterocarpaceaeterlihat menjulang. Namun, kondisi di bagian selatan yang menghubungkan ke Suaka Margasatwa Rawa Singkil tidak sebagus di bagian utara. Di sana ada permukiman transmigrasi dan pembukaan perkebunan sawit yang terus diperluas setiap tahun. “Ini yang menyebabkan koridor ini tidak sepenuhnya berfungsi seperti yang diharapkan. Suaka Maragasatwa Rawa Singkil yang rusak, turut mengancam keberadaan koridor Trumon.”

    Sekian Dan Terimakasih.

    ReplyDelete
  24. Nama : BERLIN PADANG
    NIM : 17202029
    JURUSAN : TEKNIK MESIN
    KELAS: 4M1
    Mata Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri(PLI)


    Menurut pendapat saya,
    Didalam mengerjakan segala sesutaunya pasti ada sisi positif dan ada juga sisi negatifnya.
    tetapi pada hal ini kita membahas hal negaif yang berdampak pada lingkungan.
    Salahsatu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit.
    Untuk menggeser Malaysia dari urutan pertama penghasil CPO dunia, Indonesia menggenjot luas perkebunannya menjadi 14 juta hektar pada tahun 2015. Dari luas lahan tersebut, Indonesia memproduksi 300 juta ton CPO pertahun. Perluasan lahan terus berlangsung. Namun dibalik keberhasilan memproduk CPO, perkebunan sawit dituding “biang kerok” perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal. Tulisan ini menyorot sisi kemnusiaan kita terhadap “ke-binatangan” satwa.

    dalam hal ini tujuan pemerintah indonesia sangat lah bagus dimana ketika perluasan lahan peerkebunan maka akan banyak menguntungkan negara dan juga masyarakat
    salah satu keuntungan yang dapat dirasakan oleh masyarakat adalah perkebunan akan dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada di indonesia ini.

    tetapi dibalik itu semua pasti ada hal-hal negatifnya seperti yang saya katakan di awal

    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercwerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya serta manusianya yang siap mengintai untuk menghabisi hidupnya. Pernahkan anda bayangkan, akibat perkebunan yang membelah hutan, maka kita (manusia) telah membajak wilayah perjalanan binatang.
    Monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya yang berada di satu kawasan hutan terpisah dengan monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya du hutan seberang kebun. Padahal mereka masih bersaudara. Seekor monyet telah terpisah dengan ibunya, untuk selama-lamanya, karena ulah manusia, untuk sebuah perkebunan.

    Maka dari itu Pembangunan, khususnya pembangunan jalan, pertambangan dan perkebunan selama ini tidak mempertimbangkan jelajah dan koridor satwa seperti gajah dan harimau. Pembangunan ke depan, harus mempertimbangkan. Prinsip pembebasan lahan bahwa “satwa harus dijaga meski di luar kawasan hutan ". Oleh karena itu, pelepasan lahan harus memberikan koridor bagi satwa supaya tetap terjaga kelestarian satwa tersebut


    Sekian dan terimakasih.

    ReplyDelete
  25. Nama: MUHAMMAD PANJI SUKARNO
    Nim:17202249
    Jurusan: Teknik Mesin
    Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut Pendapat saya:

    Lahan sawit memang sangat penting guna meningkatkan perekonomian masyarakat atau suatu Negara, tapi disisi lain kita tidak boleh mengindahkan atau mengganggu ekosistem khususnya satwa.
    Disini kita harus meningkakan fungsi koridor yakni sebagai lintasan satwa ke kawasan lain.
    Agar makhuk hidup di dalam nya terjaga dan tidak punah.
    Dan pemerintah perlu menjaga atau bahkan menambah koridor agar ekosistem di dalamnya terjaga, khususnya satwa.
    Trimakasih

    ReplyDelete
  26. Nama: Asmin Jailani
    Nim:17202135
    Jurusan: teknik mesin
    Mata kuliah: pengendalian lingkungan industri

    Menurut saya:
    Ada beberapa aspek yang harus di perhatikan baik dalam perluasan lahannya maupun kehidupan satwa.
    Kalau menurut saya
    Segala sesuatu yg di lakukan harus seimbang di karenakan kalau tidak seimbang akan menyebabkan dampak yg sangat merugikan jugak kalau melakukan perluasan lahan kita juga harus memperhatikan satwa yg ada di dalam hutan tersebut harus ada juga tempat mereka untuk hidup banyak cara yg harus di lakukan juga yg pertama dengan membuat hitan disekitar lahan perkebunan atau membuat hutan di sekeliling lahan perkebunan tersebut.
    Kemudian yg harus di perhatikan pemerintah yaitu kualitas output dari perkebunan tersebut supaya yg di hasil kan perkebunan sebanding dengan luasnya perkebunan dengan cara memberikan pupuk yg berkualitas, bibit unggul, karena kalau pemerintah hanya memikirkan perluasan lahannya saja tanpa mengkalkulasikan hasil yg di dapatkan itu dapat menimbulkan kerugian besar.
    Kemudian membuat peraturan untuk tidak menggangu satwa yg ada di hutan sekitar supaya antara perkebunan dan Hutan sebanding.
    Dan saya sangat setuju kalau pemerintah membuat sebuah tim khusus untuk memantau menjaga Hutan yg ada disekitar lahan perkebunan supaya tidak terjadi pelanggaran pelanggaran yg dapat mengancam satwa-satwa kita.
    Sekian dan terimakasih
    Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu

    ReplyDelete
  27. Nama : SEY FERU GULTOM
    Nim : 17 202 121
    Jurusan : Teknik Mesin
    Pengendalian lingkungan industri


    pendapat saya
    bagus nya HCV itu benar² harus di perluas lagi karena perusahaan sawit hanya memberi 50m²:300m²perblock jarak perluasan dari HGU soalnya koridor satwa yg diberikan perusahaan tidak sebanding dengan hutan yg digundulkan.
    Tantangan terbesar mempertahankan koridor Trumon saat ini adalah memastikan masyarakat tidak merambah lagi hutan yang mulai pulih. Koridor Trumon berbatasan dengan kebun masyarakat. Sering kali keberadaan satwa-satwa seperti monyet, kedih dan babi hutan dianggap sebagai hama.

    Masyarakat harus disadarkan bahwa koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan Leuser, tapi juga mereka dapat manfaatkan jasa lingkungannya. Dengan begitu, pemulihan hutan Leuser yang telah terfragmentasi dapat dilakukan.

    ReplyDelete
  28. Nama :Humala Raja Soaloon
    Nim :17202128
    Jurusan :Teknik Mesin
    Mata Kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri


    Menurut saya:

    Perluasa yang dilakukan pemerintah memiliki dua efek yang berbeda,yaitu efek positif dan negatif.Efek positibnya ialah dengan adanya perluasan lahan maka otomatis akan bisa menyerap tenaga kerja,dan dengan adanya lowongan pekerjaan tersebut akan mengurangi angka pengangguran dan bisa meningkatkan taraf hidup msyrakat.Dan dengan adanya perluasan lahan tersebut akan bisa menambah penghasilan negara dari penjualan CPO keluar negri dan lain sebagainya.
    Sisi negatifnya ialah dengan adnya perluasan lahan tersebut satwa yang berada didalamnya otomatis akan kehilangan habitat mereka.Dan pemerintah pasti hanya bisa meminimalisir satwa-satawa yang berada didalamnya untuk menjaga kontak dengan manusia.Dan otomatis satwa yang betada di dalamnya akan mengalami penurunan kualitas satawa dikarenakan akan semakin banyaknya persentase perkawinan sedarah bagi satwa.
    Dan dalam hal ini juga pemerintah harus memantau perluasan yang dilakukan oleh swasta,karena swasata juga sekarang sudah banyak yang melakukan perluasan tanpa memikirkan lingkungan sekitar.
    Dan mengenai koridor satwa khususnya sumut,pemerintah betul-betul harus optimal dalam mengkontrol koridor yang sudah ada.Klo bisa bahkan seharusnya pemerintah menambah kridor yang sudah ada atau bahkan bisa menghubungkan satu sama lain agar kualita satwa yang ada semakin membaik.

    ReplyDelete
  29. Nama : FRANSISKUS TIOP PANDAPOTAN TARIGAN
    Nim : 17202002
    Kelas : 4M1
    M.Kuliah : PLI (Pengendalian Limbah Industri)
    Menurut Pendapat Saya,
    Kegiatan pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit terus berlangsung sehingga dikhawatirkan menimbulkan konflik manusia dan hewan. Pemerintah memang bertanggung jawab meningkatkan perekonomian masyarakat. Akan tetapi, pemerintah juga berkewajiban melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati yang menjadi mendukung sistem kehidupan dan modal pembangunan berkelanjutan.
    Oleh karena itu,berbagai upaya telah diusahakan untuk menjaga keutuhan keanekaragaman hayati di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah,untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat desa di dalam pengelolahan kawasan dan khususnya KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ) yaitu pengelolahan koridor dikehidupan satwa.

    ReplyDelete
  30. Nama : Apriaman sinaga
    Nim : 17202114
    Kelas :4M3
    Mata kuliah :pengendalian lingkungan industri


    Pendapat saya

    Perluasan perkebunan memang sangat dibutuhkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat insonesia juga salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dimana pelepasan lahan yang sangat luas untuk perkebeunan yang telah menyebabkan satwa-satwa yang ada di daerah tersebut tercabut dari sosial kebinatanganya, seperti satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan jalan yang tidak habitatnya lagi serta manusia yang siap mengintai kelangsungan hidup mereka jadi mereka cendrung ketakutan akibat perkebunan yang membelah hutan. Jadi harapan kita kedepanya supaya pembangunan, khususnya pembangunan jalan mempertimbangkan koridor satwa liar seperti gajah dan harimau. Oleh karena itu pelepasan lahan harus memberikan koridor bagi satwa, supaya kelangsungan hidup satwa liar tetap terjaga. sekian dari saya

    ReplyDelete
  31. Nama:Pandu Pradana
    Nim:16202041
    XPLI EXTENTION
    Jurusan teknik mesin

    Menurut pendapat saya:
    Populasi satwa yang ada di sumatera utara ini cukup beragam,begitu juga dengan yang lainnya.Akan tetapi pertumbuhan juga menjadi salah satu faktor yang membuat populasi satwa terganggu dan bahkan membuat sebagian dari satwa terancam,maka dari itu kita harus cermat dalam menyikapinya.Dalam proses pembukaan lahan untuk perkebunan kita juga harus memperhatikan bahwasannya ada satwa yang tinggal didalam nya dan dapat merusak habitatnya dikarenakan tempatnya sudah di buat perkebunan maupun perindustrian.Ini adalah salah satu probleme yang harus di pecahkan bersama,bukan hanya pemerintah akan tetapi seluruh pihak yang terlibat didalamnya dan juga masyarakat yang tinggal disekitarnya.
    Maka dari itu koridor satwa ini harus di kembangkan dan ditamabah agar satwa yang ada di sumatera utara ini tidak terganggu ekosistemnya dan dapat hidup berhubungan dengan satwa di seberang dari perkebunan yang luas itu.Jalur perlintasan satwa itu seharusnya dibuat sesuai dengan kebutuhan agar satwa yang ads didalam tidak salah dalam berpindah tempat,karena nanti akan masuk kearea perkampungan warga dan merusak perkebunan yang ada

    ReplyDelete
  32. Nama : SAMUEL PURBA
    Nim : 17202138
    Kelas :4M3
    Mata kuliah :pengendalian lingkungan industri

    Menurut saya
    Memperluas lahan perkebunan atau pembanguan jalan yang melewati hutan memiliki dampak positif bagi masyarakat guna meningkat kan kelangsungan hidup yang lebih baik.tetapi ada hal negatif yang berdampak pada lingkungan.
    Salahsatu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit.yang mengakibatkan terganggunya dan berdampak keberlangsungan hidup hewan dan keturunan jenis mereka akan berkurang dan berdampak punah.
    dan sebaiknya tata ruang Pulau Sumatera ini, diperinci lagi dalam tara ruang provinsi. juga koridor kawasan konservasi lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya,maka dari itu pelepasan lahan harus memberikan koridor bagi satwa, supaya kelangsungan hidup satwa liar tetap terjaga. seperti yg sudah di buat di artikel diatas.
    sekian dan terimakasih.

    ReplyDelete
  33. Nama : Bintang Kelana Putra
    Nim : 17202116
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri


    Assalamualaikum wr.wb

    Pendapat saya :

    Sebaiknya ekspansi perkebunan kelapa sawit tidak melibatkan koridor,hutan lindung,suakamarga satwa. Suatu daerah.
    Karena ini akan memberikan dampak negatif apabila koridor satwa itu terlealisai. Sebagai contoh perluasan lahan di daerah Kalimantan itu memberikan dampak buruk bagi orang hutan (menurut LSM). menurut LSM,satwa yang di lindungi terancam punah karena dampak ekspansi dari perkebunan kelapa sawit.hal ini harus di perhitungkan bagi pemerintah agar tidak memberikan izin kepada pihak perusahaan untuk perluasan area perkebunan yang mendekati koridor satwa.sebaiknya untuk menambah kapasitas ekspor CPO (Crude Palm Oil) itu tidak mengekspansi lahan perkebunan di atas hutan lindung atau koridor satwa.
    Karena di indonesia terdapat lahan industri yang berguna untuk kawasan industri.sebaiknya di situ lah pengekspansianya. Jangan di kawasan koridor atau suaka margasatwa.
    SEKIAN.

    Wassalamu'alaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  34. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama:Joshua Andreano Telaumbanua
      Nim:16202174
      XPLI EXTENTION
      Jurusan Teknik Mesin

      Menurut Pendapat Saya :
      Menurut pendapat saya peningkatan produktivitas perkebunan memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya mempermudah kelangsungan hidup masyarakat dengan baik dan dampak negatifnya dapat merusak hutan bahkan satwa juga cepat atau lambat akan punah.
      Sebaiknya Pemerintah dalam meningkatan produktivitas perkebunan haruslah berpikir matang – matang dalam melakukannya dan Pemerintah harus mampu mengendalikan lingkungan hidup antara satwa atau pun manusia.
      Saya setuju apa yang ditulis oleh Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.,M.Si masalah yang diatas dapat diatasi supaya tidak merusak satwa atau pun lingkungan hidup dengan membuat koridor satwa atau jalur penjelajah bagi satwa liar bertujuan untuk menjaga kekayaan antar kawasan hutan konservasi dan menjaga kekayaan gentika dengan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Oleh karena itu saya sangat setuju apa yang ditulis oleh Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.,M.Si dengan membangun koridor satwa lir untuk menjaga kelestarian hewan – hewan dan mencegah kepunahan dan program perluasan lahan tetap terlaksana tanpa merusak ekosistem yang ada di hutan.

      Delete
  35. Nama:Muhammad Andika.
    Nim: 17 202 130
    Kelas:4M3
    M.Kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri.

    Menurut Saya :

    Kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan Produktifitas Perkebunan, Dengan melakukan Perluasan Lahan Perkebunan Sawit, Merupakan langkah positif terhadap peningkatan produksi CPO Indonesia dan akan menaikkan citra Indonesia dalam negara Penghasil CPO, Namun untuk keberhasilan tersebut langkah Ektensifikasi akan berdampak pada terjadinya perusakan hutan yg akan memberikan akibat langsung bagi satwa hutan.
    Untuk mengurangi Dampak tersebut Benar apa yang disampaikan Penulis, yaitu dengan cara Menciptakan Koridor Satwa sehingga keberlangsungan Penyebaran, kekayaan genetika, dan menghindari perkawinan sedarah terus terjaga.
    Namun untuk meningkatkan produksi CPO banyak hal yang dapat dilakukan seperti pemaksimalan produksi yang bukan hanya pada perusahaan negeri/swasta, melainkan pada lahan masyarakat juga,yg tanpa merusak lingkungan.
    Terimakasih.
    Wassalamu'alaikum.

    ReplyDelete
  36. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  37. Nama : ANDRE RAHARJO
    NIM : 15202283
    Kelas : 4M6
    Jurusan : Teknik Mesin, ITM
    M.Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Assalamu'alaikum

    Pendapat saya:
    Tujuan pemenrintah untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan (eksentifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit sudah bagus, apalagi untuk bersaing untuk menjadi penghasil CPO dunia. Akan tetapi, dibalik tujuan pemerintah yang bagus ini malah membuat hutan menjadi rusak. Apalagi sampai mengganggu kesejahteraan hewan. Seharusnya dibalik rasa ingin bersaing di pasar CPO dunia, pemerintah seharusnya memikirkan bagaimana dampak dari pembangunan atau perluasan lahan hutan bagi kehidupan hewan disekitaran hutan.

    Penyediaan koridor satwa diperlukan untuk kesejahteraan kehidupan hewan, yang bertujuan menjaga kekayaan genetika yang ada dihutan Indonesia. Langkah ini harus dipertimbangkan lagi oleh pemerintah Indonesia dalam pembangunan atau perluasan lahan di hutan. Perluasan lahan memang sangat dibutuhkan, namun di balik itu juga harus di pertimbangkan segala dampak yang di timbulkan dari perluasan lahan tersebut.

    Kesimpulannya, jika koridor tidak ada, maka koneksi antar kawasan akan terputus. Oleh karena itu, koridor satwa sangat di butuhkan untuk menjaga kesejahteraan hidup hewan di hutan Indonesia dan harapannya pemerintah harus sangat-sangat mempertimbangkan perihal untuk membangun koridor satwa guna menjaga satwa/hewan yang ada di hutan Indonesia.

    ReplyDelete
  38. Nama:ahmad dai robi
    Nim:17202261
    Jurusan:teknik mesin
    Mata kuliah:pengendalian lingkungan industri


    Pendapat saya:


    Keputusan yang di lakukan pemerintah dalam
    Meningkatkan produktifitas perkebunan di negri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi).Tidaklah sepenuhnya baik,yakni dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tetapi kita harus juga memperhatikan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat.

    Dengan memperluas lahan kita juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Termasuk ekosistem hutan, yang di dalam nya banyaknya berbagai macam satwa liar. Maka yang kita lakukan adalah membangun koridor satwa, penyediaan koridor ini diperlukan perlintasan satwa atas kawasan hutan konservasi untuk menghindari perkawinan sedarah dan menjaga populasi berbagai satwa.

    ReplyDelete
  39. Nama :Afif nugraha arfandi
    Nim :17202141
    Jurusan :Teknik mesin
    Kelas : 4m3
    Mata kuliah:pengendalian lingkungan Industri

    Assalamu'alaikum

    Menurut Pendapat saya :

    Perluasan lahan perkebunan yang dilakukan pemerintah berdampak buruk bagi satwa-satwa yang hidup didaerah tersebut,karena akibat dari perluasan lahan tersebut hewan-hewan akan merasa terganggu dan kelangsungan kehidupan mereka sangat terancam.

    Memang perluasan lahan sangat perlu bagi Indonesia agar menjadi lebih sejahtera,tapi seharusnya dalam melakukan perluasan lahan,baik itu lahan perkebunan,pembangunan jalan dan sebagainya,pemerintah harus mempertimbangkan dampak yang akan terjadi pada lingkungan sekitar.

    Hal yang harus dilakukan pemerintah untuk menanggulangi dampak perluasan lahan bagi satwa adalah membuat/membangun koridor bagi satwa,agar satwa masih dapat berhubungan dengan hewan di daerah lain.

    Diharapkan pemerintah atau masyarakat terus menyediakan bahkan menambahi koridor satwa guna melestarikan satwa, agar satwa bisa berimigrasi dan berkembang biak dengan baik dan pesat, dengan adany penambahan lingkungan bagi satwa agar satwa tidak punah .
    Disamping itu kita (masyarakat) harus didasarkan bahwa Koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan tetapi kita juga dapat memanfaatkan jasa lingkungan di sekitar kita maupun yg tidak dekat lingkungan hidup.

    Terimakasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  40. Nama:diki fernando sebayant
    Nim:17202252
    Jurusan:Teknik Mesin
    Mata Kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya:

    Perluasan lahan perkebunan yang dilakukan pemerintah berdampak buruk bagi satwa-satwa yang hidup didaerah tersebut,karena akibat dari perluasan lahan tersebut hewan-hewan akan merasa terganggu dan kelangsungan kehidupan mereka sangat terancam.

    Memang perluasan lahan sangat perlu bagi Indonesia agar menjadi lebih sejahtera,tapi seharusnya dalam melakukan perluasan lahan,baik itu lahan perkebunan,pembangunan jalan dan sebagainya,pemerintah harus mempertimbangkan dampak yang akan terjadi pada lingkungan sekitar.

    Hal yang harus dilakukan pemerintah untuk menanggulangi dampak perluasan lahan bagi satwa adalah membuat/membangun koridor bagi satwa,agar satwa masih dapat berhubungan dengan hewan di daerah lain.

    Tulisan yang dibuat oleh Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH,MSi tentang koridor satwa sumatera utara ini sangat bagus dan saya setuju dengan tulisan,karena ini memberitahu agar sebelum kita melakukan suatu kita harus memikirkan dampak yg akan terjadi dan harus mencari jalan keluar dari masalah tersebut.

    Pemerintah juga harus membuat koridor di sumatera utara ini agar hewan-hewan di sumatera utara ini dapat saling berhubungan

    ReplyDelete
  41. Nama:Jhon Veri Mario Pardede
    Nim:15202294
    Kelas:4M6
    Jurusan:Teknik Mesin
    M.Kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut pendapat saya:
    Populasi satwa yang ada di sumatera utara ini cukup beragam,begitu juga dengan yang lainnya.Akan tetapi pertumbuhan juga menjadi salah satu faktor yang membuat populasi satwa terganggu dan bahkan membuat sebagian dari satwa terancam,maka dari itu kita harus cermat dalam menyikapinya.Dalam proses pembukaan lahan untuk perkebunan kita juga harus memperhatikan bahwasannya ada satwa yang tinggal didalam nya dan dapat merusak habitatnya dikarenakan tempatnya sudah di buat perkebunan maupun perindustrian.Ini adalah salah satu probleme yang harus di pecahkan bersama,bukan hanya pemerintah akan tetapi seluruh pihak yang terlibat didalamnya dan juga masyarakat yang tinggal disekitarnya.
    Maka dari itu koridor satwa ini harus di kembangkan dan ditamabah agar satwa yang ada di sumatera utara ini tidak terganggu ekosistemnya dan dapat hidup berhubungan dengan satwa di seberang dari perkebunan yang luas itu.Jalur perlintasan satwa itu seharusnya dibuat sesuai dengan kebutuhan agar satwa yang ads didalam tidak salah dalam berpindah tempat,karena nanti akan masuk kearea perkampungan warga dan merusak perkebunan yang ada.
    Terima Kasih.

    ReplyDelete
  42. Nama : BAYUGA ATETA NUGERAH Perangin-angin
    Nim : 16 202 119
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri


    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut pendapat saya tentang koridor satwa suamatera adalah:
    Dilihat dari segi ekonomi masyarakat suamtera sangat kurang sekali akan tetapi alangkah baiknya, jika Salahsatu cara untuk meningkatkan produktifitas ekonomi yang lebih bagus lagi yaitu dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit. Untuk menggeser Malaysia dari urutan pertama penghasil CPO dunia, Indonesia menggenjot luas perkebunannya menjadi 14 juta hektar pada tahun 2015. Dari luas lahan tersebut, Indonesia memproduksi 300 juta ton CPO pertahun. Perluasan lahan terus berlangsung. Namun dibalik keberhasilan memproduk CPO, perkebunan sawit dituding “biang kerok” perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal.


    Akan tetapi pemerintah harus menerapkan tentang koridor Sumatera Utara semestinya, tata ruang Pulau Sumatera ini, diperinci lagi dalam tara ruang provinsi. Demikian juga koridor kawasan konservasi lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara.




    ReplyDelete
  43. Nama: Jimmi Sitepu
    NIM : 14202205
    Jurusan : Teknik Mesin
    M. K : Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut saya :
    Dilakukannya perluasan lahan kebun yang dilakukan pemerintah berdampak buruk bagi satwa-satwa yang hidup di daerah tersebut, karna akibat dari perluasan lahan tetsebut hewan-hewan akan merasa terganggu dan kelangsungan kehidupan mereka sangat terancam.

    Memang perluasan lahan sangat perlu bagi indonesia agar menjadi lebih sejahtera, tetapi seharusnya dalam melakukan perluasan lahan, baik itu lahan perkebunan, pembangunan jalan dan sebagainya, pemerintah harus mempertimbangkan dampak yang akan terjadi pada lungkungan sekitar.

    Hal yang harus dilakukan pemerintah untuk menanggulangi dampak perluasan lahan bagi satwa adalah membuat/membangun koridor bagi satwa, agar satwa masih dapat berhubungan dengan hewan di daerah lain.

    Pemerintah juga harus membuat koridor disumatera utara ini agar hewan-hewan di sumatera utara ini dapat saling berhubungan.

    ReplyDelete
  44. Nama : Ade Trianta Sembiring
    Nim : 15202216
    jurusan: Teknik Mesin

    Meburut saya :
    Langkah pemerintah dalam pembebasan lahan memang sangat bagus dalam memperbanyak produktifitas hasil bumi di Indonesia. Akan tetapi menurut konsep lingkungan hidup sudah seharusnya dan sewajar nya pemerintah juga memperhatikan satwa-satwa yang ada dilam hutan tersebut, akibat perluasan lahan yang besar-besaran satwa-satwa yang biasa nyaman hidup di dalam hutan kini terancam kenyamanan dan keberadaan nya.
    Maka dari itu, Koridor satwa di perlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Peran Pemerintah sangat penting demi terjaganya keseimbangan di bumi ini.

    Tidak hanya mementingkan kebutuhan manusia saja, tetapi kita sebagai manusia yang di beru Tuhan Akal dan Pikiran harus memperhatikan keseimbangan makluk hidup di Bumi ini.

    Terkhusus Pada tulisan di atas mengenai Koridor satwa Sumatera Utara, harapannya kedepannya tidak hanya perluasan lahan yang dilakukan tetapi koridor satwa juga semestinya di perluas demi terjaga nya keseimbangan alam seemsta.

    ReplyDelete
  45. Nama : AJIB RAMADAN
    Kelas : 4M3
    Nim : 17202113
    jurusan: Teknik Mesin



    Assalamualaikum wr.wb


    Menurut Pendapat Saya

    Membuka lahan yang begitu luas hanya untuk produksi kelapa sawit itu memang bagus untuk kesejahteraan rakyat agar angka pengangguran di Indonesia berkurang, tetapi dari sisi negatifnya sangat banyak seperti tercemarnya kelestarian alam dan satwa-satwa yang dilindungi.
    Maka dari itu pemerintah harus menjaga kelestarian alam dan satwa-satwa yang dilindungi dan alangkah bagusnya pemerintah harus mencari tempat atau lahan untuk satwa yang hampir punah
    dan pembangunan jalan tol itu bagus agar mempermudah transfortasi darat tetapi ada hubunganya dengan satwa yang tidak bisa melewati atau melintasi jalan maka dari itu harus dibuat jalan layang atau dibuat trowongan dibawah tol agar hewan tersebut bisa melintasi dan mereka tidak terpisah dari rombonganya.


    Terimakasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  46. Nama : Bagas pangestu
    Nim : 17202119
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah: Pengendalian Lingkungan Industri


    Pendapat saya:

    Kebijakan pemerintah untuk meperluas lahan perkebunan sangat baik dengan tujuan meningkatkan CPO.Tetapi dari apa yang telah kita ketahui bahwa pemerintah sebenarnya harus melakukan atau membuat pemetaan tata ruang lingkungan hidup di indonesia,dimana hal tersebut bisa mengurangi efek perusan lingkungan.Misalnya,dengan menata letak atau daerah khusus industri,daerah perkebunan dan hutan.Hal ini dapat mengurangi percampuran atau mengurangi dampak kontaminasi terhadap hutan yang di lakulan oleh pembangun atau industri.

    Jadi,tata letak sangat berpengaruh dalam hal ini.maka saran saya alangkah baiknya jika pemerintah mengkaji hal tersebut dengan baik sehingga tidak berdampak buruk bagi lingkungan

    ReplyDelete
  47. Nama:Panri banjaranahor
    Nim :17202162
    M.k :MPL
    Jurusan:T.mesin


    Pendapat saya adalah

    Memperluas lahan perkebunan atau pembanguan jalan yang melewati hutan memiliki dampak positif bagi masyarakat guna meningkat kan kelangsungan hidup yang lebih baik.tetapi ada hal negatif yang berdampak pada lingkungan.
    Salahsatu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit.yang mengakibatkan terganggunya dan berdampak keberlangsungan hidup hewan dan keturunan jenis mereka akan berkurang dan berdampak punah.

    ReplyDelete
  48. Nama: Fernando Malau
    Nim:17202179
    Mata kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut saya:

    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan(ektensifikasi)tidaklah sepenuhnya,baik seperti apa yang terpikirkan oleh kita sebelumnya.karena akibat dari adanya perluasan lahan tersebut hewan-hewan akan merasa terganggu dan kelangsungan kehidupan mereka sangat terancam.
    Sementara penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi.Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa.Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai sarwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.

    ReplyDelete
  49. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  50. NAMA : Agus Mahendra
    NIM : 17202118
    Kelas : 4M3
    M.kuliah : Pengendalian lingkungan industri


    Assalamualaikum wr.wb.


    Menurut saya koridor satwa sumatra utara adalah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan prokdutifitas perkebunan di negeri kita cara memperluas lahan demi untuk meningkatkan CPO sangat lah berdampak positif untuk perkebunanya itu sendiri menyebabkan satwa dengan perkebunan yg membatasi ruang lingkupnnya satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan yg tidak lagi habitatnya.Dan otomatis satwa yg berada didalamnya mengalami penurunan kualitas satwa karena akan semakin banyak perkawinan sedarah bagi satwa memikirkan peluasan lahan saja tanpa menghasilkan hasil yg di dapatkan itu akan menimbulkan kerugian contoh longsor,banjir bandang dll.
    Maka koridor satwa sumatra utara pemerintah harus betul" optimal mengontrol koridor dan kalok bisa menambahkan koridor yg suda bisa menyatukan satu sama lain agar kualitas semakin baik.


    Wassalamualaikum.

    ReplyDelete
  51. Nama. : Irwan Prasetya Simanullang
    Nim. : 17202105
    Kelas. : 4M3
    Mata Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut pendapat saya:

    Pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan, saya program ini kurang baik.
    Karena jika kita terus menerus memperluas maka hewan dan mahluk hidup lain yang ada di hutan, secara perlahan akan mati (punah).
    Jika kita berpikit secara manusiawi dan secara cermat maka kita akan tidak setuju ini di lanjutkan, karen ekosistem di hutan akan hancur, dan semua binatanga akan kekurangan makanan di dalam hutan. Sehingga binatang buas dan binatang yang lain akan keluar dari hutan untuk mencari makan karena akibat dari peluasan lahan yang di lakukan manusia. Binatang-binatang tersebut akan mengancam bahkan memakan manusia yang ada di dekatnya.

    Saran saya:

    Untuk menaikkan pruduktifitas suatu perkebunan bukan hanya memperluas saja, namun ada cara lain, contohnya meningkatkan kualitas dari hasil perkebunan tersebu sehingga penjualanya

    ReplyDelete
  52. Nama : Jeffrey Pebryan Anderson
    NIM : 18202143
    XPLI EXTENTION
    Jurusan Teknik Mesin

    Menurut pendapat saya
    Kebijakan pemerintah untuk memperluas lahan perkebunan cukup baik dengan itu kita dapat meningkatkan CPO. sehingga kita dapat mengolah perkebunan kita sendiri dan hasilnya juga dapat kita mengolah maupun kita eksport keluar negera. akan tetapi para pemerintah juga harus mempertimbangkan perkembangan hidup/ biaknya satwa-satwa maupun masyarakat lokal yang telah lama sudah menempati daerah tersebut. Sehingga saya sangat setuju dengan tulisan ataupun pendapat dari bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.,M.Si akan perjuangannya untuk mensejahterakannya kearifan lokal tersebut.
    Dengan adanya perluasan lahan perkebungan sehingga pabrik juga dengan mudahnya berdiri dengan kokoh. itulah sangat penting perannya adanya koridor satwa termasuk yang berada di daerah sumatera utara dimana kita ketahui banyak satwa-satwa liar yang berada di daerah hutan/perkebunan yang dijaga kepunahannya seperti harimau sumatera dan orang hutan sumatera yang sudah dijaga kepunahannya. maka sangat penting dibuat koridor satwa/sumatera/sumatera utara untuk mnejaga perkembang biakan satwa lokal maupun kehidupan masyarakat lokal.

    ReplyDelete
  53. NAMA :RIZKY
    NIM :16202159
    JURUSAN:TEKNIK MESIN
    M.K. :PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    Assalamualaikum
    Menurut saya
    Kebijakan yang di lakukan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas perkebunan dinegeri ini dengan cara memperluas lahan tidaklah sepenuhnya baik, seperti apa yang telah difikirkan oleh kita sebelumnya.walaupun tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan dinegeri ini.sebeluk melakukan perubahan alangkah baiknya untuk berfikir dampak buruknya yang ditimbulkan dari perluasan lahan tersebut.
    Pastikan memperluas lahan juga menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan disekitar.Terutama ekosistem dihutan.karena terdapat banyak Satwa-satwa yang dilindungi.Maka dari itu alangkah baik nya kita menjaga kelestarian habitatnya bukan membiarkan mereka hilang atau punah begitu saja.
    Saya sangat setuju dengan tulisan yang dibuat oleh bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.Msi tentang koridor satwa sumatera ini, karena sangat lah pentingnya koridor Satwa ini,agar semua hewan yang ada dihutan tetap bisa hidup dengan baik dan mereka bisa meningkatkan produktivitas perkawinannya.

    Kesimpulan nya:
    Pemerintah harus berfikir kritis lagi sebelum melakukan produktivitas perkebunan nya dengan cara memperluas lahan terutama di hutan.karena ,jika koridor satwa ini tidak ada maka satwa yang berada di hutan tidak bisa hidup bebas dan bisa terancam punah.resikonya akan terjadi peningkatan perkawinan sedarah satwa liar yang akan menurunkan produktivitas perkawinan.Disamping itu kualitas lingkungan untuk sumber air, penyerapan karbon dan penahan bencana hidrologi juga hilang.

    Reply

    ReplyDelete
  54. Nama:Suram Pratama Pardede
    Nim:17202132
    Kelas:4M3
    Jurusan:Teknik Mesin
    Mata Kuliah :Pengendalian Lingkungan industri

    Menurut pendapat saya tentang koridor satwa sumatera utara yaitu lagi lagi masalah satwa-satwa liat yang terancam punah terjadi, akibat keegoisan dan keserakahan manusia, Tanpaemikirkan efek samping yang ada.

    Indonesia kembali lagi memperluas lahan perkebunannya, agar memproduksi CPO yang lebih banyak. Hal tersebut memang terdengar baik. Tetapi pada kenyataannya tanpa kita sadari hal tersebut berdampak buruk bagi satwa-satwa liar yang ada di indonesia. Hal tersebut juga menyebabkan rusaknya hutan-hutan yang ada

    Untuk itu pembangunan ke depan nya, harus mempertimbangkan, prinsip pembebasan lahan bahwa satwa harus dijaga, meski diluar kawasan hutan. Oleh karna itu, pelepasan lahan harus memberikan Koridor bagi satwa. Penyedian koridor diperlulan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan.
    Hal ini juga bertujuan untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia.
    Jadi diadakannya Koridor Satwa itu sangat penting dan harus dilakukan saat kawasan hutan dilepas.
    Demi menjaga populasi satwa-satwa liar, dan menjaga keamanan masyarakat sekitar.

    ReplyDelete
  55. NAMA :FANDY RAMADHAN
    NIM :17202109
    Kelas :4M3
    M.kuliah :Pengendalian lingkungan industri



    ASSALAMUALAIKUM WR WB

    Menurut saya sangat lah bagus untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan , karena jika gak di perluas bakal kalah sama luar negeri.

    Kalau masalah satwa jangan lah mereka d buruh mari perusahaan membuat koridor buat satwa karena perusahaan sudah mengganggu jalan satwa terhambat.
    Mari lah kita sama2 melindungin satwa jangan mereka sampai punah.

    Wassalamualaikum wr.wb

    ReplyDelete
  56. Nama : diki fernando sebayang
    Nim : 17 202 252
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri


    Menurut saya :

    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.
    Sebagai negara Tropis dengan luas hutan terbesar ke tiga di dunia, hutan tropis Indonesia mempunyai fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintah Indonesia. Laju Deforestasi (kegiatan penebangan hutan)yang masih terjadi membuat upaya pelestarian hutan di Indonesia menjadi semakin penting. Pada dasarnya, kepunahan satwa liar dapat dicegah dengan memulihkan kembali habitat dan populasi satwa yang terancam tersebut ketingkat sehat melalui tindakan secara simultan dapat mengatasi faktor-faktor penyebab kepunahannya. Seperti mengelola koridor yang menghubungkan kantong habitat satwa.
    Sementara Penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.
    Di sumatera utara kawasan konservasi seharus nya lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, misalnya kota aceh memiliki koridor satwa pertama yang dibangun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), namanya Koridor Alam Trumon. Koridor ini menghubungkan dua blok hutan kaya akan spesies satwa, lembah Bengkung yang merupakan hutan tropis pegunungan di bagian utara dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil di bagian selatan.
    Oleh karena itu saya setuju dengan penulis (Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi) pentingnya membuat koridor satwa agar mencegah kepunahan hewan hewan di hutan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

    ReplyDelete
  57. Nama : Hasian Natal Nainggolan
    Nim: 16202143
    Mata kuliah: Pengendalian Lingkungan
    Menurut pendapat saya
    Perluasan perkebunan memang sangat dibutuhkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat insonesia juga salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dimana pelepasan lahan yang sangat luas untuk perkebeunan yang telah menyebabkan satwa-satwa yang ada di daerah tersebut tercabut dari sosial kebinatanganya, seperti satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan jalan yang tidak habitatnya lagi serta manusia yang siap mengintai kelangsungan hidup mereka jadi mereka cendrung ketakutan akibat perkebunan yang membelah hutan. Jadi harapan kita kedepanya supaya pembangunan, khususnya pembangunan jalan mempertimbangkan koridor satwa liar seperti gajah dan harimau. Oleh karena itu pelepasan lahan harus memberikan koridor bagi satwa, supaya kelangsungan hidup satwa liar tetap terjaga. sekian dari saya

    ReplyDelete
  58. Nama:hanafi pratama hasibuan
    Nim :14202203
    Jurusan:teknik mesin
    Mk :pengendalian lingkungan industri

    Menurut pendapat saya:

    Pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan menurut saya kurang tepat,karna pada saat memperluas lahan maka hewan dan mahluk hidup lain yang hidup di hutan secara perlahan akan tersingkir dari habitat.
    Jika kita berpikir secara manusiawi maka kita akan tidak setuju ini di lanjutkan, karena ekosistem di hutan akan hancur, dan semua binatang akan kekurangan makanan di dalam hutan. Sehingga binatang liar dan buas yang lain akan keluar dari hutan untuk mencari makan karena akibat sudah dirusaknya hutan oleh manusia untuk peluasan lahan. Binatang-binatang tersebut akan mengancam bahkan memakan manusia yang ada di dekatnya.

    Saya sependapat dengan bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.Msi tentang koridor satwa sumatera ini, karena sangat lah pentingnya koridor Satwa ini,agar semua hewan yang ada dihutan tetap bisa hidup dengan baik dan mereka bisa berkembang biak.

    ReplyDelete
  59. Nama: Boby Agusman gea
    NIM :14 202 225
    Mk : PLI

    Menurut saya,
    Langkah pemerintah dalam membangun dan mengembangkan lahan CPO sangat lah baik, dikarnakan lowongan kerja akan semakin ada dan semakin berkurangnya pengangguran, dan juga akan membantu menaikkan pendapatan dalam negara tersebut.
    Tapi dari sisi lain pemerintah juga harus memperhatikan, ketika dalam membuka lahan atau pun memperluas lahan CPO baru misalnya, maka sedikit akan merusak lingkungan hutan, hewan-hewan yang ada di dlam ruang lingkup hutan trsebut bakal punah dan tidak tau akan kemana lagi harus kemana, sehingga bisa saja suatu saat hewan-hewan liar tersebut masuk ke pemukiman warga dan akan sangat membahayakan.
    Dari penulisan bapak Dr.ir. Hamzah Lubis SH.,M.Si., saya brpendapat setuju bila dalam pembangunan atau pun pembukaan lahan baru harus dibuat yang namanya koridor satwa, atau jalan lalu-lalangnya binatang
    Sekian dan trimakasih

    ReplyDelete
  60. Nama : JHON VERI MARIO
    NIM : 15202294
    Kelas : 4M6
    Jurusan : Teknik Mesin, ITM
    M.Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya
    Mengenai meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjadi penghasil CPO(Crude Palm Oil) terbesar di dunia mengalahkan Malaysia adalah hal yang wajar jika pemerintah Indonesia memperluas lahan untuk menjadi penghasil terbesar CPO terbesar di dunia.Namun dibalik itu semua pemerintah seharusnya memikirkan bagaimana dampak dari pembangunan atau perluasan lahan hutan bagi kehidupan hewan disekitaran hutan. Seperti hewan monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya yang berada di satu kawasan hutan terpisah dengan monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya di hutan seberang kebun akibat tidak adanya koridor (jalan khusus) untuk hewan-hewan tersebut.

    Jadi perlu penyediaan koridor satwa untuk kesejahteraan kehidupan hewan, yang bertujuan menjaga kekayaan genetika yang ada dihutan Indonesia. Sehingga hewan seperti monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya tidak mengalami kepunahan akibat ulah manusia sendiri. Baik itu pembangunan jalan, pertambangan dan perkebunan pemerintah harus mewajibkan keseluruh instansi baik itu BUMN atau SWASTA yang mengelola proyek tersebut.

    Kesimpulannya, jika koridor satwa tidak dibuat, maka koneksi antar kawasan akan terputus. Sehingga lambat laun seluruh hewan-hewan yang ada di kawasan hutan indonesia akan mengalami kepunahan.

    ReplyDelete
  61. Indonesia adalah bangsa yang besar dengan wilayah kepulauan yang sangat luas dengan potensi alam dan sumberdaya manusia yang melimpah. Lautan terhampar seolah tanpa batas. Daratan membentang seolah tanpa ujung. Gunung, danau, hutan, sungai menjadi pemandangan yang menghiasi alam raya Indonesia.

    Seharusnya Indonesia kaya. Harusnya Indonesia mampu berdikari. Harusnya Indonesia telah sejajar dengan bangsa-bangsa maju di dunia. Indonesia memiliki modal besar untuk menciptakan peradaban baru yang lebih baik, yang lebih mensejahterakan rakyatnya.

    Pemerintah saat ini tengah gencar mensosialisasikan pembangunan infrastruktur Indonesia sentris. Pembangunan yang bersifat menyeluruh dan menyentuh setiap pelosok negeri. Pembangunan yang diharapkan dapat membuka potensi lokal menuju kemandirian daerah sekaligus turut mendukung bergeliatnya perekonomian nasional

    Nama:samuel siregar
    Nim:17202166
    Kls:4m4

    ReplyDelete
  62. Nama:prengki pakpahan
    Nim:17202125
    kelas:4M3

    pendapat saya

    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan tidaklah sepenuhnya,baik seperti apa yang terpikirkan oleh kita sebelumnya.karena akibat dari adanya perluasan lahan tersebut hewan-hewan akan merasa terganggu dan kelangsungan kehidupan mereka sangat terancam.
    Sementara penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi.Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa.Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai sarwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.kita juga harus penjanga populasi hewan janga ada lagi hewan yang terancam punah akibat ulah manusia .
    hewan juga mahluk hidup yang membutuhkan makanan dan yang lain - lain .

    ReplyDelete
  63. Nama :Niko Romegahdo Girsang
    Nim :17202144
    Jurusan :Teknik Mesin
    Mata Kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut Pendapat saya:

    Dibalik keberhasilan memproduk CPO, perkebunan sawit dituding sebagai “biang kerok” perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal ini sangatlah tidak baik.
    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya serta manusianya yang siap mengintai untuk menghabisi hidupnya. Pernahkan anda bayangkan, akibat perkebunan yang membelah hutan, maka kita (manusia) perlu memperhatikan apa dampak yang terjadi jika kita ingin melakukan suatu pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan dinegeri ini, memang meningkatkan kesejahteraan negeri kita ini penting tapi disamping itu kita juga harus peduli terhadap satwa-satwa liar dimana mereka membutuhkan tempat atau lahan buat mereka hidup. haruslah diantisipasi dengan membuat koridor satwa atau bisa dikatakan jalur penjelajahan bagi satwa. Maksudny agar satwa-satwa liar tetap dapat terkoneksi antar kawasan konsevasi yang telah dibatasi oleh perkebunan ditengah-tengahnya. Sehingga satwa-satwa hutan tetap dapat hidup dan berkembang biak dengan baik juga bejalan semestinya...

    ReplyDelete
  64. Nama :Muhammad yusnan hasibuan
    NIM :14202257
    M. Kuliah :pengendalian lingkungan industri
    Jurusan :Teknik Mesin

    Menurut saya

    Satwa penting Untuk konektivitas keanekaragaman genetik antar kawasan konservasi koridor satwa telah ditetapkan kementrian lingkungan hidup dan kehutanan(KLHK) sebagai bagian dari kawasan ekosistem ensial. Keuntungan utama adanya kawasan yang berfungsi koridor satwa liar adalah membantu restorasi dan proteksi keanekaragaman, serta pertukaran bahan genetik diantara habitat utama
    Keuntungan lain dari koridor satwa adalah mereduksi erosi, memperbaiki kwalitas air, menghasilkan habitat lokal, dan menjaga iklim setempat. Kwalitas yang ditemukan dialam, termasuk kyu, air bersih, kehidupan liar, keanekaragaman spesies dan lanskap indah dapat dianggap sumber daya alam untuk kesejahteraan umat manusia dalam jangka panjang.

    ReplyDelete
  65. Nama: Christofel Simanjuntak
    Nim : 17202136
    kelas: 4M3
    Mata Kuliah : Pengendalian lingkungan industri

    Pendapat saya

    Tujuan pemenrintah untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan untuk perkebunan sawit sudah bagus, apalagi untuk bersaing untuk menjadi penghasil CPO dunia. Akan tetapi, dibalik tujuan pemerintah yang bagus ini malah membuat hutan menjadi rusak. Apalagi sampai mengganggu kesejahteraan hewan. Seharusnya dibalik rasa ingin bersaing di pasar CPO dunia, pemerintah seharusnya memikirkan bagaimana dampak dari pembangunan atau perluasan lahan hutan bagi kehidupan hewan disekitaran hutan.
    Untuk mengurangi Dampak tersebut Benar apa yang disampaikan Penulis, yaitu dengan cara Menciptakan Koridor Satwa sehingga keberlangsungan Penyebaran, kekayaan genetika, dan menghindari perkawinan sedarah terus terjaga.

    ReplyDelete
  66. nama :muhammad iqbal
    nim :16-202-215
    jurusan :teknik mesin
    m. kuliah :pengendalian lingkungan industri


    saat ini memang perusahaan yg bnyak sekali ialah perusahaan kelapa sawit, akan tetapi kebijakan pemrintah bebasnya perluasan lahan yang dilakukan perusahaan swasta maupun pemerintah sendiri berdampak buruk terhadap lingkungan dan mengakibatkan pemanasan global karena pertumbuhan tumbuhan jenis sama, tetapi apalah daya itu semua kebijakan dari pemerintah dan semata mata hanya sebagai ladang bisnis dan tidak memikirkan dampak buruk yang akan terjadi.
    termasuk pembukaan lahan, mereka merampas hak satwa liar yang ada disana, dan ada pula yang sengaja dengan membakar lahan yang mengakibatkan kebakaran terparah hingga menimbulkan kabut asap yang sangat membahayakan kehidupan manusia maupun makluk hidup lain nyaa.
    untuk pemberdaya atau menjaga koridor satwa mrmang harus ada dan dijaga, agak berlangsungan hidup tetap berjalan untuk satwa satwa yang kini rumah nya dirampas.
    untuk kedepan nya pemerintah harus lebih bijak dalam memberi wewenang kepada perusahaan perusahaan yg ada di sumatera, karena tetap harus menjaga keseimbangan alam

    ReplyDelete
  67. Nama : Jefry Cornelius
    Nim : 17202149
    kelas : 4M3

    Pendapat saya
    Kebijakan yang di lakukan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas perkebunan dinegeri ini dengan cara memperluas lahan tidaklah sepenuhnya baik, seperti apa yang telah dipikirkan sebelumnya. walaupun tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan dinegeri ini.sebelum melakukan perubahan alangkah baiknya untuk berfikir dampak buruknya yang ditimbulkan dari perluasan lahan tersebut.
    Pastikan memperluas lahan juga menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan disekitar.Terutama ekosistem dihutan.karena terdapat banyak Satwa-satwa yang dilindungi.Maka dari itu alangkah baik nya kita menjaga kelestarian habitatnya bukan membiarkan mereka hilang atau punah begitu saja.

    ReplyDelete
  68. Nama: Aboy Simangunsong
    NIM :16 202 180
    Jurusan :Teknik Mesin
    MAKUL: PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    menurut saya :
    Satwa itu sangat penting bagi kelangsungan mahluk hidup.
    Kebijakan pemerintah dalam pelepasan lahan untuk perkebunan kelapa sawit yang luas,dengan alasan untuk menyayigi negara lain dalam bidang perkebunan, agar negara kita diakui oleh negara lain. Tapi disisi lain dalam pelepasan lahan ini berdampak pada hewan yang berada didalam lahan atau didalam hutan yang akan dijadikan lahan perkebunan, yang mengakibatkan hewan kelaparan, terpisah dengan induknya, dan hewan mngalami kepunahan dan serta hewan menjadi hewan yang sangat langka ditemukan.
    Untuk itu dalam pelepasan lahan harus diseimbangkan dengan tempat tinggal hidup para hewan agar keseimbangan didalam lingkungan menjadi seimbang,
    Dengan cara membatasi wilayah perkebunan, dengan lahan tidak terlalu kedalam hutan tempat tinggal para hewan. Bayangkan bila nanti para hewan melakukan hala yang sma terhadap kita, tentu sedih bukan. Jadi mulai saat ini kita harus membuat suatu cagar alam buat para hewan2 yang tinggal dihutan, membuat jalan pnyebrangan, agar nnti tidak tertinggal atau terpisah dengan induknya dan kawananny.

    Demikian pebdapat saya.

    ReplyDelete
  69. Nama: Nurhakim Sunanda
    NIM: 16202030
    Jurusan: Teknik Mesin
    M. Kuliah: Pengendalian Lingkungan Industri

    Assalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatu

    Pendapat saya mengenai topik bahasan "Koridor Satwa Sumatera Utara" tulisan Bapak Dr. Ir. Hamzah Lubis, SH, MSi.
    Keinginan dan upaya pemerintah untuk menjadi prnghasil CPO terbesar didunia patut di apresiasi, karena itu merupakan suatu kemajuan dari suatu pemerintahan negara untuk memakmurkan rakyatnya, namun proses dari itu semua pasti tidaklah mudah, banyak pertimbangan-pertimbangan atas pakem atau batasan-batasan yang sudah ada, terkait hal ini adalah lahan yang digunakan adalah hutan rimba, dimana hutan rimba adalah tempat tinggal dari habitat asli flora dan fauna Indonesia. Terkait fakta dilapangan pembebasan lahan hutan tanpa memperhatikan kehidupan satwa-satwa asli endemik Indonesia dapat mengancam kelangsungan hidup mereka, jumlahnya semakin sedikit dan ditakutkan akan mengalami kepunahan.
    Saya setuju dengan tulisan Bapak Dr. Ir. Hamzah Lubis, SH, MSi terkait perlunya dibangun suatu koridor satwa, sehingga satwa-satwa asli tidak merasa asing dengan habitat aslinya dan dapat hidup normal dengan seperti biasa, betapa sayangnya bila manusia hanya memikirkan bagaimana memperkaya materi dan meningkatkan kekuasaan, namun tidak memperhatikan batasan-batasan sosialnya, karena sejatinya manusia diciptakan oleh Allah swt sebagai khalifa untuk memakmurkan bumi dan menjaganya, bukan merusaknya dan mengancam keberlangsungan hidup makhluk lain dalam hal ini flora dan fauna yang ada di hutan Indonesia.

    ReplyDelete
  70. Nama : INDRA FAUZI PARULIAN
    NIM :16 202 219
    KELAS : 4M6 (mengulang)
    JURUSAN : TEKNIK MESIN
    TUGAS PENGENDALIAN LINGKUNGAN

    Menurut saya, Ketika kawasan hutan dilepas dan itu range (area jelajah) atau koridor satwa harus dilihat pemerintah daerah dalam mendesain lahan itu.

    Selain itu, KLHK bersama sejumlah kementerian menyiapkan Peraturan Pemerintah Kawasan Ekosistem Esensial dan merevisi Undang-Undang Semestinya, tata ruang Pulau Sumatera ini, diperinci lagi dalam tara ruang provinsi. Demikian juga koridor kawasan konservasi lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten  di Provinsi Sumatera Utara. Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Penyediaan koridor satwa di hutan yang dilepas diatur di Peraturan menteri .
    Harapan saya kedepan apabila memperluas lahan juga harus menjaga keseimbangan ekosistem hayati, karna apa bila koridor satwa rusak atau punah, maka keseimbangan lingkungan akan rusak,maka dari itu saya pertegas koridor satwa harus di tetapkan oleh kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK). SEBAGAI bagian dari kawasan ekosistem esensial,jika kotedur satwa di jaga dan di tetapkan maka satwa satwa liar akan membantu restoransi dan proteksi keaneka ragaman hayati, serta pertukaran bahan ginetik di antara habitat liar lain nya

    ReplyDelete
  71. Nama: jhonstama damanik
    Nim: 16 202 157
    Jurusan:Teknik Mesin
    Mata kuliah: Pengendalian Lingkungan Industri.

    Menurut pendapat saya:
    Dalam melakukan perkembangan produktifitas dalam lahan perkebunan memang boleh, tapi harus dilihat terlebih dahulu dampak dari menaikkan atau memperluas lahan perkebunan tersebut, karena dalam memperluas lahan kebun tersebut dengan cara membongkar hutan atau menebangi hutan tempat satwa atau binatang-binatang yang hidup di hutan yang mau di perluas tersebut, maka dari itu satwa-satwa tersebut tidak mempunyai tempat tinggal dan sehingga satwa-satwa yang ada dihutan tersebut akan punah.
    Dan dalam melakukan pembangunan jalan- jalan tol yang ada di indonesia ini sebagian besar harus membongkar hutan atau menebangi pohon hutan tersebut dan maka dari pada itu satwa- satwa yang ada di dalam hutan itu akan lari atau punah.
    Sehingga menurut saya dalam melakukan kegiatan harus dipikirkan dulu hal baik dan hal buruk yang kemungkinan akan terjadi.

    ReplyDelete
  72. Nama: Pandu M situmorang
    Nim: 16202145
    M.Kul: Pengendalian Lingkungan Industri (PLI)
    Jurusan: Teknik Mesin

    Menurut saya tentang harapan indonesia menjadi penghasil CPO trbesar di dunia ini memang sangat diapresiasi masyarakat indonesia dikarenakan penghasilan perekonomian indonesia semakin besar, dimana teknologi jaman sekarang yg smakin meningkat membuat indoneaia ingin mnjadi negara maju dengan perkembangan prkembangan teknologi perindustrian. Disini dapat juga kita lihat bahwa pembangunan sepenuhnya tidak dapat menghasilkan dampak baik bagi Mahkluk hidup dikarenakan pasokan udara yg dihasilkan oleh hutan tidak sepenuhnya baik untuk di konsumsi mahkluk hidup dikarenakan perusakan hutan yg sangan besar akibat pembakaran" hutan dan penemangan pohon yg berdampak buruk bagi ekosistem hayati yg berada di hutan. Pembangunan yg bertujuan untuk penghasil CPO terbesar memang sangat baik tapi pemerintah juga memperhatikan lingkungan hidup bagi satwa liar dan hutan hutan juga deperlukan karena hutan adalah jantung dari setiap individu. Pemerintah juga diharapkan untuk meningkatkan perkembangan hutan alam yg ada di indonesia yg sangan di perlukan dalam pemasok CO2 Terbesar bagi dunia, supaya satwa liar yg hampir punah dapat berkembang biak menghasilkan individu" baru yang dapat mnjaga keaneka ragaman hayati di indonesia.
    Terimakasih..

    ReplyDelete
  73. Nama:Alfredo saputra saragih
    Nim:16202179
    Jurusan:Teknik mesin
    M.kuliah:Pengendalian lingkuan industri

    Menurut pendapat saya:

    Upaya pemerintah dalam memperluas untuk meningkatkan cpo sangatlah berdampak positif,tetapi pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidup nya,satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitat nya .
    Memang hal tersebut sangat lah baik,yang akan membawa dampak baik bagi pertumbuhan ekonomi indonesia ,Dimana akan menambah pendapatan negara dan juga membuka lowongan pekerjaan di dalamnya.
    Diharapkan pemerintah atau masyarakat terus memyediakan bahkan menambahi koridor satwa guna melestarikan satwa,agar satwa bisa berimigrasi dan berkembang biak , jika pemerintaj ingin memperluas lahan,pemerintah juga sebaliknya tidak merusak koridor satwa yang ada pemerintah mengembangkan koridor satwa agar keseimbangan alam tetap terjaga .

    ReplyDelete
  74. Nama:Michael Hutabarat
    Nim:16202166
    Jurusan:Teknik Mesin
    Mata Kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut pendapat saya:
    Melakukan perluasan lahan perkebunan merupakan dampak buruk bagi satwa atau binatang binatang lainnya karna dapat merusak ekosistem satwa tersebut dan merusak kelangsungan hidup satwa tersebut dan para satwa bisa menjadi punah.
    Memang ada baiknya memperluas lahan perkebunan bagi kita manusia selain dapat mensejahterakan juga dapat menambah perekonomian manusia,namun dibalik itu satwa satwa menjadi korban,sebaiknya pemerintah memikirkan hal itu sebelum melakukan perluasan perkebunan
    Hal yang harus dilakukan pemerintah untuk menanggulangi dampak perluasan lahan bagi satwa adalah membuat/membangun koridor bagi satwa, agar satwa masih dapat berhubungan dengan hewan di daerah lain.
    Pemerintah juga harus membuat koridor disumatera utara ini agar hewan-hewan di sumatera utara ini dapat saling berhubungan dan kelangsungan hidup satwa satwa tersebut dapat berjalan dengan baik.

    ReplyDelete
  75. Nama :Reformanda P Sinaga
    Nim: 16202144
    Jurusan:Teknik Mesin
    Pengendalian Lingkungan Industri
    Menurut saya :
    Upaya pemerintah dalam memperluaskan lahan (ekstensifikasi) memiliki dampak positif,namun di dampak ini ada yang menganggap adanya memperluaskan lahan seperti perkebuan kelapa sawit (CPO) yang menimbulkan merusak hutan dan menghilangkan populasi satwa.Makanya dari itu perlu adanya pertimbangan disaat melakukan konservasi meskipun hal ini bisa mendobrak keberhasilan dan dapat menguntungkan bagi kita masyarakat.Disisi itu karena adanya konservasi pembangunan lahan dapat berguna bagi masyarakat yaitu mengurangi angka pengangguran, meningkatkan sistem ekonomi masyarakat terkhususnya masyarakat indonesia.tetapi ada juga dampak negatifnya yang dapat merugikan kita yaitu punahnya populasi satwa,maka dari itu masyarakat dan pemerintah perlu mengadakan perundigan membuat perundang undangan untuk membuat koridor satwa.
    Tanggapan saya:
    Jika memang harus memperluaskankan lahan produktifitas yang bagus dan menguntungkan bagi kita masyarakat maka dari itu kita perlu membuat kawasan koridor satwa yabg bertujuan untuk kekangsungan berkembang nya mahkluk hidup seperti harimau,gajah dan lain lainnya agar tidak terancam punah.

    ReplyDelete
  76. Nama : Fernando surbakti
    Nim. : 16 202 006
    M.K : PLI

    Dilakukannya upaya perlindungan sekaligus penyelamatan ataupun pelestarian flora dan fauna merupakan sebagai bentuk dari pedulinya segelintir banyaknya orang dan pemerintah kita terhadap flora dan fauna.untuk di indonesia sendiri telah banyak sekali upaya yg dilakukan oleh pemerintah dan berbagai kalangan orang dalam menangani koridor-koridor satwa ataupun hidupan liar ,dimana koridor tersebut sangat diperlukan dalam upaya perlindungan dan pengawetan satwa liar diluar kawasan konservasi.
    Selain itu juga bertujuan untukrestorasi dan proteksi keanekaragaman hayati,,koridor satwa memiliki berbagai keuntungan bagi keselarasan makhluk hidup diantaranya sebagai mereduksia erosi,memperbaiki kualitas air dan menghasilkan habitat lokal serta menjaga kestabilan iklim stempat.
    Diaharapkan pengelolaan koridor satwa hidupan liar ini dapat memberi manfaat lebih terhadap konservasi keanekaragaman hayati di negri kita ini.
    Trimakasih.....

    ReplyDelete
  77. nama:Rio sinaga
    nim :17202127
    Kelas:4m3

    Menurut Saya :

    Kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan Produktifitas Perkebunan, Dengan melakukan Perluasan Lahan Perkebunan Sawit, Merupakan langkah positif terhadap peningkatan produksi CPO Indonesia dan akan menaikkan citra Indonesia dalam negara Penghasil CPO, Namun untuk keberhasilan tersebut langkah Ektensifikasi akan berdampak pada terjadinya perusakan hutan yg akan memberikan akibat langsung bagi satwa hutan.
    Untuk mengurangi Dampak tersebut Benar apa yang disampaikan Penulis, yaitu dengan cara Menciptakan Koridor Satwa sehingga keberlangsungan Penyebaran, kekayaan genetika, dan menghindari perkawinan sedarah terus terjaga.
    Namun untuk meningkatkan produksi CPO banyak hal yang dapat dilakukan seperti pemaksimalan produksi yang bukan hanya pada perusahaan negeri/swasta, melainkan pada lahan masyarakat juga,yg tanpa merusak lingkungan.
    Terimakasih.

    ReplyDelete
  78. Nama:Adi putra sibarani
    Nim :17202146
    Jurusan :teknik mesin
    Mata kuliah :pengendalian lingkungan industri

    Menurut pendapat saya,

    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercwerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya serta manusianya yang siap mengintai untuk menghabisi hidupnya. Pernahkan anda bayangkan, akibat perkebunan yang membelah hutan, maka kita (manusia) telah membajak wilayah perjalanan binatang.
    Monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya yang berada di satu kawasan hutan terpisah dengan monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya du hutan seberang kebun. Padahal mereka masih bersaudara. Seekor monyet telah terpisah dengan ibunya, untuk selama-lamanya, karena ulah manusia, untuk sebuah perkebunan. Bayanagkan, bila ini terjadi pada anda sendiri.

    Reply

    ReplyDelete
  79. Nama: Keny Repeu Hutasoit
    Nim : 17202120
    kelas: 4M3
    Mata Kuliah : Pengendalian lingkungan industri

    Pendapat saya

    Tujuan pemenrintah untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan untuk perkebunan sawit sudah bagus, apalagi untuk bersaing untuk menjadi penghasil CPO dunia. Akan tetapi, dibalik tujuan pemerintah yang bagus ini malah membuat hutan menjadi rusak. Apalagi sampai mengganggu kesejahteraan hewan. Seharusnya dibalik rasa ingin bersaing di pasar CPO dunia, pemerintah seharusnya memikirkan bagaimana dampak dari pembangunan atau perluasan lahan hutan bagi kehidupan hewan disekitaran hutan.
    Untuk mengurangi Dampak tersebut Benar apa yang disampaikan Penulis, yaitu dengan cara Menciptakan Koridor Satwa sehingga keberlangsungan Penyebaran, kekayaan genetika, dan menghindari perkawinan sedarah terus terjaga.Selain itu, KLHK bersama sejumlah kementerian menyiapkan Peraturan Pemerintah Kawasan Ekosistem Esensial dan merevisi Undang-Undang Semestinya, tata ruang Pulau Sumatera ini, diperinci lagi dalam tara ruang provinsi. Demikian juga koridor kawasan konservasi lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya.
    Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Penyediaan koridor satwa di hutan yang dilepas diatur di Peraturan menteri .
    Harapan saya kedepan apabila memperluas lahan juga harus menjaga keseimbangan ekosistem hayati, karna apa bila koridor satwa rusak atau punah, maka keseimbangan lingkungan akan rusak,maka dari itu saya pertegas koridor satwa harus di tetapkan oleh kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK). SEBAGAI bagian dari kawasan ekosistem esensial,jika kotedur satwa di jaga dan di tetapkan maka satwa satwa liar akan membantu restoransi dan proteksi keaneka ragaman hayati, serta pertukaran bahan ginetik di antara habitat liar lain nya

    ReplyDelete
  80. NAMA:JOI PAMBER LIMBONG
    NIM :17202150
    Jurusan:Teknik Mesin
    Kls :4M3
    Menurut saya tentang harapan indonesia menjadi penghasil CPO trbesar di dunia ini memang sangat diapresiasi masyarakat indonesia dikarenakan penghasilan perekonomian indonesia semakin besar, dimana teknologi jaman sekarang yg smakin meningkat membuat indoneaia ingin mnjadi negara maju dengan perkembangan prkembangan teknologi perindustrian. Disini dapat juga kita lihat bahwa pembangunan sepenuhnya tidak dapat menghasilkan dampak baik bagi Mahkluk hidup dikarenakan pasokan udara yg dihasilkan oleh hutan tidak sepenuhnya baik untuk di konsumsi mahkluk hidup dikarenakan perusakan hutan yg sangan besar akibat pembakaran" hutan dan penemangan pohon yg berdampak buruk bagi ekosistem hayati yg berada di hutan. Pembangunan yg bertujuan untuk penghasil CPO terbesar memang sangat baik tapi pemerintah juga memperhatikan lingkungan hidup bagi satwa liar dan hutan hutan juga deperlukan karena hutan adalah jantung dari setiap individu. Pemerintah juga diharapkan untuk meningkatkan perkembangan hutan alam yg ada di indonesia yg sangan di perlukan dalam pemasok CO2 Terbesar bagi dunia, supaya satwa liar yg hampir punah dapat berkembang biak menghasilkan individu" baru yang dapat mnjaga keaneka ragaman hayati di indonesia.
    Terimakasih..

    ReplyDelete
  81. Nama: KANISIUS BONA VENTURA SINURAT
    Nim :17202140
    Jurusan: Teknik Mesin
    Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya:

    Koridor satwa ini sangat penting dan diperbanyak agar satwa-satwa di Sumatera Utara agar mampu berimigrasi mengikuti lintasan supaya tidak keluar dari kawasan tersebut.
    Agar satwa bisa terus berkembang biak dan keberadaannya lestasi.

    Disini Pemerintah provinsi Sumut diharapkan menjaga dan memelihara koridor agar satwa kita terjaga dan terlindungi.

    ReplyDelete
  82. Nama :MHD ALMUNAWAR
    Nim :16202047
    Mata kuliah : Pengendalian lingkungan industri

    sebagai negara tropis dengan luas hutan terbesar ketiga di dunia hutan tropis yang ada di indonesia mempunyai banyak fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintahan Indonesia. pada dasarnya kepunahan pada hewan-hewan liar ini sebenarnya dapat dicegah dengan cara mengembalikan habitat dan populasinya. hewan-hewan yang terancam punah disebabkan oleh beberapa faktor:
    1. penebangan pohon yang tidak stabil.
    2. hutan yang dijadikan tempat pemukiman warga.
    3. Hutan yang dijadikan lahan pertanian.
    maka sebab itu faktor-faktor penyebab kepunahan pada satwa liar itu karena tidak ada tempat tinggal mereka sudah dirusak oleh tangan manusia sendiri dan Pemerintah perlu mengawasi lebih lanjut untuk menyelamatkan satwa satwa dengan cara memperluas area koridor satwa dan menindak lanjutkan pada penebangan pohon liar.
    Oleh karena itu saya setuju dengan penulis yaitu Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH, MSi tentang koridor satwa Sumatera Utara ini sangat bagus karena dapat menambah populasi satwa liar yang punah dan mengajak kita untuk menjaga kelestarian lingkungan.

    ReplyDelete
  83. Nama :RICHARD ESTRADA. G
    NIM . :71202275
    KELAS: 4M6
    MATA KULIAH PENGEN DALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    Menurut saya :

    Untuk meningkatkan produksi sawit (CPO) Indonesia banyak hutan yang diperluas. Hal ini berdampak bagi satwa yang mempersempit wilayah perkembangan satwa.Akibatnya satwa tidak dapat bermigrasi yang membuat perkawinan antar satwa itu sesama satwa yg berada di tempat itu. Hal ini tentu mengurangi kualitas satwa.Koridor satwa sangat penting sebagai jalur perlintasan satwa bermigrasi contohnya :gajah dan harimau bermigrasi mengikuti lintasan penjelajah antar kawasan konservasi.
    Pemerintah diharapkan memikirkan kehidupan satwa satwa di sumatra. Untuk menghindari kepunahan.

    ReplyDelete
  84. NAMA:DONNI SIOABAB
    NIM :17202110
    Jurusan:Teknik Mesin
    Kls :4M3


    pendapat saya
    bagus nya HCV itu benar² harus di perluas lagi karena perusahaan sawit hanya memberi 50m²:300m²perblock jarak perluasan dari HGU soalnya koridor satwa yg diberikan perusahaan tidak sebanding dengan hutan yg digundulkan.
    Tantangan terbesar mempertahankan koridor Trumon saat ini adalah memastikan masyarakat tidak merambah lagi hutan yang mulai pulih. Koridor Trumon berbatasan dengan kebun masyarakat. Sering kali keberadaan satwa-satwa seperti monyet, kedih dan babi hutan dianggap sebagai hama.

    Masyarakat harus disadarkan bahwa koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan Leuser, tapi juga mereka dapat manfaatkan jasa lingkungannya. Dengan begitu, pemulihan hutan Leuser yang telah terfragmentasi dapat dilakukan.

    ReplyDelete
  85. Nama : David J. H. Simarmata
    Nim : 18202076
    Jurusan : Teknik Mesin
    M.Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut pendapat saya,
    Meningkatkan hasil CPO yang ada di Indonesia salahsatu caranya dengan memperluas lahan perkebunan sawit dengan membuka lahan hutan. Pembukaan hutan yang luas berpengaruh terhadap tempat tinggal satwa liar yang ada disana. Perkebunan sawit akan membatasi ruang lingkup hidup satwa liar disana, dan besar kemungkinan satwa liar tersebut akan masuk ke dalam perkebunan yang bisa menyebabkan konflik antara satwa dengan manusia.
    Koridor Sumatera adalah salahsatu koridor hutan yang ada di Indonesia. Seperti yang ditulis Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH., M.Si dengan pembahasan:”Koridor Satwa Sumatera Utara” ini, saya sangat setuju seperti apa yang tertulis dalam tulisan beliau tersebut. Sistem koridor sangat diperlukan untuk menghubungkan kawasan hutan yang dipisahkan karena perluasan perkebunan sawit.

    ReplyDelete
  86. Nama : Ridwan Hinsa Syahputra Hutajulu
    Nim :17202106
    Jururan: Teknik Mesin
    Mata kuliah : pengendalian lingkungan industri


    Menurut pendapat saya
    Memang perluasan lahan sawit dengan membuka lahan baru sangat lah sering kita dengar.
    Seperti tulisan bapak Dr.Ir.Hamzah lubis,SH,M.Si tentang perluasan lahan.
    Indonesia berambisi menggeser Malaysia di posisi pertama sebagai penghasil CPO Dunia

    Memang hal tersebut sangatlah baik,yang akan membawa dampak baik bagi pertumbuhan ekonimi Indonesia.
    Dimana akan menambah pendapatan Negara dan juga membuka lowongan pekerjaan di dalamnya.
    Namun seperti yang kita ketahui para pengelola perkebunan tersebut,tidak memerhatikan kelangsungan hewan di dalam lahan yang dibuka tersebut,mereka hanya mementingkan bagaimana supaya perkebunan mereka tersebut dapat menghasilkan.
    Saya sangat setuju dengan tulisan bapak Dr.Ir.Hamzah lubis,SH,MSi
    Dimana tulisan itu mengajak para pengelola perkebunan,pemerintah,kita
    Untuk melaksanakan program KORIDOR SATWA ,karena hal tersebut sangatlah bagus dimana program tersebut akan membawa dampak yang sangat baik,yang akan tetap menjaga kelangsungan satwa satwa yang ada di dalamnya,dan juga program perluasan lahan tetap terlaksana tanpa merusak ekosistem hewan

    ReplyDelete
  87. Nama : Farhan Besil Abiyyu
    Kelas : 4m...
    Nim : 16202160
    Jurusan : mesin
    M.kuliah: Pengendalian Lingkungan I

    Menurut pendapat saya :
    Memperluas lahan sawit memanglah hal yang baik.Bersaing dengan malaysia itu juga baik,demi memperebutkan peringkat pertama penghasil CPO terbaik.
    Tetapi harus diperhatikan juga lahan sawitnya.Jangan sampai merugikan orang lain maupun makhluk lainnya.Seperti contoh bagi para binatang.Mereka akan kebingungan dengan suasana yg baru dan belum pernah mereka dapati.Alhasil para hewan itu akan tersesat menuju tempat dimana dia mencari makan maupun tempat dimana dia tidur.
    Salah satu cara untuk mengatasinya ialah dengan membuat jalur hutan kecil untuk para satwa-satwa yang berada di sekitar lahan perkebunan sawit.Walaupun cara ini tidak sepenuhnya efektif,tapi paling tidak ini bisa membantu atau meminimalisir tersesatnya para satwa

    ReplyDelete
  88. Nama :Indra Permadi
    Nim :15202030
    MK :Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut pandapat saya,
    Pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan menurut saya kurang tepat, karena berdampak terhadapa ekosistem hewan, tumbuhan dan sumber air bersih. Untuk meningkatkan hasil CPO yang ada di Indonesia salahsatu caranya dengan melakukan riset tumbuhan kelapa sawit supaya mendapatkan bibit pohon yang berkualitas agar setiap bauh sawit menghasilkan minyak yang banyak. Tantangan terbesar mempertahankan koridor Trumon saat ini adalah memastikan masyarakat dan perusahaan kelapa sawit tidak merambah lagi hutan yang mulai pulih sehingga terjaga segala ekosistem yang ada dalam hutan tersebut.

    ReplyDelete
  89. NAMA : Rusdian Tri Putra
    NIM : 16202157
    Jurusan. : Teknik Mesin
    M.kuliah : pengendalian lingkungan induatri


    Assalamualaikum Wr.Wb


    Pemerintah saat ini sangat baik karena dalam membangun bendungan untuk mengaliri rumah" masyarakat dan di aliri ke sawah" masyarakat sehingga petani tidak hawatirkekurangan lagi.Tapi yg di ketahui bahwa baiknya pemerintah memperhatikan tempat dari pembangunan tersebut.
    Menurut tulisan Dr.Ir.HAMZAH lUBIS,SH.,Msi, Beliau sangat mempertimbangkan kelestarian lingkungan dengan konsep bendungan ekologi oleh karena itu pemikiran seperti ini harus di miliki masyarakat agar mencintailingkungan.

    Wassalamualaikum.

    ReplyDelete
  90. Nama : ARDIANYAH SIREGAR
    Nim : 17202145
    Kelas : 4M3
    M. Kuliah : pengendalian lingkungan industri

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut pendapat saya pemerintah harus meningkatkan koridor satwa sumatra utara, karena merupakan suatu kebijakan yang sangat bermanfaat. Dan harus melakukan kebijakan di negeri kita ini sendiri Cara memperluas lahan demi untuk meningkatkan satwa sumatera utara harus lebih baik lagi, karena perkebunan yg membatasi ruang lingkupnya tidak lagi habitatnya. Dan otomatis satwa yang berada didalamnya mengalami penurunan kualitas satwa akan semakin perkawinan sedarah bagi satwa memikirkan peluasan lahan dan hutan harus dijaga agar lingkungan kita harus terjaga. Contoh longsor, banjir bandang dan lainnya akan sangat baik klo hutan kita terjaga maka koridor satwa sumatera utara pemerintah harus benar-benar paham dan optimis mengontrol koridor dan harus bisa menambahkan kebijakan harus bisa menyatukan satu sama lain agar kita di sumatera utara ini lebih baik dan kualitas kita semakin lebih baik dan lebih baik lagi

    Wassalamualaikum wr.wb

    ReplyDelete
  91. NAMA : ARDIANYAH SIREGAR
    NIM : 17202145
    KELAS : 4M3
    JURUSAN : TEKNIK MESIN
    M.KULIAH : PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    Assalamualaikum wr.wb

    Saya berpendapat mengenai bendungan :
    Pembangunan bendungan memang sangat dibutuhkan terkait fungsi pada bendungan itu sendiri. Fungsi bendungan sangat banyak dibutuhkan contohya sebagai media mengaplikasi sumber daya air yang akan terperoses sebagai penghasil energi alternatif yang baik.

    Infrastruktur yang dilakuka pemerintah saat ini bagus untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat indonesia ini. Namun tidak hanya kepentingan manusia saja dan kita harus memperhatikan kepentingan akan keberlangsungan alam sekitar kita seperti ekosistem lingkungan disekitar kita. Karena apa jadinya manusia yang semakin maju tapi alam sekitar kita tidak lagi memiliki tempat untuk melangsungkan kehidupan

    Saya sependapat dengan Dr. ir. Hamzah lubis SH. M. si. beliau sangat memperhatikan kelestarian lingkungan, mempertimbangkan pembangunan bendungan dan konsep bendungan ekologi. Seperti ini harus dimiliki oleh seluruh masyarakat akan paham mencintai lingkungan kita sendiri

    Wassalamualaikum wr.wb

    ReplyDelete
  92. Nama : Hery Boston Panjaitan
    Nim : 17202184
    Kelas : 4M4
    Jurusan : Teknik Mesin
    MK : Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut saya,
    Menurut saya
    Untuk meningkatkan produktifitas lahan pertanian memperluas lahan bukan lah satu-satu cara agar produktifitas meningkat,jika kita menjadikan memperluas lahan acuan utama untuk meningkatkan produktifitas maka kita akan berlawanan dengan etika lingkungan,ada logic dibelakang kebijakan tersebut,sampai sekarang perluasan lahan terus dilakukan demi mengenjot produktifitas dan kita juga mengabaikan ekosistem yang ada dihutan,harusnya kita mencari cara lain untuk meningkatkan produktifitas salah satu contoh rehabilitasi pertanian,kita bisa mengurangi perluasan lahan dengan memperbaiki lahan pertanian yang semula tidak produktif atau sudah tidak berproduksi menjadi lahan produktif tanpa harus menggorbankan ekosistem yang ada dihutan,atau kita bisa belajar dari malaysia bagaimana bisa mereka menempati puncak penghasil CPO terbanyak di dunia,meningat mereka bukanlah negara yang mempunyai lahan besar untuk sektor pertanian,jadi pemerintah cenderung mengambil kebijakan baru untuk menghasilkan masalah baru,sudah saatnya kita merubah pola pikir kita untuk menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah lain.

    ReplyDelete
  93. NAMA : FERDYANTO ANDREAS PARDEDE
    NIM : 17 202 003
    KELAS: 4M1
    TUGAS: PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI



    Menurut pendapat saya,


    Bahwasanya kita memang sangat perlu untuk mengendalikan lingkungan secara keseluruhan.Akan tetapi di dalam pengendalian lingkungan itu sendiri kita juga harus bisa menguasai suattu bidang tertentu agar semua dapat tertata rapi,kita juga harus berpikir untuk makhluk hidup lainnya yang mana karena ulah kita pada lingkungan sangatlah tidak wajar,karena ulah kita juga pada suattu ekosistem yang menyebabkan makhluk yang ada di bumi ini punah.
    mengapa makhluk lainnya bisa punah?????
    itu terjadi akibat kesalahan yang di lakukan pada manusia untuk mengendalikan ekosistem yang secara tidak wajar/tidak layak.karena kebanyakan manusia berfikir bagaimana caranya manusia dapat melakukan sesuat yang diinginkannya secara sempurna tanpa berfikir siapa yang akan di rugikannya!!

    oleh sebab itu,dalam pengendalian lingkungan perlu pembelajaran yang sangat logika agar manusia sebelum melakukan suattu dalam pengoperasian sebuah lingkungan tidak hanya memikirkan manusia itu sendiri akan tetapi juga manusia harus berfikir apakah yang dilakukannya terhadap linggkungan sudah berdampak baik kepada semua makhluk hidup yang ada di bumi ini!!
    karena,manusia dan makhluk hidup lainnya sangatlah ber ketergantungan oleh karena itu kita harus berpikir lebih bijak lagi didalam pengendalian linggkungan.agar lingkungan dan juga makhluk hidup secara keseluruhan baik itu benda hidup maupun benda mati dapat tertata dengan baik di muka bumi ini.
    sekian dan terima kasih,.

    ReplyDelete
  94. Nama : sumardi purba
    Nim : 14202272

    Menurut pendapat saya,
    Meningkatkan hasil CPO yang ada di Indonesia salahsatu caranya dengan memperluas lahan perkebunan sawit dengan membuka lahan hutan. Pembukaan hutan yang luas berpengaruh terhadap tempat tinggal satwa liar yang ada disana. Perkebunan sawit akan membatasi ruang lingkup hidup satwa liar disana, dan besar kemungkinan satwa liar tersebut akan masuk ke dalam perkebunan yang bisa menyebabkan konflik antara satwa dengan manusia.
    Koridor Sumatera adalah salahsatu koridor hutan yang ada di Indonesia. Seperti yang ditulis Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH., M.Si dengan pembahasan:”Koridor Satwa Sumatera Utara” ini, saya sangat setuju seperti apa yang tertulis dalam tulisan beliau tersebut. Sistem koridor sangat diperlukan untuk menghubungkan kawasan hutan yang dipisahkan karena perluasan perkebunan sawit.Salah satu cara untuk mengatasinya ialah dengan membuat jalur hutan kecil untuk para satwa-satwa yang berada di sekitar lahan perkebunan sawit.Walaupun cara ini tidak sepenuhnya efektif,tapi paling tidak ini bisa membantu atau meminimalisir tersesatnya para satwa

    ReplyDelete
  95. Nama : ALI AFFAN NASUTION
    NIM : 15 202 148

    Menurut pendapat saya,

    Dengan adanya pembebasan lahan yang luas untuk membuka sebuah lahan perkebunan maupun yang lainnya , hal tersebut sangat mengancam kehidupan binatang-binatang yang berada dihutan.Dimana dengan membuka lahan tersebut bisa menyebabkan satwa yang berada dihutan tidak menjadi bebas lagi dalam mencari makanan ataupun bertempat tinggal , karena sebagian dari lahan biasa mereka mencari makan dan bertempat tinggal sudah terkena pembebasan lahan. selain itu pula satwa-satwa yang terkena pembebasan lahan mereka juga bisa terpisah denhan induknya. hal-hal lain yang bisa terjadi ialah dengan menurunnya kualitas air untuk sumber air dan penyerapan karbon bisa hilang. oleh karena itu kita harus bergerak untuk menjaga satwa-satwa yang berada dihutan , jangan sampai populasi satwa-satwa yang berada dihutan berkurang.

    ReplyDelete
  96. Nama : Fauzi Hasibuan
    Nim : 17 202 206 (4M5)
    Jurusan : T.Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri


    Menurut Pendapat saya,
    Untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas (ektensifikasi) untuk perkebunan sawit,sangatlah penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian. Akan tetapi kita juga harus mempertimbangkan satwa jika ingin membangun/memperluas lahan perkebunan sawit agar satwa yang ada tidak punah dan kita juga harus membangun koridor satwa untuk menjaganya.

    Masyarakat harus disadarkan bahwa koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan/taman wisata alam yang ada di bengkulu, tapi mereka juga dapat memanfaatkan jasa lingkungannya, dengan begitu pemulihan hutan/taman wisata alam yang telah terfragmentasi dapat dilakukan.

    Dengan mendasarkan pada kondisi konflik pemanfaatan lahan semakin tinggi, maka perlu pembuatan koridor baru untuk gajah Sumatera yang ada di Bengkulu. Pembuatan koridor atau jalur jelajah baru gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) untuk mencegah kepunahan satwa langka itu perlu dilakukan saat ini.

    Komitmen dan kemauan politik dari pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menyelamatkan gajah yang tersisa. Pembuatan koridor baru ini perlu dipertimbangkan dan bahkan segera diwujudkan sebagai salah satu resolusi untuk mengatasi konflik yang semakin intens dan biasanya berujung pada kerugian di kedua pihak, yakni manusia dan satwa.

    ReplyDelete
  97. Nama : HERDY WIRANATA
    Nim : 17202070
    Jurusan : TEKNIIK MESIN
    Mata kuliah : PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    Assalamualaikum

    Pendapat saya mengenai KORIDOR SATWA SUMATRA UTARA.
    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya. Walaupun tujuan dari kebijakan ini baik yakni meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tapi perlu dipertimbangkan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat.

    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.

    Sebelum itu, marilah kita coba berfikir lebih dalam lagi mengenai kebijakan pemerintah ini. Apa saja sebenarnya dampak-dampak yang ditimbulkan dari perluasan lahan yang sebenarnya. Keberhasilan produktifitas perkebunan di Indonesia tidaklah mampu menutupi banyaknya kerugian yang ditimbulkan olehnya.


    Saya sangat setuju dengan tulisan Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi dengan pokok bahasan:” KORIDOR SATWA SUMATERA UTARA”. Yang mana dalam tulisannya beliau mengajak kita untuk berfikir lingkungan dan cinta akan lingkungan. Tidak hanya melakukan pembangunan untuk kesejahteraan manusia saja tetapi bagaimana disamping pembangunan yang dilakukan, kelestarian dan ekosistem lingkungan itu sendiri tetap dapat terjaga dengan baik.

    Wasalamualaikum

    ReplyDelete
  98. Nama :Rizki Norman
    Nim :16202158
    Xpli :extension
    Mata kuliah:Pengendalian lingkungan Industri

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut pendapat saya

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (EKSTENSIFIKASI) termasuk untuk perkebunan sawit.Dari luas lahan tersebut,perkebunan sawit di tuding"BIANG KEROK"perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal maupun hak hidup terhadap binatang atau satwa.
    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan,telah menyebabkan satwa-satwa tercwerabut dari sosial-kebinatangannya.Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkupnya.Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya serta manusia nya yang siap mengintai untuk menghabisi hidupnya.Pernahkah anda bayangkan,akibat perkebunan yang membela hutan,maka kita(manusia) telah membajak wilayah perjalanan binatang atau satwa.
    Pembangunan ke depan,harus mempertimbangkan prinsip pembebasan lahan bahwa"SATWA HARUS DI JAGA MESKI DI LUAR KAWASAN HUTAN".oleh karena itu pelepasan lahan harus memberikan koridor bagi satwa.

    ReplyDelete
  99. Nama: MADA HANDIKA
    Nim: 15202095

    Menurut pendapat saya,

    Suara koridor satwa itu perlu, jika tidak ada suara koridor ataupun rusak maka resikonya akan terjadi perkawinan sedarah satwa liar yang akan berdampak pada kualitas dan produktivitas suatu satwa.
    Tapi, jika membuat suara koridor satwa maka akan membuat satwa satwa yang berada di hutan tidak bebas mencari makan dan susah mencari tempat tinggal karna lahan hutan semakin kecil.

    ReplyDelete
  100. Nama : Immanuel Tarigan
    Nim : 15 202 138

    Menurut pandapat saya,
    Pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan menurut saya kurang tepat, karena berdampak terhadap ekosistem hewan, tumbuhan dan sumber air bersih. Untuk meningkatkan hasil CPO yang ada di Indonesia salahsatu caranya dengan melakukan riset tumbuhan kelapa sawit supaya mendapatkan bibit pohon yang berkualitas agar setiap bauh sawit menghasilkan minyak yang banyak. Tantangan terbesar mempertahankan koridor Trumon saat ini adalah memastikan masyarakat dan perusahaan kelapa sawit tidak menambah lagi hutan yang mulai pulih sehingga terjaga segala ekosistem yang ada dalam hutan tersebut.
    Masyarakat harus disadarkan bahwa koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan Leuser, tapi juga mereka dapat manfaatkan jasa lingkungannya. Dengan begitu, pemulihan hutan Leuser yang telah terfragmentasi dapat dilakukan.

    ReplyDelete
  101. Nama :M.Rizki Ramadhan
    NIM : 15202268

    Kesimpulan,

    Dengan adanya pembebasan lahan yang luas untuk membuka sebuah lahan perkebunan maupun yang lainnya , hal tersebut sangat mengancam kehidupan binatang-binatang yang berada dihutan.Dimana dengan membuka lahan tersebut bisa menyebabkan satwa yang berada dihutan tidak menjadi bebas lagi dalam mencari makanan ataupun bertempat tinggal , karena sebagian dari lahan biasa mereka mencari makan dan bertempat tinggal sudah terkena pembebasan lahan. selain itu pula satwa-satwa yang terkena pembebasan lahan mereka juga bisa terpisah denhan induknya. hal-hal lain yang bisa terjadi ialah dengan menurunnya kualitas air untuk sumber air dan penyerapan karbon bisa hilang. oleh karena itu kita harus bergerak untuk menjaga satwa-satwa yang berada dihutan , jangan sampai populasi satwa-satwa yang berada dihutan berkurang.

    ReplyDelete
  102. Nama:braman agam sitompul
    Nim:16202169
    Jurusan:teknik mesin
    Mata kuliah:pengendalian lingkungan industri


    Pendapat saya:


    Keputusan yang di lakukan pemerintah dalam
    Meningkatkan produktifitas perkebunan di negri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi).Tidaklah sepenuhnya baik,yakni dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tetapi kita harus juga memperhatikan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat.

    Dengan memperluas lahan kita juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Termasuk ekosistem hutan, yang di dalam nya banyaknya berbagai macam satwa liar. Maka yang kita lakukan adalah membangun koridor satwa, penyediaan koridor ini diperlukan perlintasan satwa atas kawasan hutan konservasi untuk menghindari perkawinan sedarah dan menjaga populasi berbagai satwa.

    ReplyDelete
  103. NAMA :Aldi Efri Ardiansyah Rambe
    NIM :15202126
    JURUSAN:TEKNIK MESIN

    Menurut saya
    Kebijakan yang di lakukan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas perkebunan dinegeri ini dengan cara memperluas lahan tidaklah sepenuhnya baik, seperti apa yang telah difikirkan oleh kita sebelumnya.walaupun tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan dinegeri ini.sebeluk melakukan perubahan alangkah baiknya untuk berfikir dampak buruknya yang ditimbulkan dari perluasan lahan tersebut.
    Pastikan memperluas lahan juga menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan disekitar.Terutama ekosistem dihutan.karena terdapat banyak Satwa-satwa yang dilindungi.Maka dari itu alangkah baik nya kita menjaga kelestarian habitatnya bukan membiarkan mereka hilang atau punah begitu saja.
    Saya sangat setuju dengan tulisan yang dibuat oleh bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.Msi tentang koridor satwa sumatera ini, karena sangat lah pentingnya koridor Satwa ini,agar semua hewan yang ada dihutan tetap bisa hidup dengan baik dan mereka bisa berkembang biak sebagai mana mestinya.

    ReplyDelete
  104. Nama : Irwan panjaitan
    Nim : 15 202 085
    Jurusan : Teknik mesin
    Mk : pli
    Menurut saya
    Keputusan pemerintah, dalam meningkatkan produktivitas perkebunan, dengan cara memperluas daerah perkubunan baik tetapi, dalam pelaksanaannya, harus dipertimbangkan dengan lingkungan satwa yg ada,dan ekosistem yg ada disekitarnya, yg dimana harus memikirkan keseimbangan ekosistem lingkungan dan satwa yang ada. Agar keberlangsungan satwa yg ada, tidak berkurang, dengan adanya koridor satwa , ini sangat menguntungkan karena, dapat mempertimbangkan dalam pemperluas lahan, dengan mempertimbangkan ekositem yang ada di disekitar lokasi, sehingga hewan yang ada dilokasi dapat terlindungi tanpa terluka.

    ReplyDelete
  105. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  106. Nama:Ricky Tanu Winata
    Nim:17202006
    Jurusan:Teknik Mesin
    Mata Kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya:

    Perluasan lahan perkebunan yang dilakukan pemerintah berdampak buruk bagi satwa-satwa yang hidup didaerah tersebut,karena akibat dari perluasan lahan tersebut hewan-hewan akan merasa terganggu dan kelangsungan kehidupan mereka sangat terancam.

    Memang perluasan lahan sangat perlu bagi Indonesia agar menjadi lebih sejahtera,tapi seharusnya dalam melakukan perluasan lahan,baik itu lahan perkebunan,pembangunan jalan dan sebagainya,pemerintah harus mempertimbangkan dampak yang akan terjadi pada lingkungan sekitar.

    Hal yang harus dilakukan pemerintah untuk menanggulangi dampak perluasan lahan bagi satwa adalah membuat/membangun koridor bagi satwa,agar satwa masih dapat berhubungan dengan hewan di daerah lain.

    Tulisan yang dibuat oleh Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH,MSi tentang koridor satwa sumatera utara ini sangat bagus dan saya setuju dengan tulisan,karena ini memberitahu agar sebelum kita melakukan suatu kita harus memikirkan dampak yg akan terjadi dan harus mencari jalan keluar dari masalah tersebut.

    Pemerintah juga harus membuat koridor di sumatera utara ini agar hewan-hewan di sumatera utara ini dapat saling berhubungan.

    ReplyDelete
  107. Nama:FERIANSAH
    Nim :17202010
    Jurusan:teknik mesin
    Mata kuliah:pengendalian lingkungan industri

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut Pendapat saya,

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dengan memperluas lahan(ekstensifikasi)terutama pada perkebunan sawit tidak lah efektif atau berdampak buruk apa lagi jika di lakukan secara besar besaran.

    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya,serta merusak ekosistem hutan dan menghilangkan hak hidup masyarakat lokal.

    Sehingga dalam suatu pembangunan khususnya pembangunan perkebunan, jalan dan pertambangan perlu mempertimbangkan wilayah dan habitat satwa" karena satwa tersebut harus tetap dijaga meski diluar kawasan atau wilayah hutan.oleh karena itu,pelepasan lahan harus membangun koridor koridor bagi satwa satwa tersebut.apabila tidak dibuatnya koridor khusus untuk satwa, resikonya akan terjadi peningkatan perkawinan sedarah satwa liar yang akan akan menurunkan kualitas satwa dan menurunkan produktivitas perkawinan.disamping itu kualitas lingkungan untuk sumber air,penyerapan karbon dan penahanan bencana hidrologi juga hilang.

    Waalaikumussalam wr.wb

    ReplyDelete
  108. Nama : Pipin Dwiki C Silalahi
    Nim : 17202255
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut saya,
    Upaya Pemerintah dalam memperluas perkebunan sawit memang hal positif untuk meningkatkan CPO, akan tetapi dampak buruk yang harus diperhatikanpemerintah adalah berkurangnya hutan rimba yang ada di negri ini akibat perluasan lahan perkebunan sawit dan tidak ada nya transparansi solusi yang efektif dari pemerintah atas rusaknya hutan,

    Peluasan lahan yang dilakukan pemerintah untuk perkebunan sawit dan juga infrastruktur berdapak buruk bagi satwa yang tinggal dihutan karena ruang lingkup hidup satwa telah dibatasi oleh perkebunan dan infrastruktur
    Lalu solusi agau strategi apa yang akan dilakukan pemerintah menanggapi hal ini ?? Seharus nya pemerintah melakukan pertimbanga ketika akan dilakukan suatu pembagunan atau perluasan lahan perkebunan agar tidak merusak habitat satwa-satwa yang ada dihutan, akibat nya resiko yang terjadi pada saat ini adalah perkawinan sedarah satwa liar dan dampak yang dialami ketika perkawinan sedarah ini terjadi adalah menurunnya kualitas satwa dan menurunkan produktivitas perkawinan, disamping itu kualitas lingkungkan untuk sumber air, penyerapan karbon dan penahanan bencana hidrologi juga hilang.



    ReplyDelete
  109. NAMA:DONI FAISAL SINAGA
    NIM :17 202 024
    KLS :4M1
    MATA KULIAH:PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI


    Menurut saya:
    Perluasan perkebunan memang sangat dibutuhkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat indonesia juga salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dimana pelepasan lahan yang sangat luas untuk perkebeunan yang telah menyebabkan satwa yang ada di daerah tersebut tercabut dari sosial kebinatanganya, seperti satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan jalan yang tidak habitatnya lagi serta manusia yang siap mengintai kelangsungan hidup mereka jadi mereka cendrung ketakutan akibat perkebunan yang membelah hutan. Jadi harapan kita kedepanya supaya pembangunan, khususnya pembangunan jalan mempertimbangkan koridor satwa liar seperti gajah dan harimau dan binatang lainnya. Oleh karena itu pelepasan lahan harus memberikan koridor bagi satwa, supaya kelangsungan hidup satwa liar tetap terjaga dan tidak punah

    ReplyDelete
  110. Nama:MADES SINAGA
    Nim:17202151
    Jurusan:teknik mesin
    Mata kuliah:pengendalian lingkungan industri


    Pendapat saya:


    Keputusan yang di lakukan pemerintah dalam
    Meningkatkan produktifitas perkebunan di negri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi).Tidaklah sepenuhnya baik,yakni dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tetapi kita harus juga memperhatikan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat.

    Dengan memperluas lahan kita juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Termasuk ekosistem hutan, yang di dalam nya banyaknya berbagai macam satwa liar. Maka yang kita lakukan adalah membangun koridor satwa, penyediaan koridor ini diperlukan perlintasan satwa atas kawasan hutan konservasi untuk menghindari perkawinan sedarah dan menjaga populasi berbagai satwa.

    ReplyDelete
  111. Nama : Hendri Doyan Sinaga
    NIM : 17202028
    Mata Kuliah : Pengendalian Limbah Industri

    Menurut Saya :
    Hutan merupakan tempat tinggal bagi hewan, alam liar sebagai tempat hewan hidup, dari ia lahir hingga hewan tersebut mati. Setiap hewan memiliki cara hidup tersendiri, tempat tinggal sendiri ada yang hidup di pepohonan, lantai hutan, bawah tanah maupun di perairan hutan. Saya setuju dengan adanya pembangunan dan perbaikan koridor, agar kualitas lingkungan sumber air, penyerapan karbon tidak punah, dan satwa liar yang berada di hutan juga hidup dengan damai dan tidak terjadi perkawinan sedarah yang akan menurunkan kualitas satwa.
    “Salahsatu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit. Untuk menggeser Malaysia dari urutan pertama penghasil CPO dunia, Indonesia menggenjot luas perkebunannya menjadi 14 juta hektar pada tahun 2015. Dari luas lahan tersebut, Indonesia memproduksi 300 juta ton CPO pertahun. Perluasan lahan terus berlangsung. Namun dibalik keberhasilan memproduk CPO, perkebunan sawit dituding “biang kerok” perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal. Tulisan ini menyorot sisi kemnusiaan kita terhadap “ke-binatangan” satwa.”
    Dari kutipan diatas lahan sawit di indonesia tidak perlu diperluas, hanya untuk menggeser Malaysia, sehingga berdampak merusak hutan dan menghilangkan hak hidup masyarakat lokal. Dilain sisi dalam https://www.wartaekonomi.co.id/dateline1/jakarta.html dikatakan “harga minyak sawit turun tajam.” Daripada untuk memperluas lahan lebih baik Indonesia memfokuskan untuk menanggulangi perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal.

    ReplyDelete
  112. Nama ;Edy irlambang
    Nim ;17202063
    Kelas ; 4M2

    Menurut saya tidak ada salah nya membangun koridor satwa....,karna sangat membantu perkembangbiakan satwa agar memiliki jalur untuk berjalan dan berpindah untuk mencari makanan.Penentuan dan pengelolaan Koridor Hidupan Liar sangat diperlukan dalam upaya perlindungan dan pengawetan satwa liar di luar kawasan konservasi.

    Berdasarkan gap analisys keterwakilan ekologis kawasan konservasi di Indonesia tahun 2013, diperkirakan sekitar 80% keanekaragaman hayati yang bernilai penting berada di luar kawasan konservasi. Oleh karena berbagai upaya telah diusahakan oleh berbagai pihak untuk menjaga keutuhan keanekaragaman hayati di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah, khususnya KLHK, yaitu pengelolaan koridor hidupan liar.

    Peraturan Dirjen KSDAE nomor 8 Tahun 2016 menerangkan bahwa Koridor Hidupan Liar adalah areal atau jalur bervegetasi yang cukup lebar, baik alami maupun buatan yang menghubungkan dua atau lebih habitat atau kawasan konservasi atau ruang terbuka da sumberdaya lainnya, yang memungkinkan terjadinya pergerakan atau pertukaran individu antar populasi satwa atau pergerakan faktor-faktor biotik sehingga mencegah terjadinya dampak buruk pada habitat yang terfragmentasi pada populasi karena in-breeding dan mencegah penurunan keanekaragaman genetik akibat erosi genetik yang sering terjadi pada populasi yang terisolasi.

    “Selain bertujuan untuk restorasi dan proteksi keanekaragaman hayati, pengelolaan Koridor Hidupan Liar memiliki keuntungan lain seperti mereduksi erosi, memperbaki kualitas air, menghasilkan habitat lokal, dan menjaga iklim setempat,”,Penting buat kita untuk mendukung dengan adanya koridor satwa ini.

    ReplyDelete
  113. Nama : Christian Dulyanto Tampubolon
    Nim : 15202401
    Jurusan : tekbik mesin


    Menurut pendapat saya pemerintah sudah harus menata lahan pertanian Indonesia khususnya di daerah daerah dengan membangun sentra pertanian,gunanya meningkatkan hasil pertanian dan menjamin kestabilan harga jual
    Disamping meningkatkan nya pendapat petani lahan pertanian daerah juga dapat di pilah pilah agar hutan Indonesia tidak habis ditanami dengan tanaman pertanian yang menyebabkan banyak nya kasus kematian hewan hewan yang sangat berharga menjaga kestabilan ekosistem

    ReplyDelete
  114. Nama:Randy Armando Sinuraya
    Nim :1520270
    Jurusan:Teknik mesin

    Menurut pendapat saya
    Keputusan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas perkebunan
    Dengan cara memperluas daerah perkebunan baik,tetapi dalam pelaksanaan nya harus di pertimbangkan dengan lingkungan satwa yang ada dan ekosistem di sekitarnya yang dimana harus memikirkan ekosistem,agar keberagsungan satwa
    Dengan ada nya koridor satwa
    Ini sangat menguntungkan dengan dapat memperluas lahan dengan mempertimbangkan ekosistem yg ada di lokasi sehingga hewan yang ada di lokasi terlidugi

    ReplyDelete
  115. Nama : M NOVRIN RIZKY SYAHPUTRA
    Nim : 17202099
    Jurusan : TEKNIIK MESIN
    Mata kuliah : PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    Assalamualaikum wr.wb

    Pendapat saya mengenai KORIDOR SATWA SUMATRA UTARA.
    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya. Walaupun tujuan dari kebijakan ini baik yakni meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tapi perlu dipertimbangkan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat.
    Memperluas lahan juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Terkhususnya ekosistem hutan, dimana banyak bahkan hampir seluruhnya perluasan lahan itu mengambil sebagian wilayah hutan-hutan yang ada di Indonesia. Di hutan banyak sekali terdapat berbagai macam satwa-satwa liar bahkan terdapat satwa yang dilindungi. Seharusnya kita menjaga kelestarian habitatnya bukan malah merenggut kehidupan mereka.

    Saya sangat setuju dengan tulisan Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi dengan pokok bahasan:” KORIDOR SATWA SUMATERA UTARA”. Yang mana dalam tulisannya beliau mengajak kita untuk berfikir lingkungan dan cinta akan lingkungan. Tidak hanya melakukan pembangunan untuk kesejahteraan manusia saja tetapi bagaimana disamping pembangunan yang dilakukan, kelestarian dan ekosistem lingkungan itu sendiri tetap dapat terjaga dengan baik.
    Tanggapan :
    Jika memang harus memperluas lahan untuk produktifitas perkebunan yg baik, maka pemerintah juga perlu membangun koridor satwa yg bertujuan untuk kelangsungan hidup satwa, agar sama-sama memiliki imbas yg baik. Karena diharapkan pengelolaan Koridor Kehidupan Liar dapat memberi manfaat lebih terhadap konservasi keanekaragaman / Keberlangsungan hidup di negeri ini.
    Tulisan yang dibuat oleh Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH,MSi tentang koridor satwa sumatera utara ini sangat bagus dan saya setuju dengan tulisan,karena ini selain memberi ilmu pengetahuan, tulisan ini juga mengajak saya(sebagai kaum muda), serta masyarakat luas umumnya untuk saling menolong, peduli, terhadap kelangsungan hidup yg akan datang, yg berdampak bagi semua makhluk hidup,..

    Wa'alaikum salam Wr. Wb...

    ReplyDelete
  116. nama :usy boby sinaga
    nim 17 202 023
    m.k :pengendalian limbah industri
    kelas :4m1


    menurut pendapat saya
    Memang perluasan lahan sangat perlu bagi Indonesia agar menjadi lebih sejahtera,tapi seharusnya dalam melakukan perluasan lahan,baik itu lahan perkebunan,pembangunan jalan dan sebagainya,pemerintah harus mempertimbangkan dampak yang akan terjadi pada lingkungan sekitar.
    Dan saya sangat setuju kalau pemerintah membuat sebuah tim khusus untuk memantau menjaga Hutan yg ada disekitar lahan perkebunan supaya tidak terjadi pelanggaran pelanggaran yg dapat mengancam satwa-satwa kita.
    Sekian dan terimakasih

    ReplyDelete
  117. NAMA: KUSMAYUDA
    KELAS: 4M2
    NIM:17 202 073
    MATA KULIAH: PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI
    Menurut pendapat saya,

    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercwerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya serta manusianya yang siap mengintai untuk menghabisi hidupnya. Pernahkan anda bayangkan, akibat perkebunan yang membelah hutan, maka kita (manusia) telah membajak wilayah perjalanan binatang.
    Monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya yang berada di satu kawasan hutan terpisah dengan monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya du hutan seberang kebun. Padahal mereka masih bersaudara. Seekor monyet telah terpisah dengan ibunya, untuk selama-lamanya, karena ulah manusia, untuk sebuah perkebunan. Bayanagkan, bila ini terjadi pada anda sendiri.

    ReplyDelete
  118. Nama : M.heryanta Tarigan
    Nim : 17202234
    Kelas : 4M5
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengemdalian Linngkungan Industri

    menurut pendapat saya


    Menurut pendapat saya pemerintah sudah harus menata lahan pertanian Indonesia khususnya di daerah daerah dengan membangun sentra pertanian,gunanya meningkatkan hasil pertanian dan menjamin kestabilan harga jual dan menjadi priduk yang berkualitas.
    Disamping meningkatkan nya pendapat petani lahan pertanian daerah juga dapat di pilah pilah agar hutan Indonesia tidak habis ditanami dengan tanaman pertanian yang menyebabkan banyak nya kasus kematian hewan hewan yang sangat berharga menjaga kestabilan ekosistem dan tidak menjadi kepunahan terhadap satwa satwa liar.

    ReplyDelete
  119. Nama : Helmi Andre
    Nim : 17202205
    Kelas : 4M5
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengemdalian Linngkungan Industri

    Pendapat saya:


    Keputusan yang di lakukan pemerintah dalam Meningkatkan produktifitas perkebunan di negri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi).Tidaklah sepenuhnya baik,yakni dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tetapi kita harus juga memperhatikan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat dan benar.

    Dengan memperluas lahan kita juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Termasuk ekosistem hutan, yang di dalam nya banyaknya berbagai macam satwa liar. Maka yang kita harus melakukan membangun koridor satwa, penyediaan koridor ini diperlukan perlintasan satwa atas kawasan hutan konservasi untuk menghindari perkawinan sedarah dan menjaga populasi berbagai satwa dan tumbuhan di hutan agar tidak rusak.


    ReplyDelete
  120. Nama : Masyudi
    Nim : 17202011
    Jurusan : Teknik Mesin
    Kelas:4M1
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Assalamualaikum Wr. Wb

    Menurut saya :

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) memilik dampak positif, namun di balik dampak ini di anggap ' biang kerok' perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal. Berarti tidak seutuh nya memiliki dampak yg baik. Perlu adanya pertimbangan, meskipun hal ini bisa mendobrak keberhasilan perkebunan, di sisi lain berdampak negatif bagi satwa-satwa yg ada di dalamnya. Pemerintah perlu mempertimbangkan hal ini, karena ini berdampak pada kelangsungan hidup, baik untuk manusia, hewan serta tumbuhan di dalam nya.

    Jangan hanya mementingkan keuntungannya saja, karena dengan adanya perluasan lahan ini, menyebabkan satwa-satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan hal ini, untuk apa bila berhasil di suatu sisi, namun memiliki masalah yg serius di sisi yg lain. Satwa merasa terpenjara di perkebunan, bila melintasi yg bukan habitnya, satwa tidak berani, bahkan ada manusia yg siap membunuh satwa itu..

    Tanggapan :
    Jika memang harus memperluas lahan untuk produktifitas perkebunan yg baik, maka pemerintah juga perlu membangun koridor satwa yg bertujuan untuk kelangsungan hidup satwa, agar sama-sama memiliki imbas yg baik. Karena diharapkan pengelolaan Koridor Kehidupan Liar dapat memberi manfaat lebih terhadap konservasi keanekaragaman / Keberlangsungan hidup di negeri ini.
    Tulisan yang dibuat oleh Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH,MSi tentang koridor satwa sumatera utara ini sangat bagus dan saya setuju dengan tulisan,karena ini selain memberi ilmu pengetahuan, tulisan ini juga mengajak saya(sebagai kaum muda), serta masyarakat luas umumnya untuk saling menolong, peduli, terhadap kelangsungan hidup yg akan datang, yg berdampak bagi semua makhluk hidup,..

    Wa'alaikum salam Wr. Wb...

    ReplyDelete
  121. Nama : Sandri c hutasoit
    Nim. : 17-202-263
    Kelas :4m6


    menurut saya.....
    Dengan memperluas lahan kita juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Termasuk ekosistem hutan, yang di dalam nya banyaknya berbagai macam satwa liar. Keuntungan utama adanya kawasan yang berfungsi koridor satwa liar adalah membantu restorasi dan proteksi keanekaragaman hayati, serta pertukaran bahan genetik di antara habitat utama. konsep pengelolaan satwa melalui koridor berkelanjutan apabila sejalan dengan pemerintahan.


    ReplyDelete
  122. Nama : samuel siregar
    Nim : 17202166
    kelas:4m4
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri




    menurut saya upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.Sebagai negara Tropis dengan luas hutan terbesar ke tiga di dunia, hutan tropis Indonesia mempunyai fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintah Indonesia. Laju Deforestasi (kegiatan penebangan hutan)yang masih terjadi membuat upaya pelestarian hutan di Indonesia menjadi semakin penting. Pada dasarnya, kepunahan satwa liar dapat dicegah dengan memulihkan kembali habitat dan populasi satwa yang terancam tersebut ketingkat sehat melalui tindakan secara simultan dapat mengatasi faktor-faktor penyebab kepunahannya. Seperti mengelola koridor yang menghubungkan kantong habitat satwa.Sementara Penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.Di sumatera utara kawasan konservasi seharus nya lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, misalnya kota aceh memiliki koridor satwa pertama yang dibangun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), namanya Koridor Alam Trumon. Koridor ini menghubungkan dua blok hutan kaya akan spesies satwa, lembah Bengkung yang merupakan hutan tropis pegunungan di bagian utara dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil di bagian selatan.Oleh karena itu saya setuju dengan penulis (Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi) pentingnya membuat koridor satwa agar mencegah kepunahan hewan hewan di hutan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup
    sekian dari saya mengenai judul tersebut trimakasih

    ReplyDelete
  123. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  124. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  125. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  126. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  127. Nama : Fikri Yanda Pratama
    Nim : 17202139
    Kelas : 4M3
    Jurusan : Teknik Mesin
    Matkul : Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut saya,kebijakan pemerintah untuk TOOL SUMATERA ini haruslah sepenuhnya berjalan dengan baik. karena ini sangat penting bagi satwa yang ada di sumatera utara.

    Karena Hutan merupakan suatu tempat hewan-hewan berlindung dan tempat habitatnya/tempat tinggal. Apakah kita tidak memikirkan makhluk-makhluk lainnya seperti hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan, mereka butuh tempat tinggal juga seperti kita. Maka oleh karena itu, lestarikandan budidayakan hutan-hutan agar makhluk lainnya seperti hewan-hewan tidak punah, kalau sudah punah otomatis bibit-bibitnya tidak ada lagi. Dan salah satu satwa ada yg punah maka rantai makanan di dalam hutan akan mengalami ketidakseimbangan.
    Oleh karena pemerintah harus menerpakan koridor satwa agar satwa dapat terselamat kan.
    Saya setuju dengan tulisan Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi dengan pokok bahasan " Koridor Satwa Sumatera Utara" yg mana mengajak kita untuk menjaga lingkungan dan tidak hanya melakukan pembangunan kesejahteraan manusia saja tapi harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dapat terjaga dengan baik dan menjaga satwa-satwa agar tidak terjadi kepunahan.

    Terima Kasih.

    ReplyDelete
  128. Nama : Andri Muliadi
    Nim : 17 202 053
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya,Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dengan memperluas lahan(ekstensifikasi)terutama pada perkebunan sawit tidak lah efektif atau berdampak buruk apa lagi jika di lakukan secara besar besaran.

    Dengan memperluas lahan kita juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Termasuk ekosistem hutan, yang di dalam nya banyaknya berbagai macam satwa liar. Maka yang kita harus melakukan membangun koridor satwa, penyediaan koridor ini diperlukan perlintasan satwa atas kawasan hutan konservasi untuk menghindari perkawinan sedarah dan menjaga populasi berbagai satwa dan tumbuhan di hutan agar tidak rusak.

    ReplyDelete
  129. Nama :sayyid akbar
    Nim :17202168

    Memperluas lahan perkebunan boleh-boleh saja,tapi harus ada batanya jangan mengubah hutan yang jadi tempat tinggal satwa menjadi lahan perkebunan,karena ini berdampak buruk bagi keseimbangan alam dan yang paling buruk tanpa kita sadari,kta telah membunuh satwa itu secara perlahan,jadi harus ada batasan saat ingin membuka lahan perkebunan

    ReplyDelete
  130. Nama:Roy Frengki Sinaga
    Nim:1720228
    Kls:4M5

    Menurut pendapat saya:
    Jika memperluas lahan,kita juga harus menjaga kelestarian ekosistem. Harapan saya kedepan apabila memperluas lahan juga harus menjaga keseimbangan ekosistem hayati, karna apa bila koridor satwa rusak atau punah, maka keseimbangan lingkungan akan rusak,maka dari itu saya pertegas koridor satwa harus di tetapkan oleh kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK),agar lingkungan hidup dan hutan tetap terjaga.

    ReplyDelete
  131. Nama:josua kobosky purba
    Nim:17202242
    Kls:4M5
    Menurut pendapat saya:
    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.
    Sebagai negara Tropis dengan luas hutan terbesar ke tiga di dunia, hutan tropis Indonesia mempunyai fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintah Indonesia. Laju Deforestasi (kegiatan penebangan hutan)yang masih terjadi membuat upaya pelestarian hutan di Indonesia menjadi semakin penting. Pada dasarnya, kepunahan satwa liar dapat dicegah dengan memulihkan kembali habitat dan populasi satwa yang terancam tersebut ketingkat sehat melalui tindakan secara simultan dapat mengatasi faktor-faktor penyebab kepunahannya. Seperti mengelola koridor yang menghubungkan kantong habitat satwa.
    Sementara Penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.
    Di sumatera utara kawasan konservasi seharus nya lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, misalnya kota aceh memiliki koridor satwa pertama yang dibangun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), namanya Koridor Alam Trumon. Koridor ini menghubungkan dua blok hutan kaya akan spesies satwa, lembah Bengkung yang merupakan hutan tropis pegunungan di bagian utara dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil di bagian selatan.
    Oleh karena itu saya setuju dengan penulis (Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi) pentingnya membuat koridor satwa agar mencegah kepunahan hewan hewan di hutan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

    Reply

    ReplyDelete
  132. Nama :Dendi Rivan Gisang
    Nim :17202201
    kelas :4M5
    M.kuliah: Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya,Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dengan memperluas lahan(ekstensifikasi)terutama pada perkebunan sawit tidak lah efektif atau berdampak buruk apa lagi jika di lakukan secara besar besaran.

    Dengan memperluas lahan kita juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Termasuk ekosistem hutan, yang di dalam nya banyaknya berbagai macam satwa liar. Maka yang kita harus melakukan membangun koridor satwa, penyediaan koridor ini diperlukan perlintasan satwa atas kawasan hutan konservasi untuk menghindari perkawinan sedarah dan menjaga populasi berbagai satwa dan tumbuhan di hutan agar tidak rusak

    ReplyDelete
  133. Nama:HENDRO SEFTEVEN HUTAHAEAN
    Nim :17202204
    Jurusan:teknik mesin
    Klas :4M5
    Mata kuliah:pengendalian lingkungan industri

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut Pendapat saya,

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dengan memperluas lahan(ekstensifikasi)terutama pada perkebunan sawit tidak lah efektif atau berdampak buruk apa lagi jika di lakukan secara besar besaran.

    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya,serta merusak ekosistem hutan dan menghilangkan hak hidup masyarakat lokal.

    Sehingga dalam suatu pembangunan khususnya pembangunan perkebunan, jalan dan pertambangan perlu mempertimbangkan wilayah dan habitat satwa" karena satwa tersebut harus tetap dijaga meski diluar kawasan atau wilayah hutan.oleh karena itu,pelepasan lahan harus membangun koridor koridor bagi satwa satwa tersebut.apabila tidak dibuatnya koridor khusus untuk satwa, resikonya akan terjadi peningkatan perkawinan sedarah satwa liar yang akan akan menurunkan kualitas satwa dan menurunkan produktivitas perkawinan.disamping itu kualitas lingkungan untuk sumber air,penyerapan karbon dan penahanan bencana hidrologi juga hilang.

    ReplyDelete
  134. Nama :Indra Permadi
    Nim :15202030
    Mata Kuliah :Pengendalian Lingkungan Industri
    Judul:Koridor Satwa Sumatera Utara


    Menurut pendapat saya,
    Pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan menurut saya kurang tepat, karena berdampak terhadap ekosistem hewan, tumbuhan dan sumber air bersih. Untuk meningkatkan hasil CPO yang ada di Indonesia salah satu caranya dengan melakukan riset tumbuhan kelapa sawit supaya mendapatkan bibit pohon yang berkualitas agar setiap bauh sawit menghasilkan minyak yang banyak. Tantangan terbesar mempertahankan koridor Trumon saat ini adalah memastikan masyarakat dan perusahaan kelapa sawit tidak merambah lagi hutan yang mulai pulih sehingga terjaga segala ekosistem yang ada dalam hutan tersebut. Pemerintah harus ikut dalam menyelesaikan permasalahan koridor satwa liar dengan cara membuat peraturan perundang-undangan sehingga bisa di patuhi oleh perusahaan kelapa sawit dan masyarakat.
    Terima kasih

    ReplyDelete
  135. NAMA:LUCKY SANDY SURBAKTI
    NIM:17202277
    KELAS:4M6
    MATA KULIAH:PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    ReplyDelete
  136. NAMA:LUCKY SANDY SURBAKTI
    NIM:17202277
    KELAS:4M6
    MATA KULIAH:PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    ReplyDelete
    Replies

    1. Tanggapan saya mengenai Pembangunan Bendungan, ada tujuan yang ingin dicapai oleh pemerintah. Jika dilihat dari manfaatnya, bendungan memiliki banyak manfaat, seperti irigasi pertanian, pembangkit listrik, penyimpan air, wisata, pengendali banjir dan lain sebagainya.
      Untuk meningkatkan hasil CPO yang ada di Indonesia salah satu caranya dengan melakukan riset tumbuhan kelapa sawit supaya mendapatkan bibit pohon yang berkualitas agar setiap bauh sawit menghasilkan minyak yang banyak
      Karena Hutan merupakan suatu tempat hewan-hewan berlindung dan tempat habitatnya/tempat tinggal. Apakah kita tidak memikirkan makhluk-makhluk lainnya seperti hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan, mereka butuh tempat tinggal juga seperti kita. Maka oleh karena itu, lestarikandan budidayakan hutan-hutan agar makhluk lainnya seperti hewan-hewan tidak punah, kalau sudah punah otomatis bibit-bibitnya tidak ada lagi. Dan salah satu satwa ada yg punah maka rantai makanan di dalam hutan akan mengalami ketidakseimbangan.

      Delete
  137. Nama: Edy irlambang
    Nim: 17202063
    Kelas : 4m2
    Asalamualaikum wr.wb

    Tanggapan saya mengenai Pembangunan Bendungan, ada tujuan yang ingin dicapai oleh pemerintah. Jika dilihat dari manfaatnya, bendungan memiliki banyak manfaat, seperti irigasi pertanian, pembangkit listrik, penyimpan air, wisata, pengendali banjir dan lain sebagainya.

    Banyaknya wilayah yang belum teraliri listrik serta seringnya terjadi kekeringan menjadikan pembangunan bendungan menjadi salah satu pilihan yang dapat dipilih untuk mengatasinya. Apalagi, potensi PLTA di Indonesia yang sangat besar namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Setidaknya PLTA lebih ramah lingkungan dari PLTU yang menggunakan batu bara, selain sisa pembakaran yang tidak sempura, menggunakan PLTU berarti mendukung terus menerus pertambangan batu bara yang sangat destruktif.

    Musim kemarau yang akhir-akhir ini membuat kekeringan di sebagian daerah Indonesia pun harus segera dicari akar masalah serta jalan keluarnya. Dampak domino yang ditimbulkan dari kekeringan bukan hanya pada kebutuhan akan air bersih, namun juga kebutuhan akan pertanian yang ujungnya berimbas pada perekonomian. Memang benar bahwa kekeringan yang terjadi sekarang tidak berdiri sendiri, melainkan juga merupakan dampak, misalnya karena hilangnya daerah tangkapan air sebagai akibat dari alih fungsi lahan, illegal logging maupun legal logging, dsb. Sembari mencari akar permasalahan dan menyelesaikannya, maka harus dicari pula solusinya.

    Pembangunan bendungan di wilayah yang sering terjadi kekeringan atau belum teraliri listrik adalah salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan pemerintah (Jika memungkinkan).

    Adapun dalam prosesnya, pembangunan bendungan memerlukan kajian komperhensif yang mendalam. Sehingga meminimal dampak lingkungan (biologi, kimia & fisika, dan sosekbud).

    Dalam pembangunan bendungan akan memerlukan daratan yang luas sebagai waduk (tergantung luasannya). Permasalahan yang muncul kemudian apabila dalam perencanaannya ternyata ada tanah milik masyarakat yang masuk dalam wilayah waduk. Maka dalam proses pembebasan lahan harus dilakukan dengan benar melalui musyawarah hingga mufakat antara pihak terkait. Proses yang manusiawi!

    Selain itu, perlu dikaji pula apakah ada situs sejarah yang terancam tenggelam, vegetasi dan satwa liar yang dilindungi, dsb. Tentu saja, relokasi tidak sama.

    Maka menjadi sangat penting kajian lingkungan dalam proses pengambilan keputusan, bukan sekedar formalitas belaka. Perencanaan bendungan wajib memiliki dokumen AMDAL apabila tinggi bendungan =/> 15 m atau luas genangan =/> 200Ha atau daya tampung =/> 500.000m3 (PerMenLh no.05 th 2012). Dan dalam penyusunan dokumen lingkungan baik AMDAL maupun UKL/UPL harusnya dilaksanan dengan transparan dan mengakomodir pendapat-pendapat dari masyarakat terkait baik dari masyarakat terkena dampak maupun dari lembaga swadaya masyarakat (LSM).

    Tidak tepat pula pengambilan keputusan hanya berdasar kepada keuntungan ekonomi. Sekedar menimbang untuk rugi. Apalagi jika hanya menguntungkan sebagian pihak. Sehingga dalam pembangunan bendungan perlu memerhatikan seluruh aspek kehidupan mahkluk hidup.
    Oleh sebab itu maka saya sangat mendukung sekali apa yang di tulis Dr.ir.Hamzah Lubis.Sh.M.Si sebab dengan adanya pembangunan fishtrack dan fishaway itu dapat mengurangi dampak negatif yang akam terjadi,dengan ada nya hal ini maka semua ekosistem sungai tetap dapat lestari,dan tidak merusak ekosistem dan mahkluk hidup.
    Wasalamualaikum wr.wb

    ReplyDelete
  138. Nama : Julfreddy Saragih
    Nim : 17202142
    Kelas : 4m3

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) memilik dampak positif, namun di balik dampak ini di anggap ' biang kerok' perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal. Berarti tidak seutuh nya memiliki dampak yg baik. Perlu adanya pertimbangan, meskipun hal ini bisa mendobrak keberhasilan perkebunan, di sisi lain berdampak negatif bagi satwa-satwa yg ada di dalamnya. Pemerintah perlu mempertimbangkan hal ini, karena ini berdampak pada kelangsungan hidup, baik untuk manusia, hewan serta tumbuhan di dalam nya.

    Dengan memperluas lahan kita juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Termasuk ekosistem hutan, yang di dalam nya banyaknya berbagai macam satwa liar. Maka yang kita harus melakukan membangun koridor satwa, penyediaan koridor ini diperlukan perlintasan satwa atas kawasan hutan konservasi untuk menghindari perkawinan sedarah dan menjaga populasi berbagai satwa dan tumbuhan di hutan agar tidak rusak.


    ReplyDelete
  139. Nama : Jody butar butar
    Nim : 17 202 126
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut pendapat saya:

    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya. Walaupun tujuan dari kebijakan ini baik yakni meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tapi perlu dipertimbangkan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat. Sebelum itu, marilah kita coba berfikir lebih dalam lagi mengenai kebijakan pemerintah ini. Apa saja sebenarnya dampak-dampak yang ditimbulkan dari perluasan lahan yang sebenarnya. Keberhasilan produktifitas perkebunan di Indonesia tidaklah mampu menutupi banyaknya kerugian yang ditimbulkan olehnya.

    Memperluas lahan juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Terkhususnya ekosistem hutan, dimana banyak bahkan hampir seluruhnya perluasan lahan itu mengambil sebagian wilayah hutan-hutan yang ada di Indonesia. Di hutan banyak sekali terdapat berbagai macam satwa-satwa liar bahkan terdapat satwa yang dilindungi.sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, misalnya kota aceh memiliki koridor satwa pertama yang dibangun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), namanya Koridor Alam Trumon. Koridor ini menghubungkan dua blok hutan kaya akan spesies satwa, lembah Bengkung yang merupakan hutan tropis pegunungan di bagian utara dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil di bagian selatan.

    ReplyDelete
  140. NAMA : FILIPPUS RIANTONIUS
    NIM : 18202154
    KELAS : 4M6
    MATA KULIAH : PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    Pendapat saya mengenai KORIDOR SATWA SUMATRA UTARA.
    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya. Walaupun tujuan dari kebijakan ini baik yakni meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tapi perlu dipertimbangkan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat.Berdasarkan gap analisys keterwakilan ekologis kawasan konservasi di Indonesia tahun 2013, diperkirakan sekitar 80% keanekaragaman hayati yang bernilai penting berada di luar kawasan konservasi. Oleh karena berbagai upaya telah diusahakan oleh berbagai pihak untuk menjaga keutuhan keanekaragaman hayati di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah, khususnya KLHK, yaitu pengelolaan koridor hidupan liar.

    ReplyDelete
  141. Nama:valenrio tarigan
    nim:17202274
    kls:4M6
    m.k:pengendalian lingkungan industri

    Menurut pendapat saya:
    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.
    Sebagai negara Tropis dengan luas hutan terbesar ke tiga di dunia, hutan tropis Indonesia mempunyai fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintah Indonesia. Laju Deforestasi (kegiatan penebangan hutan)yang masih terjadi membuat upaya pelestarian hutan di Indonesia menjadi semakin penting. Pada dasarnya, kepunahan satwa liar dapat dicegah dengan memulihkan kembali habitat dan populasi satwa yang terancam tersebut ketingkat sehat melalui tindakan secara simultan dapat mengatasi faktor-faktor penyebab kepunahannya. Seperti mengelola koridor yang menghubungkan kantong habitat satwa.
    Sementara Penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.
    Di sumatera utara kawasan konservasi seharus nya lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, misalnya kota aceh memiliki koridor satwa pertama yang dibangun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), namanya Koridor Alam Trumon. Koridor ini menghubungkan dua blok hutan kaya akan spesies satwa, lembah Bengkung yang merupakan hutan tropis pegunungan di bagian utara dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil di bagian selatan.
    Oleh karena itu saya setuju dengan penulis (Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi) pentingnya membuat koridor satwa agar mencegah kepunahan hewan hewan di hutan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

    ReplyDelete































































































































































































































































  142. Nama : SEI FERU GULTOM
    Nim : 17 202 121
    Jurusan : Teknik Mesin
    Pengendalian lingkungan industri


    pendapat saya
    bagus nya HCV itu benar² harus di perluas lagi karena perusahaan sawit hanya memberi 50m²:300m²perblock jarak perluasan dari HGU soalnya koridor satwa yg diberikan perusahaan tidak sebanding dengan hutan yg digundulkan.
    Tantangan terbesar mempertahankan koridor Trumon saat ini adalah memastikan masyarakat tidak merambah lagi hutan yang mulai pulih. Koridor Trumon berbatasan dengan kebun masyarakat. Sering kali keberadaan satwa-satwa seperti monyet, kedih dan babi hutan dianggap sebagai hama.

    Masyarakat harus disadarkan bahwa koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan Leuser, tapi juga mereka dapat manfaatkan jasa lingkungannya. Dengan begitu, pemulihan hutan Leuser yang telah terfragmentasi dapat dilakukan.






    ReplyDelete
  143. Nama : Fajar Noer Rambe
    NIM : 17202054
    Kelas : 4M2
    Mata Kuliah : Pengendalian Limbah Industri

    Satwa adalah salah satu unsur biotik yang sangat penting dalam ekosistem. Satwa memiliki peran penting agar tumbuhan akan berimbang dengan satwa. Saat ini pembangunan sangat giat dilakukan untuk menggenjot kemajuan teknologi. Pembangun yang tidak mementing keberadaan satwa akan membuat satwa akan kehilangan tempat tinggal. Untuk itu setiap pembangunan harus membuat koridor untuk satwa bias hidup.

    Seperti halnya untuk hutan lindung harus diberi koridor satwa. Penyedian koridor satwa sangat diperlukan untuk tempat perlintasan satwa antar kawasan konservasi atau hutan lindung dengan hutan produksi. Itu bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah yang menurunkan mutu satwa. Jika koridor satwa tidak ada atau rusak maka koneksi antar kawasan akan terputus. Untuk itu koridor satwa sangat penting bagi keberlangsungan satwa endemic di daerah tersebut.

    ReplyDelete
  144. Nama :Bagas pangestu
    Nim :17202119
    Kelas :4M3



    Pendapat saya

    Tujuan pemenrintah untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan untuk perkebunan sawit sudah bagus, apalagi untuk bersaing untuk menjadi penghasil CPO dunia. Akan tetapi, dibalik tujuan pemerintah yang bagus ini malah membuat hutan menjadi rusak. Apalagi sampai mengganggu kesejahteraan hewan. Seharusnya dibalik rasa ingin bersaing di pasar CPO dunia, pemerintah seharusnya memikirkan bagaimana dampak dari pembangunan atau perluasan lahan hutan bagi kehidupan hewan disekitaran hutan.
    Untuk mengurangi Dampak tersebut Benar apa yang disampaikan Penulis, yaitu dengan cara Menciptakan Koridor Satwa sehingga keberlangsungan Penyebaran, kekayaan genetika, dan menghindari perkawinan sedarah terus terjaga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama : Jeffrey Pebryan Anderson
      NIM : 18202143
      Mata Kuliah : PLI
      EXTENTION
      Jurusan Teknik Mesin

      Pendapat saya.
      Maka dari itu dalam pembebasan lahan atau perluasan lahan, tidak hanya semata mata hanya untuk persaingan akan penghasilan akan tetapi kesejahteraan masyarakat dan satwa juga kita harus perhitungkan, maka dari itu pemerintah juga harus memikirkanya bahwa dampak besar dari pembangunan industri juga buruk bagi satwa yang tidak memiliki tempat untuk berkembang biak, seperi kata komentar teman diatas bahwa kita harus menjaga kelestarian satwa juga.

      Delete
  145. Nama :irwan prasetya simanullang
    Nim : 17202105
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Di balik upaya pemerintah untuk meningkatkan ptoduktivitas perkebunan dengan memperluas lahan termasuk untuk perkebunan kelapa sawit. Pelepasan lahan yg di lakukan pemerintah menyebabkan satwa-satwa yg ada di dalam hutan kehilangan tempat tinggal nya.

    Hutan merupakan suatu tempat hewan-hewan berlindung dan tempat habitatnya/tempat tinggal. Apakah kita tidak memikirkan makhluk-makhluk lainnya seperti hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan, mereka butuh tempat tinggal juga seperti kita. Maka oleh karena itu, lestarikandan budidayakan hutan-hutan agar makhluk lainnya seperti hewan-hewan tidak punah, kalau sudah punah otomatis bibit-bibitnya tidak ada lagi. Dan salah satu satwa ada yg punah maka rantai makanan di dalam hutan akan mengalami ketidakseimbangan.
    Oleh karena pemerintah harus menerpakan koridor satwa agar satwa dapat terselamat kan.
    Saya setuju dengan tulisan Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi dengan pokok bahasan " Koridor Satwa Sumatera Utara" yg mana mengajak kita untuk menjaga lingkungan dan tidak hanya melakukan pembangunan kesejahteraan manusia saja tapi harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dapat terjaga dengan baik dan menjaga satwa-satwa agar tidak terjadi kepunahan.

    ReplyDelete
  146. Nama : Alexander Silalahi
    Nim : 15 202 133
    M.Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri
    Menurut Pendapat Saya :
    Perkembangan pertumbuhan kelapa sawit di indonesia telah merusak ekosistem satwa yang berada di indonesia terutama di sumatera, karena untuk meningkatkan produktifitas kelapa sawit, maka perlu pembukaan lahan kelapa sawit secara besar-besaran akan tetapi lahan yang digunakan yaitu berasal dari hutan, yang berakibat pada kerusakan ekosistem hewan yang berada di hutan sehingga banyak hewan yang terpisah dari jenisnya.
    Akibat perluasan lahan kelapa sawit tanpa mempertimbangkan jelajah dan koridor satwa seperti harimau,gajah,orang hutan dan lain-lain. Yang berakibat perkawinan sedarah antar hewan dan menurunkan mutu satwa tersebut. Langkah itu menjaga populasi hewan dan menjaga konflik antara manusia dan hewan yang sering terjadi..
    Koridor Aceh-sumatera utara yang menghubungkan TN Gunung Leuser dengan Tahura bukit barisan sebagai koridor satwa yang lengkap, yang dalam artian hewan seperti gajah,badak,harimau,orang utan, dan burung bisa hidup dalam ekosistem yang sama dan merupakan satu-satunya koridor yang berada di dunia, akan tetapi bila tidak di jaga maka akan mengakibatkan kerusakan ekosistem yang berakibat pada perkawinan sedarah yang menurunkan mutu hewan tersebut maupun konflik antara manusia dan hewan.
    Maka koridor satwa perlu di jaga dan dan di perluas lagi, supaya hewan-hewan tersebut bisa lebih leluasa menjelah lebih jauh lagi yang memang hakikat nya hewan tersebut penjelajah,dan bisa menghindari konflik yang berkepanjangan dengan manusia.

    ReplyDelete
  147. Nama :Rian Fitriansyah
    Nim :17202117
    Kelas:4M3


    Menurut saya,

    Banyak hutan yg dimanfaatkan sebagai laham perkebunan guna meningkatkan hasil produksi sawit (CPO) Indonesia.Agar mampu bersaing dengan negara Malaysia karna wilayah indonesia lebih luas.
    Akibatnya banyak hutan yg di konsesi yg mengurangi dan membelah ekosistem hewan.
    Seperti halnya untuk hutan lindung harus diberi koridor satwa. Penyedian koridor satwa sangat diperlukan untuk tempat perlintasan satwa antar kawasan konservasi atau hutan lindung dengan hutan produksi. Itu bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah yang menurunkan mutu satwa. Jika koridor satwa tidak ada atau rusak maka koneksi antar kawasan akan terputus. Untuk itu koridor satwa sangat penting bagi keberlangsungan satwa endemic di daerah tersebut.

    ReplyDelete
  148. Nama : FON SAHAT GEA
    Nim : 15202134
    Mata Kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut Pendapat Saya,
    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya.
    Memperluas lahan juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Terkhususnya ekosistem hutan, dimana banyak bahkan hampir seluruhnya perluasan lahan itu mengambil sebagian wilayah hutan-hutan yang ada di Indonesia. Di hutan banyak sekali terdapat berbagai macam satwa-satwa liar bahkan terdapat satwa yang dilindungi.sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya.

    ReplyDelete
  149. NAMA : NANDA TARIGAN
    NIM : 17202092
    JURUSAN : TEKNIK MESIN
    KELAS : 4M2
    MATA KULIAH PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    Sebaiknya ekspansi perkebunan kelapa sawit tidak melibatkan koridor,hutan lindung,suakamarga satwa. Suatu daerah.
    Karena ini akan memberikan dampak negatif apabila koridor satwa itu terlealisai. Sebagai contoh perluasan lahan di daerah Kalimantan itu memberikan dampak buruk bagi orang hutan (menurut LSM). menurut LSM,satwa yang di lindungi terancam punah karena dampak ekspansi dari perkebunan kelapa sawit.hal ini harus di perhitungkan bagi pemerintah agar tidak memberikan izin kepada pihak perusahaan untuk perluasan area perkebunan yang mendekati koridor satwa.sebaiknya untuk menambah kapasitas ekspor CPO (Crude Palm Oil) itu tidak mengekspansi lahan perkebunan di atas hutan lindung atau koridor satwa.

    ReplyDelete
  150. NAMA : CHEVIN LEONARDO HUTAGALUNG
    NIM : 17202062
    JURUSAN : TEKNIK MESIN
    MATA KULIAH PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI

    Menurut pendapat saya:
    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.
    Sebagai negara Tropis dengan luas hutan terbesar ke tiga di dunia, hutan tropis Indonesia mempunyai fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintah Indonesia. Laju Deforestasi (kegiatan penebangan hutan)yang masih terjadi membuat upaya pelestarian hutan di Indonesia menjadi semakin penting. Pada dasarnya, kepunahan satwa liar dapat dicegah dengan memulihkan kembali habitat dan populasi satwa yang terancam tersebut ketingkat sehat melalui tindakan secara simultan dapat mengatasi faktor-faktor penyebab kepunahannya. Seperti mengelola koridor yang menghubungkan kantong habitat satwa.

    ReplyDelete
  151. Nama: Boyke Sahputra sitorus
    Nim:17202245
    Kelas:4M5


    Salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) memilik dampak positif, namun di balik dampak ini di anggap ' biang kerok' perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal. Berarti tidak seutuh nya memiliki dampak yg baik. Perlu adanya pertimbangan, meskipun hal ini bisa mendobrak keberhasilan perkebunan, di sisi lain berdampak negatif bagi satwa-satwa yg ada di dalamnya. Pemerintah perlu mempertimbangkan hal ini, karena ini berdampak pada kelangsungan hidup, baik untuk manusia, hewan serta tumbuhan di dalam nya.

    Dengan memperluas lahan kita juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Termasuk ekosistem hutan, yang di dalam nya banyaknya berbagai macam satwa liar. Maka yang kita harus melakukan membangun koridor satwa, penyediaan koridor ini diperlukan perlintasan satwa atas kawasan hutan konservasi untuk menghindari perkawinan sedarah dan menjaga populasi berbagai satwa dan tumbuhan di hutan agar tidak rusak.



    Reply

    ReplyDelete
  152. Nama : SAMUEL PURBA
    Nim : 17202138
    Mata Kuliah :Pengendalian Lingkungan Industri
    Judul : Koridor Satwa Sumatera Utara
    Menurut Saya :
    Kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan Produktifitas Perkebunan, Dengan melakukan Perluasan Lahan Perkebunan Sawit, Merupakan langkah positif terhadap peningkatan produksi CPO Indonesia dan akan menaikkan citra Indonesia dalam negara Penghasil CPO, Namun untuk keberhasilan tersebut langkah Ektensifikasi akan berdampak pada terjadinya perusakan hutan yg akan memberikan akibat langsung bagi satwa hutan.Untuk mengurangi Dampak tersebut Benar apa yang disampaikan Penulis, yaitu dengan cara Menciptakan Koridor Satwa sehingga keberlangsungan Penyebaran, kekayaan genetika, dan menghindari perkawinan sedarah terus terjaga.Namun untuk meningkatkan produksi CPO banyak hal yang dapat dilakukan seperti pemaksimalan produksi yang bukan hanya pada perusahaan negeri/swasta, melainkan pada lahan masyarakat juga,yg tanpa merusak lingkungan.
    Sekian Dan Terima kasih.

    ReplyDelete
  153. NAMA: FRANSISKO SIHOMBING
    NIM : 15202141
    KELAS : 6M7
    M.KULIAH : Pengendalian Limbah Industri

    Menurut pendapat saya :
    pemerintah harus meningkatkan koridor satwa sumatra utara, karena merupakan suatu kebijakan yang sangat bermanfaat. Dan harus melakukan kebijakan di negeri kita ini sendiri Cara memperluas lahan demi untuk meningkatkan satwa sumatera utara harus lebih baik lagi, karena perkebunan yg membatasi ruang lingkupnya tidak lagi habitatnya. Dan otomatis satwa yang berada didalamnya mengalami penurunan kualitas satwa akan semakin perkawinan sedarah bagi satwa memikirkan peluasan lahan dan hutan harus dijaga agar lingkungan kita harus terjaga. Contoh longsor, banjir bandang dan lainnya akan sangat baik klo hutan kita terjaga maka koridor satwa sumatera utara pemerintah harus benar-benar paham dan optimis mengontrol koridor dan harus bisa menambahkan kebijakan harus bisa menyatukan satu sama lain agar kita di sumatera utara ini lebih baik dan kualitas kita semakin lebih baik dan lebih baik lagi,kita untuk menjaga lingkungan dan tidak hanya melakukan pembangunan kesejahteraan manusia saja tapi harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dapat terjaga dengan baik dan menjaga satwa-satwa agar tidak terjadi kepunahan.kita untuk menjaga lingkungan dan tidak hanya melakukan pembangunan kesejahteraan manusia saja tapi harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dapat terjaga dengan baik dan menjaga satwa-satwa agar tidak terjadi kepunahan.

    ReplyDelete
  154. Nama :ROLAND JOSUA SITANGGANG
    Nim :15202161
    MK :Pengendalian Lingkungan Industri

    Menurut saya:
    Pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memperluas lahan menurut saya kurang tepat, karena berdampak terhadapa ekosistem hewan, tumbuhan dan sumber air bersih. Untuk meningkatkan hasil CPO yang ada di Indonesia salahsatu caranya dengan melakukan riset tumbuhan kelapa sawit supaya mendapatkan bibit pohon yang berkualitas agar setiap bauh sawit menghasilkan minyak yang banyak. Tantangan terbesar mempertahankan koridor Trumon saat ini adalah memastikan masyarakat dan perusahaan kelapa sawit tidak merambah lagi hutan yang mulai pulih sehingga terjaga segala ekosistem yang ada dalam hutan tersebut.

    ReplyDelete
  155. Nama : Ridwan Hinsa S. Hutajulu
    Kelas : 4M3
    NIM : 17202106
    Menurut Saya

    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya. Walaupun tujuan dari kebijakan ini baik yakni meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tapi perlu dipertimbangkan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat. Sebelum itu, marilah kita coba berfikir lebih dalam lagi mengenai kebijakan pemerintah ini. Apa saja sebenarnya dampak-dampak yang ditimbulkan dari perluasan lahan yang sebenarnya. Keberhasilan produktifitas perkebunan di Indonesia tidaklah mampu menutupi banyaknya kerugian yang ditimbulkan olehnya.
    Memperluas lahan juga harus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Terkhususnya ekosistem hutan, dimana banyak bahkan hampir seluruhnya perluasan lahan itu mengambil sebagian wilayah hutan-hutan yang ada di Indonesia. Di hutan banyak sekali terdapat berbagai macam satwa-satwa liar bahkan terdapat satwa yang dilindungi.sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, misalnya kota aceh memiliki koridor satwa pertama yang dibangun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), namanya Koridor Alam Trumon. Koridor ini menghubungkan dua blok hutan kaya akan spesies satwa, lembah Bengkung yang merupakan hutan tropis pegunungan di bagian utara dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil di bagian selatan.

    ReplyDelete
  156. Nama : Ali Affan Nasution
    Kelas : 6M7
    Nim : 15202148

    Menurut pendapat saya dari yang sering terjadi khusunya di daerah sumatera iniadalah kegiatan membuka lahan ataupun melakukan pelebran lahan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan , hal tersebut dilakukan tampa memikirkan dampak yang terjadi dari pembebasan lahan yang mana dampak yang ditimbulkan adalah banyak hewan hewan yang terkena dampaknya , dimna tempat tinggal mereka bisa terkena karena adanya pembebasan lahan tersebut . Mungkin dengan adanya kajian seperti kepada perusahaan yang ingin melakukan pembebasan lahan dapat memikirkan koridor satwa yang berada disekitar juga , guna untukmenjaga populasi satwa yang semakin berkurang oleh adanya pembebasan lahan.

    ReplyDelete
  157. NAMA :FAJAR BUDI SETYAWAN
    NIM :15202135
    MATA KULIAH : PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUTRI

    Assalamualaikum wr.wb , Menurut saya tentang judul diatas yang bapak tulis sangat lah baik dan bisa menambah pemahaman saya mengenai Koridor satwa sumatera utara.
    Menjaga dan melindungi satwa berarti pula kita ikut berperan untuk keutuhan sang Ilahi untuk saling harmonis satu dengan yang lainnya. Bukankah indahnya suara satwa di rimba raya menjadi penanda indah kepada kita semua untuk selalu bahagia bersama tanpa mendera dan tanpa membeda, tanpa mendominasi dan jangan lupa diri karena kita semua adalah ciptaan Ilahi untuk saling menghargai bukan membasmi tanpa henti.
    Berharap pula, semoga ada langkah strategis untuk penyadartahuan dari semua pihak untuk bersama-sama mengkampanyekan perlunya peran dan perlindungan terhadap satwa dilindungi oleh semua pihak pula tanpa terkecuali.
    Dengan demikian pula semoga ada kesadaran dari semua untuk peduli terhadap satwa agar tak lagi menyengsarakan satwa/hewan, tidak lagi menyiksa hewan dan membunuh terutama satwa yang dilindungi. Termasuk yang paling penting adalah penegakan dan penerapan hukum tegas kepada pelaku perusakan hutan atau pun satwa sebagai efek jera.

    ReplyDelete
  158. Nama : Chandro Dicky Laoli
    Nim : 18202097
    Kelas : 4M6
    M.kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Dilakukannya upaya perlindungan sekaligus penyelamatan ataupun pelestarian flora dan fauna merupakan sebagai bentuk dari pedulinya segelintir banyaknya orang dan pemerintah kita terhadap flora dan fauna.untuk di indonesia sendiri telah banyak sekali upaya yg dilakukan oleh pemerintah dan berbagai kalangan orang dalam menangani koridor-koridor satwa ataupun hidupan liar ,dimana koridor tersebut sangat diperlukan dalam upaya perlindungan dan pengawetan satwa liar diluar kawasan konservasi.

    Menurut saya dengan ada nya koridor Satwa Sumatera Utara sangatlah bagus karna bertujuan untuk melindungi alam terkhusus untuk Flora dan Fauna .Melestarikan flora dan fauna merupakan tugas manusia secara umum, semua golongan dan semua kalangan. Maka dengan adanya koridor satwa Sumatra Utara akan lebih menjaga , melestarikan, melindungi Flora dan Fauna agar tidak terjadi kepunahan.

    ReplyDelete
  159. Nama : Rizky Hakiki Simanjuntak
    Nim : 17202131
    Kls:4M3
    Jurusan : Teknik Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri

    Assalamualaikum Wr. Wb

    Menurut saya :

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) memilik dampak positif, namun di balik dampak ini di anggap ' biang kerok' perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal. Berarti tidak seutuh nya memiliki dampak yg baik. Perlu adanya pertimbangan, meskipun hal ini bisa mendobrak keberhasilan perkebunan, di sisi lain berdampak negatif bagi satwa-satwa yg ada di dalamnya. Pemerintah perlu mempertimbangkan hal ini, karena ini berdampak pada kelangsungan hidup, baik untuk manusia, hewan serta tumbuhan di dalam nya.

    Jangan hanya mementingkan keuntungannya saja, karena dengan adanya perluasan lahan ini, menyebabkan satwa-satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan hal ini, untuk apa bila berhasil di suatu sisi, namun memiliki masalah yg serius di sisi yg lain. Satwa merasa terpenjara di perkebunan, bila melintasi yg bukan habitnya, satwa tidak berani, bahkan ada manusia yg siap membunuh satwa itu..

    ReplyDelete
  160. Nama: Ardiansyah siregar
    Nim : 17202145
    Kelas :4M3
    Jurusan: teknik mesin
    M.k. pengendalian lingkungan industri

    Assalamualaikum wr.wb

    Sebagai negara Tropis dengan luas hutan terbesar ke tiga di dunia, hutan tropis Indonesia mempunyai fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintah Indonesia. Laju Deforestasi (kegiatan penebangan hutan)yang masih terjadi membuat upaya pelestarian hutan di Indonesia menjadi semakin penting. Pada dasarnya, kepunahan satwa liar dapat dicegah dengan memulihkan kembali habitat dan populasi satwa yang terancam tersebut ketingkat sehat melalui tindakan secara simultan dapat mengatasi faktor-faktor penyebab kepunahannya. Seperti mengelola koridor yang menghubungkan kantong habitat satwa.
    Sementara Penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.
    Di sumatera utara kawasan konservasi seharus nya lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, misalnya kota aceh memiliki koridor satwa pertama yang dibangun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), namanya Koridor Alam Trumon. Koridor ini menghubungkan dua blok hutan kaya akan spesies satwa, lembah Bengkung yang merupakan hutan tropis pegunungan di bagian utara dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil di bagian selatan.
    Oleh karena itu saya setuju dengan penulis (Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi) pentingnya membuat koridor satwa agar mencegah kepunahan hewan hewan di hutan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

    ReplyDelete
  161. Nama : GADING STEVANUS BARUS
    Nim : 17202090
    Mata Kuliah :Pengendalian Lingkungan Industri
    Judul : Koridor Satwa Sumatera Utara
    Menurut Saya :
    Kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan Produktifitas Perkebunan, Dengan melakukan Perluasan Lahan Perkebunan Sawit, Merupakan langkah positif terhadap peningkatan produksi CPO Indonesia dan akan menaikkan citra Indonesia dalam negara Penghasil CPO, Namun untuk keberhasilan tersebut langkah Ektensifikasi akan berdampak pada terjadinya perusakan hutan yg akan memberikan akibat langsung bagi satwa hutan.Untuk mengurangi Dampak tersebut Benar apa yang disampaikan Penulis, yaitu dengan cara Menciptakan Koridor Satwa sehingga keberlangsungan Penyebaran, kekayaan genetika, dan menghindari perkawinan sedarah terus terjaga.Namun untuk meningkatkan produksi CPO banyak hal yang dapat dilakukan seperti pemaksimalan produksi yang bukan hanya pada perusahaan negeri/swasta, melainkan pada lahan masyarakat juga,yg tanpa merusak lingkungan.
    Sekian Dan Terima kasih.

    Reply

    ReplyDelete
  162. Nama:Afrinaldi
    Nim:17202211
    Jurusan:Teknik Mesin
    Kls:4M5
    Salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) memilik dampak positif, namun di balik dampak ini di anggap ' biang kerok' perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal. Berarti tidak seutuh nya memiliki dampak yg baik. Perlu adanya pertimbangan, meskipun hal ini bisa mendobrak keberhasilan perkebunan, di sisi lain berdampak negatif bagi satwa-satwa yg ada di dalamnya. Pemerintah perlu mempertimbangkan hal ini, karena ini berdampak pada kelangsungan hidup, baik untuk manusia, hewan serta tumbuhan di dalam nya.

    Jangan hanya mementingkan keuntungannya saja, karena dengan adanya perluasan lahan ini, menyebabkan satwa-satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan hal ini, untuk apa bila berhasil di suatu sisi, namun memiliki masalah yg serius di sisi yg lain. Satwa merasa terpenjara di perkebunan, bila melintasi yg bukan habitnya, satwa tidak berani, bahkan ada manusia yg siap membunuh satwa itu.

    ReplyDelete
  163. Nama : Kanisius sinurat
    Nim : 17202140
    Kelas: 4M3
    jurusan: Teknik Mesin

    Meburut saya :
    Langkah pemerintah dalam pembebasan lahan memang sangat bagus dalam memperbanyak produktifitas hasil bumi di Indonesia. Akan tetapi menurut konsep lingkungan hidup sudah seharusnya dan sewajar nya pemerintah juga memperhatikan satwa-satwa yang ada dilam hutan tersebut, akibat perluasan lahan yang besar-besaran satwa-satwa yang biasa nyaman hidup di dalam hutan kini terancam kenyamanan dan keberadaan nya.
    Maka dari itu, Koridor satwa di perlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Peran Pemerintah sangat penting demi terjaganya keseimbangan di bumi ini.

    Tidak hanya mementingkan kebutuhan manusia saja, tetapi kita sebagai manusia yang di beru Tuhan Akal dan Pikiran harus memperhatikan keseimbangan makluk hidup di Bumi ini.

    Terkhusus Pada tulisan di atas mengenai Koridor satwa Sumatera Utara, harapannya kedepannya tidak hanya perluasan lahan yang dilakukan tetapi koridor satwa juga semestinya di perluas demi terjaga nya keseimbangan alam seemsta.

    ReplyDelete
  164. Nama:adi putra sibarani
    Nim:17202146
    Jurusan:Teknik Mesin
    Kls:4M3

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) memilik dampak positif, namun di balik dampak ini di anggap ' biang kerok' perusak hutan dan penghilangan hak hidup masyarakat lokal. Berarti tidak seutuh nya memiliki dampak yg baik. Perlu adanya pertimbangan, meskipun hal ini bisa mendobrak keberhasilan perkebunan, di sisi lain berdampak negatif bagi satwa-satwa yg ada di dalamnya. Pemerintah perlu mempertimbangkan hal ini, karena ini berdampak pada kelangsungan hidup, baik untuk manusia, hewan serta tumbuhan di dalam nya.

    Jangan hanya mementingkan keuntungannya saja, karena dengan adanya perluasan lahan ini, menyebabkan satwa-satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan hal ini, untuk apa bila berhasil di suatu sisi, namun memiliki masalah yg serius di sisi yg lain. Satwa merasa terpenjara di perkebunan, bila melintasi yg bukan habitnya, satwa tidak berani, bahkan ada manusia yg siap membunuh satwa itu.

    ReplyDelete
  165. Nama : Aldi Efri Ardiansyah Rambe
    Nim : 15 202 126
    MK : Pengendali Lingkungan Industri

    Pendapat saya:

    Akibat adanya konsesi hutan sebagai lahan perkebunan dan pembangunan sering kali mengganggu, memanfaatkan ekosistem atau koridor satwa. Koridor satwa ini sangat penting karena dapat mencegah perkawinan sejenis, kelangkaan dan ketersediaan sumber makanan satwa. Di Sumatera Utara terdapat beberapa koridor satwa diantaranya kawasan leuser dan bukit barisan. Koridor ini sangat penting sebagai jalur bagi satwa liar seperti gajah dan harimau untuk berimigrasi mengikuti lintasan penjelajahan antar kawasan.

    Diharapkan pemerintah atau masyarakat terus menyediakan bahkan menambahi koridor satwa guna melestarikan satwa, agar satwa bisa berimigrasi dan berkembang biak.
    Disamping itu kita (masyarakat) harus didasarkan bahwa Koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan tetapi kita juga dapat memanfaatkan jasa lingkungan.
    Sekian dan trimakasih..

    ReplyDelete
  166. Nama : Immanuel Tarigan
    Nim : 15 202 138

    Menurut pendapat Saya:

    Jika koridor tidak ada, atau rusak maka koneksi antar kawasan konservasi terputus. Resikonya akan terjadi peningkatan perkawinan sedarah satwa liar yang akan akan menurunkan kualitas satwa dan menurunkan produktivitas perkawinan. Disamping itu, kualitas lingkungan untuk sumber air, penyerapan karbon dan penahanan bencana hidrologi juga hilang.
    Pada sisi lain, kerusakan hutan konservasi terus berlangsung. Misalnya, di koridor rimba, satu dari lima koridor eskosistem di Sumatera, kawasan hutan yang masih tertinggal tersisa 54,7 persen. Padahal koridor ini menjadi jalur bagi satwa liar seperti harimau dan gajah dan untuk bermigrasi mengikuti lintasan penjelajahan antar kawasan konservasi.

    ReplyDelete
  167. Nama:Donni silaban
    Nim:17202110
    Jurusan:Teknik Mesin
    Mata Kuliah:Pengendalian Lingkungan Industri

    Pendapat saya:

    Perluasan lahan perkebunan yang dilakukan pemerintah berdampak buruk bagi satwa-satwa yang hidup didaerah tersebut,karena akibat dari perluasan lahan tersebut hewan-hewan akan merasa terganggu dan kelangsungan kehidupan mereka sangat terancam.

    Memang perluasan lahan sangat perlu bagi Indonesia agar menjadi lebih sejahtera,tapi seharusnya dalam melakukan perluasan lahan,baik itu lahan perkebunan,pembangunan jalan dan sebagainya,pemerintah harus mempertimbangkan dampak yang akan terjadi pada lingkungan sekitar.

    Hal yang harus dilakukan pemerintah untuk menanggulangi dampak perluasan lahan bagi satwa adalah membuat/membangun koridor bagi satwa,agar satwa masih dapat berhubungan dengan hewan di daerah lain.

    Tulisan yang dibuat oleh Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH,MSi tentang koridor satwa sumatera utara ini sangat bagus dan saya setuju dengan tulisan,karena ini memberitahu agar sebelum kita melakukan suatu kita harus memikirkan dampak yg akan terjadi dan harus mencari jalan keluar dari masalah tersebut.

    Pemerintah juga harus membuat koridor di sumatera utara ini agar hewan-hewan di sumatera utara ini dapat saling berhubungan

    ReplyDelete
  168. Nama : Keny Repeu Hutasoit
    NIM : 17202120
    Kelas : 4M3
    Mata Kuliah : Pengendalian Limbah Industri

    Satwa adalah salah satu unsur biotik yang sangat penting dalam ekosistem. Satwa memiliki peran penting agar tumbuhan akan berimbang dengan satwa. Saat ini pembangunan sangat giat dilakukan untuk menggenjot kemajuan teknologi. Pembangun yang tidak mementing keberadaan satwa akan membuat satwa akan kehilangan tempat tinggal. Untuk itu setiap pembangunan harus membuat koridor untuk satwa bias hidup.

    Seperti halnya untuk hutan lindung harus diberi koridor satwa. Penyedian koridor satwa sangat diperlukan untuk tempat perlintasan satwa antar kawasan konservasi atau hutan lindung dengan hutan produksi. Itu bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah yang menurunkan mutu satwa. Jika koridor satwa tidak ada atau rusak maka koneksi antar kawasan akan terputus. Untuk itu koridor satwa sangat penting bagi keberlangsungan satwa endemic di daerah tersebut.

    ReplyDelete
  169. Nama :Candra.Z.sibarani
    nim :17202013
    kelas : 4M1

    menurut saya,

    Pembangunan, khususnya pembangunan jalan, pertambangan dan perkebunan selama ini tidak mempertimbangkan jelajah dan koridor satwa seperti gajah dan harimau. Pembangunan ke depan, harus mempertimbangkan. Prinsip pembebasan lahan bahwa “satwa harus dijaga meski di luar kawasan hutan ". Oleh karena itu, pelepasan lahan harus memberikan koridor bagi satwa.
    Harapan dan keniscayaan ini, mulai bergayut. Harapan ini mengemuka pada Pertemuan Ke-2 Perwakilan Pemerintah dari Negara-negara di Asia Pemilik Populasi Gajah Asia (AsERSM), di Jakarta (18/4/2017) lalu. Bambang Hendroyono, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), mengatakan home range satwa itu akan dikelola di kawasan ekosistem esensial. Area itu berada di luar kawasan hutan, tetapi jadi pendukung kehidupan satwa termasuk sebagai area jelajah.
    Penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi atau lindung ataupun hutan produksi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.

    ReplyDelete
  170. Nama:Rido V Sinaga
    Nim:17202122
    Kelas:4M3

    Menurut saya
    Keuntungan utama adanya kawasan yang berfungsi koridor satwa liar adalah membantu restorasi dan proteksi keanekaragaman hayati, serta pertukaran bahan genetik di antara habitat utama," jika kita ingin memperperluas Lahan satwa boleh boleh saja tetapi hatus sesuai dengan peraturan pemerintah.
    jangan sampai akibat memperluas koridor satwa dapat merusak lingkungan hidup

    ReplyDelete
  171. Nama : ARDIANTONI SARAGIH
    Nim : 17 202 124
    M.kuliah : Pengendalian lingkungan industri

    Menurut pendapat saya meningkatkan produktifitas CPO yg merusak ekosistem alam termasuk koridor hewan membuat sejumlah hewan terpecah bela dari kawanan nya merupakan tindakan yg salah yg dilakukan. Hal ini mengakibatkan keberlangsungan hidup hewan dengan sesama jenis nya jadi terganggu nanti nya dan berdampak keberlangsungan hidup hewan dan keturunan jenis mereka akan berkurang dan berdampak punah.
    Harapan saya kedepannya pemerintah lebih baik lagi dalam menjaga kelestarihan lingkungan, alangkah baiknya pemerintah tidak merusak koridor satwa liar meski ingin memperbanyak produktifitad CPO.
    Menjaga keseimbangan alam adalah hal yg utama untuk keberlangsungan makluk hidup seluruhnya.

    ReplyDelete
  172. NAMA : SADAYA BUDI ZEGA
    NIM : 15 202 150
    JURUSAN : TEKNIK MESIN

    Menurut pendapat saya,
    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercwerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya serta manusianya yang siap mengintai untuk menghabisi hidupnya. Pernahkan anda bayangkan, akibat perkebunan yang membelah hutan, maka kita (manusia) telah membajak wilayah perjalanan binatang.
    Monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya yang berada di satu kawasan hutan terpisah dengan monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya du hutan seberang kebun. Padahal mereka masih bersaudara. Seekor monyet telah terpisah dengan ibunya, untuk selama-lamanya, karena ulah manusia, untuk sebuah perkebunan. Bayanagkan, bila ini terjadi pada anda sendiri.

    ReplyDelete
  173. Nama:Alfredo Saputra Saragih
    Nim :16202179
    Jurusan:Teknik Mesin
    M.kuliah:pengendalian lingkungan industri

    Meburut saya :
    Langkah pemerintah dalam pembebasan lahan memang sangat bagus dalam memperbanyak produktifitas hasil bumi di Indonesia. Akan tetapi menurut konsep lingkungan hidup sudah seharusnya dan sewajar nya pemerintah juga memperhatikan satwa-satwa yang ada dilam hutan tersebut, akibat perluasan lahan yang besar-besaran satwa-satwa yang biasa nyaman hidup di dalam hutan kini terancam kenyamanan dan keberadaan nya.
    Maka dari itu, Koridor satwa di perlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Peran Pemerintah sangat penting demi terjaganya keseimbangan di bumi ini.

    Tidak hanya mementingkan kebutuhan manusia saja, tetapi kita sebagai manusia yang di beru Tuhan Akal dan Pikiran harus memperhatikan keseimbangan makluk hidup di Bumi ini.



    ReplyDelete
  174. Nama: Jefri hasugian
    Nim:17 202 143
    Kelas:4M3
    M.kuliah:pengendalian Lingkungan Industri
    Pendapat saya mengenai KORIDOR SATWA SUMATRA UTARA.
    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya. Walaupun tujuan dari kebijakan ini baik yakni meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tapi perlu dipertimbangkan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat.

    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.

    ReplyDelete
  175. Nama: muhammad iqbal
    Nim:16202215
    Kelas:4M6
    M.kuliah:pengendalian Lingkungan Industri

    dengan di buat nya koridor satwa yang khususnya di sumatera utara sudah mengembalikan hak satwa liar yang tempat tinggal mereka tergusur akibat pembangunan jalan tol, dengan dibangun nya koridor satwa setidak nya mereka bisa berkumpul lagi dengan keluarga nya

    ReplyDelete
  176. Nama : Fauzi Hasibuan
    Nim : 17202206
    kelas : 4M5
    jurusan : T.Mesin
    Mata kuliah : Pengendalian Lingkungan Industri


    Assalamualaikum
    Pendapat saya mengenai KORIDOR SATWA SUMATRA UTARA.
    Kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan di negeri ini dengan cara memperluas lahan (ektensifikasi) tidaklah sepenuhnya baik seperti apa yang terfikirkan oleh kita sebelumnya. Walaupun tujuan dari kebijakan ini baik yakni meningkatkan kesejahteraan di negeri ini, tapi perlu dipertimbangkan lagi cara pengelolaan lahan dengan tepat.

    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.

    ReplyDelete
  177. NAMA : WAHYU SYAHPUTRA
    NIM : 15 202 144
    JURUSAN TEKNIK MESIN
    Menurut pendapat saya:
    Melakukan perluasan lahan perkebunan merupakan dampak buruk bagi satwa atau binatang binatang lainnya karna dapat merusak ekosistem satwa tersebut dan merusak kelangsungan hidup satwa tersebut dan para satwa bisa menjadi punah.
    Memang ada baiknya memperluas lahan perkebunan bagi kita manusia selain dapat mensejahterakan juga dapat menambah perekonomian manusia,namun dibalik itu satwa satwa menjadi korban,sebaiknya pemerintah memikirkan hal itu sebelum melakukan perluasan perkebunan
    Hal yang harus dilakukan pemerintah untuk menanggulangi dampak perluasan lahan bagi satwa adalah membuat/membangun koridor bagi satwa, agar satwa masih dapat berhubungan dengan hewan di daerah lain.
    Pemerintah juga harus membuat koridor disumatera utara ini agar hewan-hewan di sumatera utara ini dapat saling berhubungan dan kelangsungan hidup satwa satwa tersebut dapat berjalan dengan baik.

    ReplyDelete
  178. Nama :jefry cornelius barus
    Nim : 17202149
    kelas : 4m3
    Teknik Mesin
    Pengendalian lingkungan Industri

    Pendapat saya:
    Sehubungan meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit,indonesia menggenjot luas perkebunannya menjadi 14 juta hektar pada tahun 2015. Dari luas lahan tersebut, Indonesia memproduksi 300 juta ton CPO pertahun.
    Sehubungan Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Sebelum bertindak untuk memperluas perkebunan,pemerintah harus memperhatikan satwa satwa yg ada di hutan dan juga dampak yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
    Jadi pemerintah diharapkan menjaga dan melestarikan koridor guna menjaga dan melestarikan satwa dan juga menjaga lingkungan yang ada disekirar agar tidak merusaknya.
    Terimakasih..

    ReplyDelete
  179. Nama : yoga rahmat santoso
    Nim : 16 202 121
    Jurusan : tehnik mesin

    Menurut saya

    Pemerintah harus benar benar membuat koridor bagi satwa agar hewan-hewan tidak punah akibat enambahan luas daerah perkebunan sawit,
    Dan penambahan lahan sebetulnya tidak begitu cemerlang untung meningkatkan produk CPO,yang harus dikembangkan oleh pemerintah ialah memperbaiki kualitas CPO, supaya memiliki kualitas yang baik dan memiliki nilai jual yang tinggi,kalau hanya menambahkan luas wilayah perkebunan bukan hanya hewan yang punah lambat lau populasi manusia kuga terancam

    ReplyDelete
  180. Nama : Rapido s b purba
    Nim : 17 202 256
    Jurusan : tehnik mesin

    Menurut saya

    Pemerintah harus benar benar membuat koridor bagi satwa agar hewan-hewan tidak punah akibat enambahan luas daerah perkebunan sawit,
    Dan penambahan lahan sebetulnya tidak begitu cemerlang untung meningkatkan produk CPO,yang harus dikembangkan oleh pemerintah ialah memperbaiki kualitas CPO, supaya memiliki kualitas yang baik dan memiliki nilai jual yang tinggi,kalau hanya menambahkan luas wilayah perkebunan bukan hanya hewan yang punah lambat lau populasi manusia kuga terancam

    Reply

    ReplyDelete
  181. nama:jesse frents hutagalung
    nim :18202162
    mata pelajaran pengendalian lingkungan industri

    Menurut saya :

    Upaya pemerintah dalam memperluaskan demi untuk meningkat kan CPO sangat lah berdampak positif tetapi, Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan itu sendiri telah menyebabkan satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya, Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya.
    Sebagai negara Tropis dengan luas hutan terbesar ke tiga di dunia, hutan tropis Indonesia mempunyai fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintah Indonesia. Laju Deforestasi (kegiatan penebangan hutan)yang masih terjadi membuat upaya pelestarian hutan di Indonesia menjadi semakin penting. Pada dasarnya, kepunahan satwa liar dapat dicegah dengan memulihkan kembali habitat dan populasi satwa yang terancam tersebut ketingkat sehat melalui tindakan secara simultan dapat mengatasi faktor-faktor penyebab kepunahannya. Seperti mengelola koridor yang menghubungkan kantong habitat satwa.
    Sementara Penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.
    Di sumatera utara kawasan konservasi seharus nya lebih diperinci lagi, sehingga dapat terhubung antara kawasan konservasi dengan kawasan konservasi lainnya. Kawasan konservasi ini tersebar pada beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, misalnya kota aceh memiliki koridor satwa pertama yang dibangun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), namanya Koridor Alam Trumon. Koridor ini menghubungkan dua blok hutan kaya akan spesies satwa, lembah Bengkung yang merupakan hutan tropis pegunungan di bagian utara dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil di bagian selatan.
    Oleh karena itu saya setuju dengan penulis (Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,MSi) pentingnya membuat koridor satwa agar mencegah kepunahan hewan hewan di hutan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

    ReplyDelete
  182. Nama :Rapido s b purba
    Nim : 17 202 256
    kelas : 4m6
    Teknik Mesin
    Pengendalian lingkungan Industri

    Pendapat saya:
    Sehubungan meningkatkan produktifitas perkebunan dengan memperluas lahan (ektensifikasi) termasuk untuk perkebunan sawit,indonesia menggenjot luas perkebunannya menjadi 14 juta hektar pada tahun 2015. Dari luas lahan tersebut, Indonesia memproduksi 300 juta ton CPO pertahun.
    Sehubungan Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Sebelum bertindak untuk memperluas perkebunan,pemerintah harus memperhatikan satwa satwa yg ada di hutan dan juga dampak yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
    Jadi pemerintah diharapkan menjaga dan melestarikan koridor guna menjaga dan melestarikan satwa dan juga menjaga lingkungan yang ada disekirar agar tidak merusaknya.
    Terimakasih..

    ReplyDelete
  183. RAPIDO S B PURBA
    17 202 256
    TEKNIK MESIN
    PENGENDALIAN LINGKUNGAN INDUSTRI (PLI)

    Pendapat saya:

    Akibat adanya konsesi hutan sebagai lahan perkebunan dan pembangunan sering kali mengganggu, memanfaatkan ekosistem atau koridor satwa. Koridor satwa ini sangat penting karena dapat mencegah perkawinan sejenis, kelangkaan dan ketersediaan sumber makanan satwa. Di Sumatera Utara terdapat beberapa koridor satwa diantaranya kawasan leuser dan bukit barisan. Koridor ini sangat penting sebagai jalur bagi satwa liar seperti gajah dan harimau untuk berimigrasi mengikuti lintasan penjelajahan antar kawasan.

    Diharapkan pemerintah atau masyarakat terus menyediakan bahkan menambahi koridor satwa guna melestarikan satwa, agar satwa bisa berimigrasi dan berkembang biak.
    Disamping itu kita (masyarakat) harus didasarkan bahwa Koridor ini tidak hanya penting bagi konservasi hutan tetapi kita juga dapat memanfaatkan jasa lingkungan.
    Sekian dan trimakasih..

    ReplyDelete
  184. Nama:hanafi pratama hsb
    Nim : 14202203
    Jurusan : Teknik mesin
    Mk : pli
    Menurut saya
    Keputusan pemerintah, dalam meningkatkan produktivitas perkebunan, dengan cara memperluas daerah perkubunan baik tetapi, dalam pelaksanaannya, harus dipertimbangkan dengan lingkungan satwa yg ada,dan ekosistem yg ada disekitarnya, yg dimana harus memikirkan keseimbangan ekosistem lingkungan dan satwa yang ada. Agar keberlangsungan satwa yg ada, tidak berkurang, dengan adanya koridor satwa , ini sangat menguntungkan karena, dapat mempertimbangkan dalam pemperluas lahan, dengan mempertimbangkan ekositem yang ada di disekitar lokasi, sehingga hewan yang ada dilokasi dapat terlindungi tanpa terluka.
    Reply

    ReplyDelete
  185. Nama : Darno Haro Munthe
    Nim : 16202093
    Mata Kuliah : Audit Efisiensi Energi


    Menurut pendapat saya :
    pemerintah harus meningkatkan koridor satwa sumatra utara, karena merupakan suatu kebijakan yang sangat bermanfaat. Dan harus melakukan kebijakan di negeri kita ini sendiri Cara memperluas lahan demi untuk meningkatkan satwa sumatera utara harus lebih baik lagi, karena perkebunan yg membatasi ruang lingkupnya tidak lagi habitatnya. Dan otomatis satwa yang berada didalamnya mengalami penurunan kualitas satwa akan semakin perkawinan sedarah bagi satwa memikirkan peluasan lahan dan hutan harus dijaga agar lingkungan kita harus terjaga. Contoh longsor, banjir bandang dan lainnya akan sangat baik klo hutan kita terjaga maka koridor satwa sumatera utara pemerintah harus benar-benar paham dan optimis mengontrol koridor dan harus bisa menambahkan kebijakan harus bisa menyatukan satu sama lain agar kita di sumatera utara ini lebih baik dan kualitas kita semakin lebih baik dan lebih baik lagi,kita untuk menjaga lingkungan dan tidak hanya melakukan pembangunan kesejahteraan manusia saja tapi harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dapat terjaga dengan baik dan menjaga satwa-satwa agar tidak terjadi kepunahan.kita untuk menjaga lingkungan dan tidak hanya melakukan pembangunan kesejahteraan manusia saja tapi harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dapat terjaga dengan baik dan menjaga satwa-satwa agar tidak terjadi kepunahan.

    ReplyDelete
  186. Nama : Samuel Jogian Sinaga
    Nim : 16 202 128
    Judul : Koridor Satwa Sumatera Utara

    Menurut Pendapat saya,

    Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dengan memperluas lahan(ekstensifikasi)terutama pada perkebunan sawit tidak lah efektif atau berdampak buruk apa lagi jika di lakukan secara besar besaran.

    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa satwa tercerabut dari sosial kebinatangannya,serta merusak ekosistem hutan dan menghilangkan hak hidup masyarakat lokal.

    Sehingga dalam suatu pembangunan khususnya pembangunan perkebunan, jalan dan pertambangan perlu mempertimbangkan wilayah dan habitat satwa" karena satwa tersebut harus tetap dijaga meski diluar kawasan atau wilayah hutan.oleh karena itu,pelepasan lahan harus membangun koridor koridor bagi satwa satwa tersebut.apabila tidak dibuatnya koridor khusus untuk satwa, resikonya akan terjadi peningkatan perkawinan sedarah satwa liar yang akan akan menurunkan kualitas satwa dan menurunkan produktivitas perkawinan.disamping itu kualitas lingkungan untuk sumber air,penyerapan karbon dan penahanan bencana hidrologi juga hilang.
    Terima Kasih !

    ReplyDelete
  187. Nama : Ady Syahputra Purba
    Nim : 16202105
    Mata kuliah: Audit Efisiensi Energi

    Meburut pendapat saya:
    Upaya pemerintah dalam pembebasan lahan memang sangat bagus dalam memperbanyak produktifitas hasil bumi di Indonesia. Akan tetapi menurut konsep lingkungan hidup sudah seharusnya dan sewajar nya pemerintah juga memperhatikan satwa-satwa yang ada dilam hutan tersebut, akibat perluasan lahan yang besar-besaran satwa-satwa yang biasa nyaman hidup di dalam hutan kini terancam kenyamanan dan keberadaan nya.
    Maka dari itu, Koridor satwa di perlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Peran Pemerintah sangat penting demi terjaganya keseimbangan di bumi ini.

    Tidak hanya mementingkan kebutuhan manusia saja, tetapi kita sebagai manusia yang di beru Tuhan Akal dan Pikiran harus memperhatikan keseimbangan makluk hidup di Bumi ini.

    Terkhusus Pada tulisan di atas mengenai Koridor satwa Sumatera Utara, harapannya kedepannya tidak hanya perluasan lahan yang dilakukan tetapi koridor satwa juga semestinya di perluas demi terjaga nya keseimbangan alam seemsta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama : Jeffrey Pebryan Anderson
      NIM : 18202143
      Mata Kuliah : PLI
      EXTENTION
      Jurusan Teknik Mesin

      Pendapat saya.
      Maunya dalam pembebasan lahan lebih baik jika setelah adanya pembebasan untuk pertama harus diperhitungkan untuk memperhatikan koridor satwa tersebut dari pada memperbanyak produktifitas hasil bumi. kita terlalu memikirkan untuk pendapatan akan tetapi kita tidak memikirkan kesejahteraan satwa yang berada di daerah tersebut. disini kita harus memikirkannya matang-matang terlebih dahulu.

      Delete
  188. Nama : Ady Syahputra Purba
    Nim : 16202105
    Mata kuliah: Audit Efisiensi Energi

    Meburut pendapat saya:
    Upaya pemerintah dalam pembebasan lahan memang sangat bagus dalam memperbanyak produktifitas hasil bumi di Indonesia. Akan tetapi menurut konsep lingkungan hidup sudah seharusnya dan sewajar nya pemerintah juga memperhatikan satwa-satwa yang ada dilam hutan tersebut, akibat perluasan lahan yang besar-besaran satwa-satwa yang biasa nyaman hidup di dalam hutan kini terancam kenyamanan dan keberadaan nya.
    Maka dari itu, Koridor satwa di perlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Peran Pemerintah sangat penting demi terjaganya keseimbangan di bumi ini.

    Tidak hanya mementingkan kebutuhan manusia saja, tetapi kita sebagai manusia yang di beru Tuhan Akal dan Pikiran harus memperhatikan keseimbangan makluk hidup di Bumi ini.

    Terkhusus Pada tulisan di atas mengenai Koridor satwa Sumatera Utara, harapannya kedepannya tidak hanya perluasan lahan yang dilakukan tetapi koridor satwa juga semestinya di perluas demi terjaga nya keseimbangan alam seemsta.

    ReplyDelete
  189. Nama : Ristuan D Purba
    Nim : 16202111
    Judul: koridor Satwa Sumatera Utara

    Menurut saya, Sebelum bertindak untuk memperluas perkebunan,pemerintah harus memperhatikan satwa satwa yg ada di hutan dan juga dampak yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
    Jadi pemerintah diharapkan menjaga dan melestarikan koridor guna menjaga dan melestarikan satwa dan juga menjaga lingkungan yang ada disekirar agar tidak merusaknya.

    ReplyDelete
  190. Nama : Fernandes
    Nim : 1620112
    MK : Audit dan efisiensi energi
    Menurut pendapat saya,

    sebagai negara tropis dengan luas hutan terbesar ketiga di dunia hutan tropis yang ada di indonesia mempunyai banyak fungsi sosial ekonomi dan ekologi penting bagi rakyat dan pemerintahan Indonesia. pada dasarnya kepunahan pada hewan-hewan liar ini sebenarnya dapat dicegah dengan cara mengembalikan habitat dan populasinya. hewan-hewan yang terancam punah disebabkan oleh beberapa faktor:
    1. penebangan pohon yang tidak stabil.
    2. hutan yang dijadikan tempat pemukiman warga.
    3. Hutan yang dijadikan lahan pertanian.
    maka sebab itu faktor-faktor penyebab kepunahan pada satwa liar itu karena tidak ada tempat tinggal mereka sudah dirusak oleh tangan manusia sendiri dan Pemerintah perlu mengawasi lebih lanjut untuk menyelamatkan satwa satwa dengan cara memperluas area koridor satwa dan menindak lanjutkan pada penebangan pohon liar.
    Oleh karena itu saya setuju dengan penulis yaitu Bapak Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH, MSi tentang koridor satwa Sumatera Utara ini sangat bagus karena dapat menambah populasi satwa liar yang punah dan mengajak kita untuk menjaga kelestarian lingkungan.

    ReplyDelete
  191. Nama : Bayuga Ateta Nugerah Perangin-angin
    Jurusan : Teknik Mesin
    Kelas : 6M1
    Mata kuliah : Audit & Efisinsi Energi
    JUDUL : Tool Sumatera Dan Ecoduct
    Asalamualaikum Wr.Wb
    Menurut pendapat saya:
    Jalan tol untuk masyarakat memang sangat bagus selain mengurangi kemacetan dan untuk mempercepat laju teransportasi untuk itu Pemerintah dalam membangun jalan tol Sumatera harus mempertimbangkan apa akibatnya bagi hutan ataupun satwa liar apakah tidak membuat punah satwa liar dihutan. Dan jika membangun jalan tol sebaiknya Pemerintah mengurangi dampak jalan terhadap satwa liar dengan membangun jalur habitat dan ECODUCT untuk menjaga kehidupan satwa di Indonesia supaya satwa bisa leluasa menyeberang dan berkembang. Dengan dibangunnya jalur habitat dan ECODUCT akan memungkinkan hewan aman melintasi hambatan yang dibuat manusia dan bila hewan ingin melewati tidak perlu masuk ke jalan raya sebaiknya difasilitasi penyeberangan satwa liar. Oleh karena itu di butuhkan jembatan atau pembangunan penyeberangan binatang yang disebut ECODUCT. Dengan adanya bangunan ini, binatang binatang akan menjadi bebas menyeberang agar kelestarian mahluk hidup di daerah tersebut tetap terjaga.

    ReplyDelete
  192. Nama : Chairul Maulidi
    Nim :16 202 230
    Matakuliah :audit efisiensi energi
    Pengantar:koridor satwa sumatera

    Menurut pendapat saya:
    Tujuan pemerintah meningkatkan produktifitas perkebunan adalah hal yang positif,namun sangat disayangkan apabila dalam peningkatan tersebut pemerintah tidak memikirkan tentang keberlangsungan satwa.jadi di sini pemerintah harus memprioritaskan keberlangsungan satwa dulu agar nantinya satwa satwa tersebut tidak punah dan juga pemerintah harus membangun cagar alam yang baru.

    ReplyDelete
  193. Nama: Bagas Prasetyo
    NIM: 16202102
    M.Kuliah: Audit & Efisiensi Energi

    Tanggapan: upaya pemerintah untuk menggeser Malaysia dari urutan pertama penghasil CPO dunia dengan cara menggenjot luas perkebunannya menjadi 14 juta hektar pada tahun 2015 merupakan kebijakan yang positif. Namun yang perlu digaris bagawhi apakan perluasan sebesar 14 hektar tidak mengganggu atau bahkan sampai merusak habitat hewan-hewan yang berada di hutan tersebut?. Pembangunan, khususnya pembangunan jalan, pertambangan dan perkebunan selama ini tidak mempertimbangkan jelajah dan koridor satwa seperti gajah dan harimau. Pembangunan ke depan, harus mempertimbangkan. Prinsip pembebasan lahan bahwa “satwa harus dijaga meski di luar kawasan hutan ". Oleh karena itu, pelepasan lahan harus memberikan koridor bagi satwa. Saya setuju dengan Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.,M.Si  bahwa penyediaan koridor diperlukan sebagai perlintasan satwa antar kawasan hutan konservasi atau lindung ataupun hutan produksi. Itu juga bertujuan menjaga kekayaan genetika dan menghindari perkawinan sedarah bisa menurunkan mutu satwa. Langkah itu untuk menjaga populasi berbagai satwa yang bersifat penjelajah dan menekan konflik dengan manusia yang saat ini sering terjadi.
    Kesimpulan: perluasan perkebunan juga harus memikirkan hewan-hewan yang berada didalamnya, jangan hanya mau untung tidak mau rugi. Jangan hanya memikirkan perut yang sejengkal tapi mengorbankan habitat hewan-hewan yang kelak akan di manfaatkan untuk anak cucu kita.

    ReplyDelete
  194. Nama:Selamat Saut Hutabarat
    Nim :17202209
    Menurut saya:

    Untuk meningkatkan produktifitas lahan pertanian memperluas lahan bukan lah satu-satu cara agar produktifitas meningkat,jika kita menjadikan memperluas lahan acuan utama untuk meningkatkan produktifitas maka kita akan berlawanan dengan etika lingkungan,ada logic dibelakang kebijakan tersebut,sampai sekarang perluasan lahan terus dilakukan demi mengenjot produktifitas dan kita juga mengabaikan ekosistem yang ada dihutan,harusnya kita mencari cara lain untuk meningkatkan produktifitas salah satu contoh rehabilitasi pertanian,kita bisa mengurangi perluasan lahan dengan memperbaiki lahan pertanian yang semula tidak produktif atau sudah tidak berproduksi menjadi lahan produktif tanpa harus menggorbankan ekosistem yang ada dihutan,atau kita bisa belajar dari malaysia bagaimana bisa mereka menempati puncak penghasil CPO terbanyak di dunia,meningat mereka bukanlah negara yang mempunyai lahan besar untuk sektor pertanian,jadi pemerintah cenderung mengambil kebijakan baru untuk menghasilkan masalah baru,sudah saatnya kita merubah pola pikir kita untuk menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah lain.

    ReplyDelete
  195. NAMA :KIKI ANDRIAN
    NIM :17202041
    KELAS : EXTENTION

    Pelepasan lahan yang luas untuk perkebunan, telah menyebabkan satwa-satwa tercwerabut dari sosial-kebinatangannya. Satwa terpenjara dengan perkebunan yang membatasi ruang lingkup hidupnya. Satwa tidak berani melewati perkebunan dengan jalan-jalannya yang tidak lagi habitatnya serta manusianya yang siap mengintai untuk menghabisi hidupnya. Pernahkan anda bayangkan, akibat perkebunan yang membelah hutan, maka kita (manusia) telah membajak wilayah perjalanan binatang.
    Monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya yang berada di satu kawasan hutan terpisah dengan monyet, beruang, babi, tapir dan binatang lainnya du hutan seberang kebun. Padahal mereka masih bersaudara. Seekor monyet telah terpisah dengan ibunya, untuk selama-lamanya, karena ulah manusia, untuk sebuah perkebunan. Bayanagkan, bila ini terjadi pada anda sendiri.

    ReplyDelete